Latest News

LIFESTYLE
TEKNOLOGI

TIPS

KESEHATAN

BUKU

FILM

Recent Posts

Saturday, 21 May 2016

Model Mukena Cantik 2016







Anisa AE - Tidak terasa bulan Ramadhan sudah di depan mata, dan hari raya Idul Fitri berada di ujungnya. Tradisi belanja barang-barang kebutuhan menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia dalam menjelang bulan puasa. Seperti halnya barang kebutuhan pokok seperti sembako, bumbu, minyak goreng, jajanan, dan pakian. Tidak terkecuali pula mukena.

Mukena, salah satu hal yang tak bisa dipisahkan dari kaum hawa. Mukena atau rukuh adalah busana wajib di bulan penuh berkah. Para muslimah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk beribadah seperti mengaji, shalat lima waktu dan tentunya tarawih.

Pada tahun 2016 ini banyak sekali muncul model mukena yang bisa menjadi pilihan kaum wanita. Dalam segi bahan, mukena katun jepang masih menjadi tren update dan target incaran pertama saat cari mukena cantik yang nyaman dipakai karena mempunyai tekstur lembut dan halus. Katun Jepang juga bisa menyerap keringat serta kesan 'adem' sehingga mampu merambah pasaran secara luas.

Untuk warna dan desain, mukena cantik 2016 masih mengandalkan konsep bordir yang sudah menjadi ciri dan keunikan tersendiri bagi rumah produksi, khususnya di Indonesia. Bordir yang sering ditemui yaitu berupa bunga-bunga dan batik yang mengelilingi atau melingkar di mukena sehingga menampilkan mukena yang lebih elegan. Corak lainnya dapat ditemui pada mukena bali, berupa hasil batik baik batik celup, cap, tulis, maupun serut.

Untuk mukena anak-anak biasanya ditambah kesan lucu dengan gambar yang tidak begitu full di bagian bawah serta lebih memgandalkan warna-warna yang disukai anak-anak. Dalam tahun 2016 ini mukena anak langsung disertai dengan sajadah berukuran kecil dengan bahan yang sedikit lebih tipis agar praktis untuk dibawa anak ke mana-mana.

Warna mukena pun beraneka, mulai dari merah, biru, putih, pink, hingga kombinasi gradasi warna yang biasa terdapat pada mukena bali. Untuk golongan tipe mukena sendiri terbagi menjadi tipe untuk dewasa, remaja, dan anak-anak. Tipe-tipe tersebut dapat memudahkan ketika mencari mukena untuk keluarga, kerabat atau teman.







Sudah menjadi kebiasaan setiap bulan ramadhan tiba, para wanita mencari mukena cantik dan membeli mukena dengan tujuan agar terlihat lebih bersih saat menjalankan ibadah. Maka dari itu produksi mukena akan semakin meningkat ketika bulan ramadhan dan para pemroduksi semakin bersaing dalam mencari ide model bordir dan desain mukena.

Di rumah-rumah produksi biasanya sudah merancang jauh-jauh hari dalam persiapan ramadhan, seperti menambah tenaga kerja atau membeli bahan lebih banyak daripada biasanya. Peningkatan produksi biasanya sampai dua kali lipat semula. Hal ini menjadikan tradisi di Indonesia setiap menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Adapun selain bordir yang menjadi ciri khas mukena Indonesia, yaitu renda yang melingkar di bagian bawah mukena, dalam hal ini sering ditemui pada mukena yang memiliki model potongan bukan terusan.

Dalam momen Idul Fitri, kebanyakan mereka membeli mukena untuk kerabat dengan desain dan warna yang sama atau biasa menyebutnya couple, dengan tujuan agar serasi ketika dipakai. Untuk pilihan lain yang dapat menjadi alternatif pemilihan ada mukena abaya, magnolia, royal syiria, mukena bali, mukena fatimah, mukena jasmine, mukena batik, mukena sutra dan lain-lain.

Untuk mukena etnik di Indonesia banyak ditemui mukena khas India, Turki, Dubai, dan Timur tengah. Mukena-mukena etnik lebih simple yaitu mengemban model terusan, yaitu dari atas hingga kaki tanpa putusan seperti halnya mukena khas Indonesia pada umumnya, warna mukena etnik juga sedikit berbeda yakni menggunakan warna-warna terang seperti hitam, dark blue, light blue, ungu, dan merah bata.

Untuk mukena India sendiri ditambah pemanis berawarna perak atau keemasan di tiap renda atau ujung mukena. Sedangkan khas Timur tengah hampir sama dengan Turki yaitu mukena terusan yang memiliki banyak piluhann warna dan biasanya menggunakan bahan yang lebih lentur atau bahan jatuh yang lebih nyaman saat digunakan bergerak. Juga menempatkan bordir di bagian bawah leher lurus ke bawah sampai dengan bagian kaki. Sehingga menampilkan kesan mukena jenis ini terlihat panjang ketika dipakai.

Demikianlah Model Mukena Cantik 2016 yang dapat menjadi pilihan Anda menjelang bulan ramadhan dan Idul Fitri. Semua model tersebut bisa Anda dapatkan di MatahariMall dengan harga terjangkau dan barang yang berkualitas. 

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v





Tuesday, 17 May 2016

ISBN Itu GRATIS






ISBN

Anisa AE - Beberapa hari ini masih banyak yang bertanya pada saya tentang berapa biaya pengajuan ISBN. Sebagai induk yang mempunya beberapa lini ( Penerbit Oksana, UNSAPress, 2De Media, Penerbit Defa, MP3 Publishing), saya pun menjelaskan secara gamblang bagaimana proses pengajuan ISBN tersebut.

Memang, ISBN itu 100% gratis. Namun, saya menarik biaya 100 ribu untuk pengajuan tiap ISBN. Digunakan buat apa? Untuk cetak 4 eks buku dan ongkirnya. 4 eks buku tersebut dikirimkan ke perpusnas 2 eks dan untuk dokumentasi di AE 2 eks. Namun saat ini harus mencetak 5 eks, karena ada himbauan mengirimkan 1 buku lagi ke perpustakaan provinsi daerah.

Email dari PERPUSNAS

Untuk lini lain yang namanya sudah tercantum di dalam akta notaris (berdiri sendiri) seperti Penerbit Oksana dan UNSAPress, semua kebijakan ada pada masing-masing pemilik penerbitan. Beda dengan lini yang lain, biasanya saya minta 100 ribu atau cetak buku. Untuk yang mencetak 100 eks ke atas, saya bebaskan dari biaya tersebut.

Bagaimana cara mengurus ISBN sendiri? Sebenarnya sangat mudah, untuk lebih lengkapnya bisa kunjungi situs http://isbn.perpusnas.go.id/Jika ada kesulitan saat pengajuan ISBN, bisa langsung hubungi call center yang tertera di web, bisa juga via email. 






Nah, selamat Hari Buku. :) Mempunyai buku ber-ISBN bukan lagi hal yang ribet, kan? Asal tahu cara dan ketentuannya, membuat penerbitan sendiri pun bukan masalah.

Baca Juga : Cara Cek ISBN Asli atau Palsu

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v





Monday, 16 May 2016

Pulau Singo Edan Diresmikan di NTT






Pulau Singo Edan

Anisa AE - Siapa yang tak kenal dengan Singo Edan? Sebuah julukan yang diberikan untuk suporter AREMA. Sepatutnya saya bangga karena saat ini, Singo Edan sudah menjadi nama sebuah pulau di NTT. 

Pulau Singo Edan tersebut diresmikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya, Danlantamal VII Brigjen (Mar) Siswoyo, dan juga disaksikan langsung oleh Forkopimda setempat bersama front man d’Kross, Ade Herawanto.

Setelah berjam-jam berada di Kapal KRI Karangpilang serta mengarungi ombak perairan NTT yang cukup besar dan menantang, akhirnya rombongan aremania sampai di Pulau Singo Edan. Di sanalah bendera AREMA dikibarkan untuk pertama kalinya setelah pulau tersebut resmi menjadi nama Singo Edan.

Harapan saya, pulau tersebut bisa menyatukan seluruh AREMANIA yang ada di nusantara, bahkan yang kini berada di luar negeri. Sepertinya, hanya aremania yang mempunyai pulau sendiri. Ya, Pulau Singo Edan.






Harapan terbesar lainnya, semoga bisa menjejakkan kaki di pulau tersebut. Mengulas lebih dalam tentang pulau yang menjadi kebanggaan para aremania. Entah itu kapan, semoga ada yang mau bayarin emak traveler ini. :D 

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v




Saturday, 14 May 2016

Cerita Tentang Bidan Anita Carolina






Anita Carolina
Anita Carolina

Anisa AE - Asyiknya punya teman yang bekerja sebagai tenaga medis. Mau konsultasi dan tanya-tanya pun boleh, apalagi kepoin dia. Salah satu teman saya adalah Anita Carolina, seorang bidan yang juga blogger. Ish, keren ya?

Mbak Nita ini lulus kebidanan pada tahun 2009 dan langsung praktik menjadi bidan di klinik desa. Sampai akhirnya ke rumah sakit swasta di bagian IGD selama 4 tahun. Banyak sekali suka duka sebagai bidan di ruang emergency yang bisa dijadikan pelajaran. Mulai dari pasien yang suka komplain (seperti saya), pasien hamil di luar nikah, pasien yang mau bunuh diri, sampai pasien yang depresi karena janinnya mati sampai 4 kali.

Sukanya, tempat bekerja dulu sudah mendapat akreditasi internasional dari JCI (Joint Commision International), jadi standar pelayanannya sangat jauh berbeda dari rumah sakit lain. Pasien safety lebih diutamakan. Cobaannya, saat dapat jaga malam, harus kuat biar gak ngantuk. :D

Sebenarnya Mbak Anita pingin jadi dokter. Waktu ikut SPMB tahun 2006, pilihan pertama adalah Fakultas Kedokteran, kedua Fisika. Terakhir disarankan untuk ambil Akademi Kebidanan. Walaupun biaya mahal, orang tua tetap berjuang cari dana agar Mbak Anita bisa kuliah. Menunggu 3 tahun tidak lama, yang penting setelah itu bisa langsung bekerja. 

Kalau sudah bekerja nanti, Mbak Anita bisa lanjut kuliah dengan uang sendiri, begitu pesan orang tua. Syukurnya, selama kuliah mendapat nilai yang bagus dan menjadi mahasiswa terbaik.

Ibu dari Giovani Gilbert Gultom yang baru berumur 7 bulan ini juga merasakan bagaimana proses melahirkan yang secara teori sama dengan yang dipelajari. Walau bidan, ternyata kecemasan juga dirasakannya. Gak jauh beda dengan ibu-ibu yang lain. Mungkin karena selama ini banyak menangani pasien di IGD, jadinya ingin semua baik-baik saja dan tidak ingin terjadi pada dirinya. Sayangnya Mbak Anita kecewa dengan petugas yang ada di ruangannya. Pelayanan yang didapat sangat jajh dengan cara pelayanan yang diberikan ketika bekerja di RS lama. 





Tapi kalau ditanya mengenai pelayanan, sewaktu saya melahirkan, saya kecewa dengan petugas yang ada diruangan. Pelayanan yang saya dapat jauh berbeda dengan cara pelayanan yang kami berikan ketika masih bekerja di RS yang lama.

Pengalaman Mbak Anita yang paling berkesan saat menjadi bidan di desa sangat banyak. Pertolongan persalinan di rumah pasien, kadang ke rumah pasien tengah malam yang di sana banyak ladang kelapa sawit. Membayangkan lewat tengah malam, o oww. 

Kalau saat di RS, pernah seorang Ibu yang hamil 9 bulan melaporkan ke IGD bahwa tidak ada pergerakan dalam janinnya. Ternyata sudah tidak bernyata. Kebayang banget bagaimana hamil 9 bulan, saat sedang menunggu kelahiran, tiba-tiba dikabarkan tidak ada. Sang ibu pun syok. Apalagi ternyata dari kehamilan pertama sampai ke empat, semuanya tidak ada. Ada yang tidak ada di kandungan, ada yang wafat setelah melahirkan, dan ada yang keguguran. Hiks sedih banget pastinya, sampai si ibu berkata bahwa Allah itu gak adil. 

Bidan yang hobi menulis ini menjadikan blog sebagai tempat menyalurkan hobi. Bisa berbagi informasi lewat tulisan, walaupun saat ini belum maksimal ngeblognya. Harapan yang lain agar blog bisa menjadi sumber penghasilan juga. 

Nah, bagi yang ingin berkenalan lebih lanjut, bisa kepoin blognya Mbak Anita di http://anitadcaritas.blogspot.co.id/ 

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v





Thursday, 12 May 2016

5 Pantai di Padang yang Wajib Dikunjungi






Padang memiliki segudang spot wisata dengan pemandangan yang sangat indah, jika Anda ingin berlibur ke suatu tempat, Anda patut mencoba ke Padang, dijamin Anda tidak akan kecewa justru Anda akan merasa senang apalagi jika Anda berkunjung dengan keluarga, dijamin pasti liburan menjadi lebih menyenangkan.

Berikut 5 spot wisata pantai yang wajib Anda kunjungi ketika berada di Padang.

1. Pantai Caroline

Pantai Caroline
Pantai Caroline terletak di sebelah Selatan Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Tepatnya berlokasi di Teluk Bungus, berbatasan langsung dengan Kabupaten Pesisir Selatan, sekitar 25 Km dari Kota Padang. Dari sekian banyak pantai yang terhampar di sepanjang Pantai Padang, Pantai Caroline masuk dalam kategori pantai dengan potensi laut yang masih terjaga dan layak menjadi lokasi tujuan wisata.

Pantai Caroline memiliki kharisma tersendiri. Pasir putih di tepi pantai Padang ini semakin lengkap dengan pepohonan hijau yang berbaris dipinggirannya. Mayoritas pepohonan tersebut adalah pohon kelapa yang landai. Jika Anda berkunjung pada saat cuaca cerah, riak ombak akan memanggil-manggil jiwa petualangan Anda untuk merasakan riuhnya air laut. Ombaknya sangat menantang untuk ditaklukkan. Tidak hanya itu saja, memancing atau sekedar bermain sepak bola bersama teman-teman Anda juga akan menjadi aktivitas menyenangkan, yang dapat Anda lakukan di Pantai Caroline.






Pantai di Sumatera Barat ini juga merupakan surga bagi Anda yang gemar surving. Pantai Caroline menyimpan panorama dan kekayaan alam bawah laut, berupa terumbu karang dan aneka ikan hias yang sangat menawan. Sehingga cocok sekali untuk sejenak untuk menyelam. Seni alam ini akan terasa lebih lengkap dengan turut menjelajahi pulau-pulau kecil di kawasan Teluk Bunguih dan Perairan Kota Padang Sumatera Barat.

Perjalanan menuju Pantai Caroline dapat Anda tempuh menggunakan mobil pribadi, taxi, mobil rental, bus ataupun angkutan umum jurusan Bungus. Penyewaan Boat dan perahu nelayan juga tersedia, bagi Anda yang ingin mengunjungi Pulau-pulau indah yang terletak di hadapannya.

Untuk masuk kawasan wisata Pantai Caroline hanya dibebankan biaya Rp.5000 per orang. Bagi pengunjung yang menggunakan mobil pribadi ataupun mobil rental, juga dikenakan biaya parkir Rp.5000. Penggunaan speedboat dari Pantai Caroline menuju Pulau Sikuai dipasok dengan tarif Rp.500.000 hingga Rp.600.000. Serta Rp.800.000 untuk ke Pulau Cibadak yang juga tidak jauh dari lokasi pantai Caroline.

2. Pantai Padang

Pantai Padang
Pantai padang sering juga disebut dengan Taplau (Tapi Lauik), Pantai Padang adalah salah satu tujuan wisata kalau ke kota Padang. Tapi kalau malam hari di sini sangat ramai oleh para muda-mudi nongkrong sambil menikmati jagung bakar atau pisang bakar. kalau pada malam minggu pada persimpang empat selalu ada atraksi mobil.

Banyak sekali hotel murah di Padang yang bisa dijadikan pilihan Anda jika ingin menginap di Padang.


3. Pantai Nirwana

Pantai Nirwana
Pantai Nirwana merupakan salah satu spot wisata di Padang yang menyajikan panorama pantai sangat memukau. Pantai yang terletak sekitar 14 km ini menjadi salah satu destinasi wisata pantai padang yang sering dikunjungi. Pantai Nirwana ini sangat terkenal dengan panorama sore dan malamnya yang memukau. Anda pun bisa booking hotel murah di Padang untuk menikmati suasana malam harinya.

Sepanjang pesisir Pantai Nirwana ditumbuhi pohon-pohon kelapa yang menambah keindahan pesona pantai ini, khususnya saat pantai surut banyak koral dan karang kecil bertebaran sepanjang bibir pantai sehingga menjadi objek favorit para fotografer dalam mengabadikan pantai ini.

4. Pantai Aie Manih (Pantai Air Manis)

Pantai Air Manih
Pantai Aie Manih atau biasa disebut dengan pantai air manis merupakan salah satu pantai paling terkenal sebagai tempat wisata di Padang. Pantai ini sangat terkenal dengan legenda Malin Kundang yang dikutuk menjadi batu karena jika anda mengunjungi pantai ini maka anda akan menemukan batu Malin Kundang yang ada di pantai.

Harga tiket masuk ke wisata ini hanya Rp 5000,- yang biasanya disetor ke penjaga warung di sekitar pantai. Untuk menemukan batu Malin Kundang tidak serta-merta karena ikut berbaur dengan batu-batu lain. Selain itu, panorama laut sangat indah bisa dinikmati setiap saat.

5. Pantai Pasir Jambak

Pantai Pasir Jambak
Pantai Pasir Jambak ini terletak 20 km dari pusat kota arah ke utara melalui jalan raya Padang-Bukittinggi, pada km ke 14 berbelok ke kiri menuju ke Pantai Pasir Jambak. 
Pantai ini berpasir putih, lebar, landai dan dipenuhi oleh pohon-pohon kelapa. Tersedia fasilitas wisata berupa pintu gerbang, tempat parkir, panggung hiburan, warung makanan, home-stay, gazebo, dan penyewaan perahu.







Tempat Menginap yang Murah di Padang


Bagaimana? Ternyata panorama pantai di Padang sangat indah dan menarik bukan? Jika ingin menghabiskan akhir pekan dan menginap di Padang, Anda sebaiknya memesan hotel di AiryRooms lebih dulu karena di sana mengutamakan kenyamanan, memberikan harga ternaik, serta bookingnya pun lebih cepat karena selain bisa reservasi lewat website, AiryRooms juga menyediakan reservasi lewat telepon dan WhatsApp.



Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v





(Bukan) Baby Blues







Anisa AE - Sungguh, saya meyakini ini bukan baby blues. Hanya kondisi di mana saya terlalu lelah dan kekurangan dana segar untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Ya, walaupun saya sering menangis diam-diam. Tak bisa mengungkapkan apa yang ada di hati saya, sampai kelewatan memberi hukuman pada Asma saat dia melakukan kesalahan. Mungkin otak saya terlalu diforsir untuk melakukan banyak hal yang saya sendiri pun tak yakin sanggup melakukannya atau tidak.

Entah sudah tangisan ke berapa sehari ini, tapi saya yakin ini bukan baby blues. Sungguh. Mungkin terlalu lelah.

Walau sebenarnya mempunyai anak lagi terasa sangat merepotkan dan membuat hidup tak beraturan. Apalagi dengan kondisi yang masih carut-marut. Satu anak saja terasa sekali repotnya, apalagi dua.
Walau sebenarnya saya pun belum siap untuk terus begadang tiap pagi dan malam dengan sedikit istirahat.

Oke, saya yakini bahwa saat ini sedang lelah. Ingin meletakkan segenap pekerjaan di dalam rumah dan pergi melalang buana sejauh mungkin. Menjauh dari pekerjaan dan keluarga. Mencari suasana baru yang tak pernah kudapatkan selama sebulan ini di rumah.






Lelah dengan semua mitos setelah melahirkan mulai dari brokoan, sepasar, selapan, gak boleh keluar rumah, sampai pada menabur garam dan membuat diang. Ke dapur dulu setelah dari luar rumah, dan yang lainnya. Terlalu banyak aturan yang tidak ditemukan titik terangnya.

Mungkin saya juga terlalu lelah bekerja pasca operasi. Tetap mengedit naskah, melayani pembeli, ngblog, sampai pada chating yang terus berhubungan dengan pekerjaan. Mungkin otak saya waktunya diistirahatkan.

Sayangnya debay tak bisa ditinggal karena masih minum ASI. Tak ada yang membolehkan menyadur dengan sufor seperti Asma dulu. Entah apa yang menjadi pertimbangan mereka. Sementara kalau tidak keluar rumah berarti penghasilan berkurang 50%.

Mungkin saya butuh dana segar, bukan hutangan. Hutang saya sudah cukup banyak yang diminta membayar tiap bulan. Pengeluaran semakin banyak, pemasukan tak ada.

Rasanya sesak.

Oke, saya yakini ini bukan baby blues dan semoga memang bukan. Semoga.

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v






KULINER

Google+ Followers

Pengikut