KOPDAR IIDB JATIM, 29 Desember 2013

5 emak-emak berkumpul
Apa jadinya kalau ibu-ibu aktif dan kreatif berkumpul menjadi 1 di pusat kota? Pastinya bukan bergosip, tapi sharing ilmu bisnis antara 1 dengan yang lain, seperti yang dilakukan pada Kopdar IIDB ke-2 yang dilaksanakan di Kota Malang.
Kopdar kali ini dihadiri oleh 5 orang ibu-ibu yang patut diacungi jempol karena semangat mereka dalam berbisnis. Sebenarnya banyak yang ingin ikut pada acara yang diadakan di Amazy Cafe dan Resto, namun sayangnya terkendala banyak hal yang tak bisa ditinggalkan. Ya maklumlah, emak-emak. ^^

Cake Cantik Buatan Mbak Ivonie
Saya termasuk emak yang datang telat, mungkin karena rumahnya jauh kali, ya? Ngeles, padahal saya telat karena mengambil tart buatan Mbak Ivonie Zahra untuk acara tersebut. :P Karena sesampainya di sana, sudah ada 3 wanita cantik nan energik yang ber-say hello kepada saya. Padahal sama sekali belum pernah bertemu dengan mereka. Kenapa bisa langsung say hello, ya? Mungkin karena ada ikatan batin sesama emak-emak pebisnis. (gak nyambung :D) Yang mau mengadakan ultah atau perlu roti, bisa pesan ke Mbak Ivon. Harganya lebih miring daripada di toko, pastinya kualitas juga dijamin.
Setelah bersalaman sebentar, muncullah Mbak Imaz Karim bersama putri cantiknya. Ternyata salah satu emak di sana, Mbak Rina Kusuma juga membawa jagoan kecilnya. Saya pun juga tak bisa meninggalkan bidadari kecil saya di rumah. Akhirnya ada 9 orang di sana, 5 emak, 3 anak, dan 1 bapak. Eits, Bapak satu ini gak ikutan kopdar, tapi mengantarkan saya kopdaran, sekaligus sebagai juru foto. Hehehe.

Para Emak dengan Malaikat Kecil Mereka
Kami ber-9 langsung pindah ke gazebo yang ada di ruangan dalam. Jangan kira saya pernah ke tempat ini, pernah minggu yang lalu bersama teman-teman Malang Menulis saat mengisi kelas EYD, namun saya hanya di depan, tidak ke gazebonya. Tempat ini adalah pilihan Mbak Mega Yanti, salah satu anggota IIDB juga yang tidak bisa hadir di acara karena anaknya keracunan makanan dan harus masuk UGD. (cepat sembuh buat si kecil. :))

Acara berlanjut, tanpa formalitas, ya, karena jumlah yang sedikit membuat kami merasa cepat akrab, (atau saya saja yang merasakan hal itu? :D) maka acara pun langsung dimulai. Mulai dengan membagikan formulir untuk pembuatan KTA IIDB yang bekerja sama dengan Bank Mandiri, lalu mengisinya sambil mengobrol tentang bisnis kami.
Mbak Imaz Karim dan Mbak Khoirul Umah

Tak berapa lama, acara inti pun dimulai. Yup, apalagi kalau bukan tentang FB Marketing. Mulai saya bagikan materi melalui email masing-masing dan flash disk untuk yang membawa laptop. Ternyata kami terkendala tidak bisa menggunakan wifi dengan baik, apalagi stop kontak yang ada di gazebo tidak bisa digunakan. Jadinya hanya ada 2 laptop yang menyala. Punya saya dan Mbak Imaz, untungnya kami juga membawa modem.
Tanpa panjang kali lebar lagi, kami langsung praktek membuat fans page. Diawali dengan fans page milik Mbak Rina dan Mbak Khoirul Ummah karena saya dan Mbak Imaz Karim sudah punya. Otak-atik dan akhirnya ... jadi. :D Sambil sesekali membicarakan tips dan intrik untuk meramaikan fans page kami.

Mbak Imaz menceritakan pengalamannya untuk ikut pelatihan bisnis seperti ini, tentang mengembangkan omset penjualan yang biayanya lebih dari 1 juta. Waw, jumlah yang lumayan. Mbak Imaz ini berjualan gamis yang bisa dilihat di Fans Page Gamis Cantik. Harga yang ditawarkan pun relatif lebih miring dari pasaran.

Mbak Suzan Azis juga menceritakan bisnisnya tentang flanel, siapa sih yang tak mengenak aksesoris dari flanel? Hampir di semua tempat bisa kita jumpai barang-barang mini seperti ini. Alhamdulillah tiap emak mendapatkan 1 flanel gratis dari Mbak Suzan. Hasilnya? Jangan tanyakan deh, saya aja sampai tercengang, bagus banget. Mirip aslinya. Ada mobil, bunga, strawberry, sepatu, dll. Harganya? Antara 3500-5000 perbiji. Mbak Suzan juga menerima pemesanan dalam jumlah banyak, sekarang mau menitipkan kerajinan tangannya ke toko-toko di Malang. Ada yang punya toko dan ingin dititipi? Bisa hubungi Mbak Suzan langsung.

Mbak Khoirul Umah mulai woro-woro tentang buku Abaca untuk anak seharga 45 ribu. Tak pelak, si Bidadariku dan Bidadarinya Mbak Imaz langsung minta belikan. Nah, laku deh. :D. Tak lupa, emak satu ini juga memberikan kami semua tester tentang parfum yang dia jual. Testernya cuma contoh doang sih. Kalo mau, ya, beli. :D

Saya juga memberikan informasi tentang AE Publishing dan info-info tentang buku. Ternyata banyak yang minta saya membawa buku. Ya, saya emang gak bawa buku terbitan sih. Mungkin untuk kopdar bulan depan, buku tak akan saya lupakan. 

Lanjut ke Mbak Rina, bingung nih apa yang dipromosikan. Ternyata beliaunya membawa brosur tanah (jualan tanah) dan katalog sepatu kulit asli. Jika mau pesan sepatu kulit, bisa ke beliau. Bisa digambar kakinya lho agar sepatunya sesuai dengan ukuran.

Akhirul kata, kami menikmati ayam goreng bersama, ditemani tart buatan Mbak Ivonie. Bercengkerama sebentar, lalu pulang deh. Saya akhiri pertemuannya karena harus segera ke rumah cust di Tlogomas untuk mengantarkan barang pesanannya. Ternyata cust saya ini juga anggota dari IIDN Yogyakarta. Olala, IIDB dan IIDN tak pernah bisa dipisahkan. Akhirnya kami mengobrol tentang kepenulisan. Nyambung banget. ^^

See you di acara-acara saya selanjutnya. ^^


Share on Google Plus

About Anisa Ae

0 komentar:

Post a Comment

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.