Latest News

LIFESTYLE
KISAHKU

TIPS

KESEHATAN

BUKU

FILM

Recent Posts

Friday, 29 July 2016

Tak Pernah Lelah Berproses Menuju Sukses (Anggi Putri)





Anggi Putri

Anisa AE - Holla pembaca setia anisae.com! Kali ini akan saya ceritakan tentang penulis muda yang kreatif dan penuh kobaran semangat. Penasaran? Yuk simak saja.

Memang benar rumus: berdoa + usaha = sukses. Begitupun dengan kesuksesan akan berhasil jika didahului dengan sebuah proses. Meski di jaman seperti saat ini banyak orang yang mencari kesuksesan dengan cara instan, tapi lain halnya dengan penulis sekaligus owner Penerbit Pustaka Kata ini. Ya, siapa lagi kalau bukan Anggi Putri.

Anggi Putri atau yang biasa dipanggil Ang atau Pewe oleh teman-temannya ini lahir di Jombang, tapi kini berdomisili di Surabaya. Anggi Putri merupakan seorang mahasiswa di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Dia mengambil program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Untuk sampai di titik saat ini memang tidak secepat memasak mie instan.Semua dilaluinya penuh jatuh bangun. Jadi, jika banyak yang mengatakan ketercapaiannya saat ini sangat cepat, semua itu bohong.

Baca Juga : Emak Para Zombie 

Cewek penyuka dunia perempuan seperti beauty and fashion, kuliner dan traveling ini memulai segalanya sejak di bangku SD lho. Memang sejak SD cewek cantik yang satu ini sulit untuk diam di rumah.Ia banyak menghabiskan waktunya untuk kegiatan ekstrakurikuler seperti paduan suara, seni tari, dan pramuka. Bahkan ia sudah menari sejak di bangku TK.

Nah, lho? Katanya dia seorang penulis, bagaimana memulainya? Iya, dia mulai menulis sejak kelas empat SD. Kecintaannya terhadap puisi hingga saat ini adalah bermula dari sini. Di kelas IV SD, Anggi menjadi ketua mading (majalah dinding) di sekolahnya dan mulai membaca puisi di setiap acara purnawiyata (wisuda) kakak-kakak kelasnya. Puisi pertamanya berjudul ‘Bunda’ ditulis di kelas IV SD lho.

Tulisan Anggi Putri di Koran Surya

Sejak kecil ia pun banyak mendapat masalah di keluarga. Hingga beberapa kali kabur dari rumah (jangan dicontoh :D). Ia dituntut mempunyai nilai bagus dan mendapat peringkat pertama. Ia pernah frustasi hingga mendapat peringkat enam di kelas II SD dan peringkat tiga di kelas IV. Selebihnya tak pernah lagi jatuh. Buku dan bajunya juga pernah dibakar waktu itu. Terpaksa ia tak masuk sekolah beberapa hari, dan sang ayah tak mau menandatangani rapornya. Orangtuanya bahkan kurang bangga dengan keadaan yang demikian.

Piala tari di TK-nya sudah memenuhi lemari di sekolah itu, juga dulu pernah dibuat CD. Saat TK, ia dititipkan kepada Almh neneknya. Setiap kali pentas ia berangkat sendiri, hanya guru yang menemaninya. Berangkat sekolah pun diantar-jemput becak yang sudah disewa per bulan oleh beberapa anak untuk pergi sekolah. Anggi jarang ikut pelajaran karena harus berlatih tari. Sekolahnya, TK Kemala Bayangkari sangat menginginkan kemenangan di setiap pentas. Tapi apalah daya jika usahanya tak pernah dihargai orangtuanya. Itu juga alasannya jarang pulang ke rumah ketika besar.

Baca Juga : Jadi Penulis Harus Sabar (Dien Ilmi)

Beranjak di bangku SMP, ia masih menulis. Namun pada jenjang ini ia sudah mulai merambah ke ranah cerpen atau novelet. Ia juga masih disibukkan dengan ekstrakurikulernya yang bertambah, yaitu tari, paduan suara, pramuka, PMR (Palang Merah Remaja). Cewek satu ini memang sangat mencintai Pramuka. Hampir setiap pekan ia tidak pulang ke rumah hanya untuk berkemah, jelajah atau mendaki gunung. Orangtuanya sudah mengetahui kebiasaannya itu sehingga tak pernah mencarinya tiap akhir pekan.Atau bahkan memang tak peduli dengan hal itu.

Di bangku SMA, kesibukannya pun bertambah. Sekolahnya full day hingga pukul lima sore, ditambah latihan Paskibra jika akan ada lomba. Latihan bahkan sampai pukul delapan malam. Paginya, pukul enam harus sampai sekolah lagi. Kecuali Jumat dan Sabtu ia pulang lebih awal. Ekstrakurikuler yang diikuti yaitu tari, pramuka, karawitan dan paskibra. Sebenarnya ia ingin masuk PMR, tetapi waktunya bersamaan dengan Pramuka sehingga ia mendahulukan Pramuka. Pembinanya memilihnya sebagai Ketua Umum Pramuka sekolahnya.Tidak hanya itu tanggung jawabnya bertambah dengan dipilih sebagai Wakil Ketua di DKR (Dewan Kerja Ranting).Itu lho, dewan yang mengurus dan mengawasi pramuka satu kecamatan. Kebayang kan pusingnya :D

Anggi Putri bersama teman-teman





Ia juga masuk ke Saka Taruna Bumi, bagian dari Pramuka yang bergerak di bidang pertanian. Juga di Saka Bhakti Husada, bagian yang bergerak di bidang kesehatan, hampir mirip PMR bedanya yang ini langsung di bawah Dinas.Ia juga masih punya waktu untuk mengajar Pramuka di 3 sekolah (MI, dan 2 SMP) di hari Sabtu sore dan Minggu pagi. Ia pernah masuk sebagai Pembina STM, tetapi hanya bertahan 1 bulan karena selalu digoda sama murid-muridnya yang semua laki-laki. :v

Ia bersama pletonnya memenangkan Juara Umum dan The Best Formasi Paskibra dalam lomba Garuda’12 dan mendapat piala bergilir Danstrad 222. Sebagai sub bidang lomba dalam organisasi Paskibranya, tugasnya membuat kreasi, variasi, mengurus saat dan sebelum lomba, mendatangi TM (Technical Meeting) dan mempersiapkan lomba. Lima piala Lomba Pramuka Penegak (LPP 6) juga mewarnai masa putih abu-abunya yaitu Lomba esai, kreasi masak, repling, smart event, dan TTG (Teknologi Tepat Guna).Ia pernah diminta sebagai panitia PeDa (Pekan Daerah) Jatim oleh Dinas Pertanian selama 3 hari di Pemda. Acara diikuti seluruh nelayan dan petani dari kabupaten dan kota seluruh Jawa Timur.

Baca Juga : Sosok Penulis Keluarga Hamsa

Di masa SMA ia mulai menulis luas. Ia ikut lomba esai dan menang sebagai juara pertama. Anggi juga memenangkan juara pertama di beberapa event puisi yang diadakan beberapa penerbit.Hingga buku antologi dari event-event tersebut tembus di angka seratus buku.Iaberhasil menularkan virus menulis kepada teman-teman sekelasnya dan lahirlah antologi puisi berjudul “Secangkir Kenangan” yang juga menjadi kenang-kenangan perpustakaan sekolahnya sebelum lulus. Buku itu mendapat sekapur sirih dari Rahman el Hakim dan kata mutiara dari Nana Sastrawan.

Tapi, sebelum itu, teman-temannya mengira Anggi berbeda ia sangat pendiam namun kalau berbicara semua orang akan kaget dengan itu. Teman-temannya pernah mengira dirinya aneh. Tapi anggapan itu akhirnya luntur juga.

Ia juga mendapat undangan dari Dinas Pendidikan saat H-7 UN untuk pelatihan artikel, tetapi pihak sekolah melarangnya berangkat. Ia yakin pasti ada kesempatan yang lebih baik dari Tuhan. Ia pun memberanikan diri pergi ke Surabaya naik bus untuk kegiatan KG Fair sekaligus kopdar IIDN di PTC mall. Meski kesasar itu pasti :D

Kemudian sejak saat itu dimulailah kembara sastranya ke beberapa tempat dan kota. Ia terus belajar dan mengambil pelajaran dari setiap acara yang diikutinya.

Baca Juga : Jangan Siakan Masa Mudamu ( Ihwan Hariyanto)

Di bangku perkuliahan, ia mulai mengirim ke koran-koran semua tulisannya. Nah, kalau kamu mengirim dan ditolak, itu biasa.Kamu harus terus mengirimnya dan kuncinya hanya sabar dan tak pantang menyerah. Anggi sudah mengirim berpuluh kali barulah dimuat Radar Banyuwangi, kemudian disusul Buletin Jejak, Radar Surabaya, SKH Mata Banua, Harian Surya, Majalah Cerdas, Tetas Kata, Sayap Kata, Tribun Jateng, dan lain-lain. Ia masuk dalam antologi nasional seperti Tifa Nusantara 2, Lumbung Penyair Jilid III, antologi Sakarepmu, PMK 4 dan Memo Terorisme.

Ia mencoba membangun komunitas RAJ (Rumpun Aksara Jombang) saat di bangku SMA. Ia menyebar brosur dengan beberapa kawannya ke sekolah-sekolah yang ada di Jombang. Bahkan ia mendapat caci dan maki dari berbagai pihak saat itu, tapi tak dipedulikannya. Akhirnya, perjuangannya itu memeroleh sekitar 40 anggota.Ia melakukan peresmian komunitas di sebuah rumah baca di Jombang.

Anggi Putri menulis saat malam hari, sekitar pukul sebelas hingga dua malam. Karena pukul dua ia harus tidur agar tidak bangun kesiangan. Ia tidak menyesal jika hanya tidur 3-4 jam per hari asal dirinya sudah melakukan sesuatu yang bermanfaat. Sebelum punya laptop, ia menulis dan mengirim naskah-naskah dengan datang ke warnet setiap hari, meski ke warnet selalu jalan kaki. Ia hanya punya flasdisk 1 GB saat itu. Hingga ia mendapat hadiah demi hadiah dari hasilnya menulis. Ia belajar editing dari membaca. Ia menghabiskan buku Bahasa dan Sastra di perpustakaan SMA-nya. Setiap minggu ia mampu membaca 3-4 buku. Ia juga belajar otodidak desain cover dan layout.

Anggi Putri di Mojokerto

Dalam perjalanan menulisnya tak jarang ia terjatuh. Ia tertipu oleh beberapa penerbit. Ada yang menjadikannya PJ Event, tetapi tidak membayarnya, ada yang menyatakannya lolos sebagai editor, desain cover, atau layouter tetapi seusai tahap seleksi selesai, pihak penerbit mengacuhkannya, (di-PHP begitulah rasanya).Ada juga yang tidak membayar jasanya, dalam menulis atau desain cover.Dari situlah ia belajar detail-detail yang belum orang pahami. Namun ia yakin akan ada kesempatan dan jalan lain untuknya.

“Menulis adalah berproses, jika kau malas berproses maka kapan kau akan menjadi dewasa?” begitulah kata Anggi Putri. Kedewasaan seseorang terbentuk dari proses, begitupun karya. Karya akan menjadi lebih matang dan lebih hidup ketika kamu tak berhenti berproses.

Di tahun 2015-2016 ini memang begitu banyak pencapaiannya. Mulai dimuat beberapa media, diundang sebagai pembicara di Unisba (Universitas Islam Blitar), Bedah Buku puisinya yang ketujuh dalam Terminal Sastra #24, mendapat banyak hadiah dari giveaway dan lomba menulis, kesempatan mulai menjadi blogger kunjungi www.anggiputri.com, diundang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Surabaya dalam acara City Tour part 1, Menjadi Ketua Redaksi Majalah Mozaik (majalah sastra kampus), Wakil Ketua HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan), Juara 2 sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) di kampusnya, mendapat endors buku keenamnya dari seorang penggiat sastra Malaysia dan bukunya juga sudah dikirim kesana, menjadi pengajar menulis di Rumah baca Daanish Aniq dan kampusnya, mendapat beasiswa, hingga sebagai freelance writer.

Baca Juga : IRT Tidak Bisa ApaAa? Siapa Bilang?

Ia juga mulai merintis Penerbit Pustaka Kata sejak tahun 2015. Sejak SMA ia merintis online shop dan penulis lepas (artikel dan cerita) dan wartawan freelance. Dan yang tak bisa diganti oleh apapun yaitu punya banyak teman-teman penulis yang loyal dan selalu welcome kepadanya, termasuk temannya yaitu AnisaAE, yang punya blog ini :D

Pesannya untuk semua yaitu jangan malu atau jangan lelah berproses. Bukankah manusia juga diciptakan dengan proses? Jika karyamu belum menemukan tempat yang baik sesuai mimpimu, segera carilah dengan mendewasakan dirimu.Jangan sedih saat menerima kritik, jangan malas meminta kritik dan jangan berhenti berkarya sebelum karyamu mendapat kritik. Anggi Putri juga pernah mendapat kritik pedas awal berkarya, bahkan karyanya dikatakan sebagai ‘sampah’ tapi ia tak pernah menyerah.

“Berikan proses yang terbaik untuk karyamu, maka karyamu akan menunjukkan jalan terbaik untukmu. Tularkan virus literasi kepada semua orang, agar ilmumu bermanfaat. Salam kreatif!”

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v




Wednesday, 27 July 2016

An-Naba : Media Penggali Kreativitas Siswa Sekaligus Syiar Ilmu Islam


Anisa AE - Dari nama majalah telah tercerminkan bahwa ini sebuah bacaan Islami. Menyuguhkan berbagai rubrik segar penambah wawasan, di antaranya Artikel Islam, Tanya Ustadz, Tokoh Kita, Posterinstif, Ingat Tajwid, Doa, Cerita Pendek, Liliput (Lintas Liputan), Komik, Tips, University News, Info Buku, dan tak tertinggal puisi-puisi di Melodi Hati. Sebagian besar rubrik-rubrik tersebut bersumber dari buah karya siswa SMA Negeri 1 Citeureup itu sendiri.

Majalah yang baru menginjak edisi kedua sejak awal terbitnya Februari 2016 ini terbilang berhasil menjadi media penggali kreativitas siswa sekaligus syiar ilmu Islam. Isi di setiap lembarnya bergizi, hanya saja jumlah halaman yang mencapai 40 terasa kurang jika harus menunggu tiga bulan berikutnya untuk edisi terbaru.

Pada hakikatnya, kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Adanya majalah seperti ini mungkin bukan yang pertama, tapi semoga menjadi pendorong pemuda Islam untuk terus bersyiar di tengah kemajuan zaman.

Judul : An-Naba
--- Majalah dari Kerohanian Islam (ROHIS), sebuah ekstrakurikuler pelopor dakwah di bawah naungan SMA Negeri 1 Citeureup
Tebal : 40 halaman
Terbit : Setiap tiga bulan sekali

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v

Tuesday, 26 July 2016

Review Xiaomi Mi4i







Anisa AE - Memang perlu diakui bahwa kesan dari brand gadget asal Tiongkok selama ini memang kurang begitu bagus, sehingga mayoritas produknya dipandang sebelah mata. Meski begitu, tidak semua pabrikan asal Tiongkok selalu sembarangan dalam menyediakan gadget di pasaran. Perkembangan dan perbaikan terus dilakukan sehingga beberapa brand yang mampu bertahan cukup lama, mampu bersaing dari segi kualitas di pasaran gadget. Salah satunya ialah Xiaomi, yang selama ini cukup populer sebagai brand gadget handal dengan harga terjangkau.

Xiaomi juga dikenal rajinmerilis gadget baru, baik dari jenis handphone pintar, tablet, phabet, dan lain sebagainya. Rekor keberhasilan yang dicapai vendor Xiaomi menjadi awal kebangkitan vendor lain dari negeri Tiongkok. Sebab beberapa bulan lalu produk Xiaomi bertajuk Xiaomi Redmi 2 mampu menembus angka penjualan terbaik, sampai 40 ribu unit hanya dalam waktu satu jam saja. Selepas itu Xiaomi mulai gencar menghadirkan handphone pintar dengan desain dan performa premium namun tetap mempertahankan harga minim.

Berkenalan dengan Xiaomi Mi4i

Kehadiran Xiaomi Mi4i menambah daftar handphone berkelas yang diproduksi oleh Xiaomi dan menyasar target pasar kelas menengah. Meski mempertahankan target pasar kelas menengah ke bawah namun kualitas handphone buatannya tetap mendapatkan predikat jempolan. Pada type Xiaomi Mi4i Kita bisa menemukan beragam spesifikasi menarik dan terbaru sehingga handphone di genggaman lebih multi fungsi. Bagi yang merasa penasaran, berikut sedikit ulasan mengenai kehadiran Xiaomi Mi4i.






Desain Baru Bergaya Minimalis

Nyaris semua produk gadget yang dibuat oleh Xiaomi dihadirkan dengan body yang bongsor, dan desain yang sama dijumpai pula pada Xiaomi Mi4i. Handphone pintar berbalut OS Android Lollipop ini memiliki berat 130 gram dengan dimensi138 x 69.6 x 7.8 millimeter. Mengambil layar berukuran 5 inch, memberikan tampilan yang lapang, ditambah teknologi IPS di dalamnya. Resolusi layar yang tinggi dan kemampuan memberikan warna sampai 16 M menjadikan informasi di layar terlihat bening dan informatif.

Supaya peran layar yang lebar ini lebih maksimal, Xiaomi juga menggunakan MIUI-UI yang merupakan racikan pihak Xiaomi sendiri. Kehadiran fitur satu ini memberikan kemudahan dari segi penggunaan handphone yang multi touch dan responsif. Kebutuhan untuk berkomunikasi saat kendaraan umum penuh, macet, dan sebagainya tidak akan menjadi kendala. Sebab sangat atraktif dioperasikan dengan satu jari, dua jari, bahkan dua tangan sekaligus. Bagi yang selama ini kesal handphone lemot merespon perintah, maka upgrade handphone lama dengan Xiaomi Mi4i.



Kekuatan Processor 8 Inti

Khusus untuk pembahasan dapur pacu padaXiaomi Mi4i, kita akan dengan mudah bertemu dengan dapur pacu handphone berkelas. Sebab untuk kebutuhan processor, di dalamnya tertanam Octa Core berkecepatan sampai 2.7 Ghz. Pasalnya processor tersebut merupakan gabungan kinerja antara Quad Core 1.7 GHz dan juga Quad Core 1.0 GHz Cortex A53. Kualitas grafisnya didukung oleh GPU Andreno405 dengan kapasitas RAM mencapai 2GB. Melihat kemampuan grafisnya, menjadikan Xiaomi Mi4i cukup handal untuk memainkan game rilisan terbaru.

Lini Kamera Tinggi dan Harga

Bagi yang mencari handphone Android murah dengan kamera beresolusi tinggi, pada Xiaomi Mi4i terbenam lensa kamera utama berukuran 13MP. Kemudian pada sektor kamera depan memakai lensa 5MP yang semuanya disematkan fitur fotografi yang memberikan kemudahan dalam mengambil gambar. Jika kamu ingin beli Xiaomi Mi4i tidak perlu keluar uang banyak, sebab harganya cukup murah yakni Rp2.6 jutaan saja.


NETWORKTechnologyGSM / HSPA / LTE
LAUNCHAnnounced2015, April
StatusAvailable. Released 2015, April
BODYDimensions138.1 x 69.6 x 7.8 mm (5.44 x 2.74 x 0.31 in)
Weight130 g (4.59 oz)
SIMDual SIM (Micro-SIM, dual stand-by)
DISPLAYTypeIPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size5.0 inches (~71.7% screen-to-body ratio)
Resolution1080 x 1920 pixels (~441 ppi pixel density)
MultitouchYes
ProtectionCorning scratch-resistant glass
- MIUI 6.0
PLATFORMOSAndroid OS, v5.0.2 (Lollipop)
ChipsetQualcomm MSM8939 Snapdragon 615
CPUQuad-core 1.7 GHz Cortex-A53 & quad-core 1.0 GHz Cortex-A53
GPUAdreno 405
MEMORYCard slotNo
Internal16/32 GB, 2 GB RAM
CAMERAPrimary13 MP, f/2.0, autofocus, dual-LED (dual tone) flash, check quality
FeaturesGeo-tagging, touch focus, face/smile detection, panorama, HDR
Video1080p@30fps, 480p@120fps, check quality
Secondary5 MP, f/1.8
SOUNDAlert typesVibration; MP3, WAV ringtones
LoudspeakerYes
3.5mm jackYes
COMMSWLANWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, WiFi Direct, hotspot
Bluetoothv4.1, A2DP
GPSYes, with A-GPS, GLONASS, BDS
RadioStereo FM radio
USBmicroUSB v2.0, USB Host
FEATURESSensorsAccelerometer, gyro, proximity, compass
MessagingSMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM
BrowserHTML5
JavaNo
- Fast battery charging: 40% in 60 min (Quick Charge)
- Active noise cancellation with dedicated mic
- XviD/DivX/MP4/H.264 player
- MP3/WAV/eAAC+/FLAC player
- Photo/video editor
- Document viewer
BATTERYNon-removable Li-Ion 3120 mAh battery
Talk timeUp to 35 h (3G)
MISCColorsDark Gray, Black, White, Yellow, Blue, Pink
Price group6/10
TESTSPerformanceBasemark OS II: 843 / Basemark X: 4875
DisplayContrast ratio: 1055:1 (nominal), 2.641 (sunlight)
CameraPhoto / Video
LoudspeakerVoice 63dB / Noise 65dB / Ring 68dB
Battery life
Endurance rating 67h

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v




Friday, 22 July 2016

Dapatkan Diskon dan Cashback dari Belanja di Shopback

'

Anisa AE -  Sekarang ini di mana kecanggihan teknologi terus berkembang, kita tidak perlu lagi direpotkan harus berbelanja langsung ke toko, karena pembelian barang yang dilakukan secara online sudah menjadi budaya berbelanja baru masyarakat Indonesia. Kemudahan yang ditawarkan berbelanja melalui E-commerce menjadi salah satu alasan tersendiri, salah satunya adalah dari segi waktu serta biaya.

Seperti halnya saya yang mempunyai dua buah hati, terlebih yang satu masih kecil dan tidak mudah ditinggal, berbelanja secara online sangat membantu sekali. Saya tidak perlu lagi repot-repot keluar rumah, berpanas-panasan, karena dengan duduk santai sambil mengklik aplikasi yang tersedia di smartphone, barang yang dipesan sudah dalam genggaman.

Namun, dengan adanya beragam kemudahan yang ditawarkan seringkali kita menjadi lalai dalam upaya berbelanja hemat serta cerdas. Hasilnya nominal pengeluaran kita menjadi membengkak saking asiknya berbelanja lewat online. Benar gak sih? Kalau saya, betul sekali.


Namun saat ini ada ShopBack.co.id merupakan situs startup yang dapat kita pilih untuk menangani masalah tersebut. Kenapa saya menyarankan ShopBack? Banyak sekali alasannya, apalagi buat yang suka dengan diskon. Hayo angkat tangan.

1. Cashback sampai 30%
Serius nih? Serius bangett .... Di ShopBack.co.id kita akan mendapatkan kemudahan, seperti uang cashback yang mencapai 30% jika berbelanja di sejumlah e-commerce terkemuka seperti di Tokopedia, BukaLapak, Lazada, MatahariMall, Blibli, Groupon, Agoda, Bilna, Tiket.com, Zalora, dan lain-lain. Tawaran yang tentunya sangat menarik dan sayang banget jika dilewatkan karena cashback tersebut langsung di transfer lo ke rekening pribadi kamu jika telah mencapai 50.000. Dan lagi, ShopBack ini bukan e-commerce lho.



2. Aman dan Terpercaya
ShopBack sendiri menawarkan cara belanja yang aman serta terpercaya. Hal ini tidak lain karena ShopBack telah berkeja sama dengan sejumlah e-commerce baik lokal maupun yang ada di luar negeri. Jadi, kita tidak perlu was-was lagi karena ShopBack tidak akan menipu. Selain itu ShopBack juga sangat mendukung produk-produk anak negeri, hal ini dibuktikan dengan seringnya mengadakan promo untuk karya anak bangsa Indonesia. Hal ini tentu membuat produk anak negeri semakin dikenal dan tentunya laris di pasaran.



3. Potongan Lebih banyak
ShopBack juga memberikan kelebihan lain dibandingkan jika kita berbelanja langsung di toko online, yakni kita bisa menggabungkan promo, diskon, voucher, kode kupon dari e-commerce dan cashback dari ShopBack sehingga jauh lebih hemat. Hal ini tentu menjadi kabar gembira khususnya bagi kaum ibu seperti saya dalam menghemat pengeluaran agar lebih irit, namun tetap mendapatkan produk yang tepat guna.

Nah, buat yang suka belanja di Lazada, kamu bisa dapatkan Voucher Lazada di sini.

4. Pilihan Beragam
Nah barang-barang yang bisa mendapatkan cashback dari ShopBack sendiri ada banyak sekali, contohnya seperti pulsa, gadget, smartphone, tiket pesawat, pesan hotel, voucher makan, makanan ringan, fashion, makeup, kebutuhan ibu dan balita seperti popok dan susu, dan masih banyak lagi produk yang ditawarkan ShopBack. Pastinya bisa dijadikan rujukan para ibu yang gila belanja dan tetep saja hijau matanya jika melihat tulisan diskon. Eh, FoodPanda juga bergabung dengan ShopBack lho. Jadi bisa dapat CashBack juga. Lumayaan.



 


5. Promo Eksklusif untuk Pengguna Aplikasi ShopBack di Android
Bagi yang menggunakan android, kini ShopBack semakin memberikan kemudahan karena tidak hanya bisa dijangkau lewat browser desktop dan mobile saja, karena kini aplikasi ShopBack sudah hadir di Google Play Store. Tidak hanya itu saja, bagi yang menggunakan aplikasi mobile ShopBack akan langsung mendapatkan promo eksklusif. Waw banget kan?

 

6. Ajak Teman, Dapat 25.000
Nah, saya juga pengin mencoba program ShopBack di mana ketika mengajak teman berbelanja akan mendapatkan uang senilai Rp 25.000. Di sini tidak hanya saya saja yang dapat ketika mengajak, tapi yang diajak juga mendapatkan nominal yang sama. Bayangkan jika bisa mengajak 10 orang, sudah bisa buat belanja juga nih. Nah, buat yang belum pernah login di sini, boleh banget masukin email saya saat mendaftar, ae.anisa@gmail.com sebagai tanda kalau kamu merasa sangat terbantu dengan tulisan ini. #Eaa

Untuk daftar, saya tak perlu mengajarkan step by stepnya dong .... Kan sudah pada pintar belanja oline. Xixixi.


Bagi saya pribadi yang seorang ibu rumah tangga, berbelanja aman serta terpercaya ditambah dengan kemudahan berupa program yang ditawarkan tentu menjadi nilai tersendiri dalam menghemat pengeluaran keluarga. Embadnya bisa dilihat di :


Adanya aplikasi seperti ShopBack ini pastinya tidak akan saya lewatkan dengan segera menginstal aplikasi ShopBack di smartphone. Bagi kamu yang penasaran ingin membuktikan diskon dan cashback berbelanja lewat ShopBack, dan ingin tahu bagaimana cara kerjanya, bisa langsung menuju situs https://www.shopback.co.id/cara-kerja.

Masih mikir mau dapat banyak diskon belanja? Sepertinya enggak deh. Langsung aja download aplikasi CashBack di playstore. Belanja sesuka hati bakal dapat cashback juga kok. Jangan lupa pakai voucher yang disediakan, bakal dobel deh keuntungannya.

Belanja Hemat? ShopBack-in Aja!

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v
TRAVELING

Google+ Followers

Pengikut