Mau Maju? Tinggalkan Gengsi!

 Memang, gengsi adalah hal yang keliatan kecil, tapi sangat besar dalam pembuatan jarak dengan kemajuan. Karena terlalu banyak gengsi, sampai saat ini masih mencari pekerjaan yang sesuai dengan ijazah.
Lihatlah berapa banyak sarjana-sarjana muda yang menjadi pengangguran. Ketika ditanya soal kerja, mereka menginginkan pekerjaan yang sesuai dengan ijazahnya.
Ya, itu memang sangat wajar karena mereka telah mengeluarkan banyak uang untuk kuliah dan gengsi bekerja biasa karena sudah menjadi sarjana. Namun, bayangkan jika banyak sarjana yang gengsi,
berapa banyak angka pengangguran setiap tahunnya? Para sarjana bingung mencari kerja, sementara banyak perusahaan yang mencari karyawan. Kenapa bisa begitu? Sebuah perusahaan memang menetapkan pendidikan terendah untuk karyawannya, tapi kenapa pendidikan tinggi tetap tidak diterima?
Pembicaraan saya dengan beberapa teman pengusaha wajib Anda ketahui. Mereka selalu mencari karyawan sesuai dengan kriteria yang diingkan, namun lagi-lagi harus kecewa ketika para karyawan yang mendaftar tidak sesuai. Benar yang daftar adalah S1, tapi ketika dites, banyak yang gugur karena ternyata kualitas masih di bawah standar. Apalagi jika ditanya soal gaji, kerja saja belum, tapi menginginkan gaji yang banyak. Bahkan lebih tinggi dari UMR.
Lantas, apa salah menjadi sarjana? Tidak salah, tapi sarjana pun harus kreatif. Masa kalah dengan orang-orang yang hanya lulusan SD dan tak mampu kuliah? Kalah dalam semangat. Seharusnya setelah menjadi sarjana, sudah bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain, bukan malah bekerja pada orang lain.
Dengan menghilangkan gengsi, maka kita bisa maju. Misalnya saat mengadakan suatu acara/membuat produk, tanpa malu ikut mempromosikan acara dan produk kita. Toh kita juga yang akan mendapatkan untung jika sukses. Bila saat ini belum bisa mempekerjakan karyawan, maka kita sendirilah yang harus terjun ke lapangan.
Saya bukan orang MLM, tapi saya juga tak menjelek-jelekkan MLM. Banyak yang bisa maju karena MLM, tapi banyak pula yang gagal. Ada juga yang bisa sukses dalam menjadi sales, walau tak sedikit yang memandang sebelah mata.
Ayolah! Suatu perusahaan tak akan bisa maju jika tak dibantu oleh sales. Sebelum mencari sales untuk membantu kita, apa salahnya menjadi sales untuk diri sendiri? Buang gengsi walaupun kita berpendidikan tinggi.
Share on Google Plus

About Anisa Ae

0 komentar:

Post a Comment

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.