Cinta Bagaikan Cinderella



Perkenalan dengan buku ini ketika salah satu teman saya memosting event 100 resensor pada tengah malam. Berhubung bukunya dapat gratis, saya langsung daftar buat ikutan. Siapa sih yang gak suka gratisan? Hehehe. Setelah buku selesai cetak, alhamdulillah nama saya masuk dalam 100 resensor yang terpilih. Wow! Sesuatu banget deh. Jadi makin penasaran dengan isi buku ini.

Beberapa hari kemudian, buku ini tiba dengan selamat di rumah saya. Karena kegiatan yang sangat padat, saya tak sempat membacanya berhari-hari. Akhirnya pada malam Minggu, saya tidak bisa tidur dan melihat buku itu di rak. Tanpa menunggu lama, saya langsung melahap halaman demi halaman yang ada di sana. 230-an halaman itu selesai saya baca kurang dari 2 jam.






Buku ini menyajikan cerita dengan sangat apik dan lugas. Tanpa basa-basi berlebihan dan langsung mengajak pembaca masuk ke dalam cerita. Novel yang menceritakan tentang cinta 2 manusia yang sama-sama mempunyai ikatan karena saling melengkapi kebutuhan hidup mereka. Sama-sama merasa terasing dari dunia luar.

Membaca halaman demi halaman buku ini seolah melihat dongeng cinderella dan pangeran. Ah, lebih tepatnya kalau cinderella bertemu dengan pangeran buruk rupa. 2 dongeng yang dijadikan 1. Seorang cinderella dengan segala kekurangannya, serta pangeran yang tak sempurna fisiknya.







Cinta yang mempertemukan mereka tak pernah salah, apalagi keadaan. Well, saya sampai bermimpi andai menemukan lelaki seperti Alex. Walaupun dia memiliki kekurangan, tapi hatinya seperti malaikat, apalagi dia juga kaya. Mimpi sekali-kali boleh dong .... Biar gak mimpi cinta si Jacob (manusia serigala) mulu.

Ya, walaupun cinta memang tak pernah semulus jalan tol dan tak ada cinta yang semulus itu. Itu juga yang dialami 2 tokoh tersebut. Clara dengan kelemahannya yang dibantu oleh kekuasaan Alex.






Clara adalah seorang anak WTS yang hidupnya sangat buruk, harus mencari nafkah untuk Ibu dan adiknya. Dia pun harus hidup dalam ketakutan karena sering diminta menemani tidur oleh ayah tirinya, sampai dijual oleh ibunya sendiri kepada Mark, bosnya di tempat kerja.

Alex adalah seorang anak yang tak punya kaki normal karena polio, namun dia amat jenius. Dia menciptakan bermacam-macam produk yang berhubungan dengan kimia. Bahkan di umurnya yang masih muda, dia sudah menjadi dosen.






Di kampus tempat Clara kuliah, di sanalah kisah cinta mereka dimulai. Berawal dari rasa penasaran, kasihan, sampai cinta yang ingin melindung. Semua kisah ada di sana, cinta yang membuat para penikmat roman akan merasa dimanjakan.

Walau buku ini punya banyak kelebihan, saya kurang menemukan feel di dalamnya. Setting. Saya tak bisa membayangkan bagaimana tempat dalam novel tersebut, seolah-olah si penulis memang sengaja menyembunyikan hal itu dari saya. Membuat saya bertanya-tanya, novel ini kisah nyata atau bukan? 1 lagi kekurangannya adalah ketika saya menemukan banyak halaman yang terlepas, merasa gimana gitu. :)






Saya tak akan mengulas buku ini lebih banyak, karena saya bukan bandit yang akan menghilangkan rasa penasaran Anda. Namun, saya akan membuat Anda lebih penasaran lagi dengan sedikit bocoran.
Buku ini akan membuat Anda mengetahui dari 2 sudut pandang tokoh. Bukan dengan 2 tokoh "aku", tapi tetap dengan sudut pandang orang ketiga yang tahu banyak hal. Jika Anda menginginkan 2 ending yang berbeda, di buku ini ada semuanya. Tergantung Anda mau pilih yang mana. Sad ending atau happy ending. Maksudnya bagaimana, ya? Silakan Anda membaca novel ini.






Judul     : Menanti Cinta
Penulis  : Adam Aksara
Penerbit: Mozaik Indie Publisher
ISBN   : 978-602-14972-3-4
Teba    l: 236 hlm, 13×19 cm
Harga  : Rp.37.500

Novel ini bisa dibeli di Mozaik Indie Publisher atau mengikuti penawaran bulan Maret
Bonus e-book novel karya Adam Aksara berjudul Panther dan Dea serta subsidi ongkir Rp.5000.
 




Cara order:
ketik nama_judul novel_jumlah buku_alamat lengkap_alamat email
kirim ke: 082233822410 atau 085749654481
Share on Google Plus

About Anisa Ae

0 komentar:

Post a Comment

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.