Cintai dan Selamatkan Bumi





coretan kecil anisa
Ikut menyumbang cap tangan
Berbagi dan menginspirasi

Apa sih bumi itu? Bumi adalah nama salah satu planet di tata surya yang kita tinggali. Xixixi. Tanah yang kita pijak inilah yang disebut bumi. Trus, kenapa kita harus menyayangi bumi? Itu karena bumi ini juga tempat makhluk selain kita yang harus dijaga agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Misalnya aja lapisan ozon yang makin menipis karena terlalu banyak asap kendaraan dan pabrik, kita bisa mulai dengan menanam pohon di lingkungan sekitar. Minimal mengurangi sedikit polusi udara. 

unibraw
Masker dan sticker yang dibagikan
Kemarin, 20 April 2014 saat akan berangkat ke #kampusfiksi, saya melewati Jalan Ijen tempat CFD (Car Free Day), karena mamang perpuskot tempat acara tersebut di Jalan ijen. Memang tiap hari Minggu, Jalan Ijen harus bebas dari kendaraan bermotor. Siapa pun yang membawa kendaraan bermotor tak boleh lewat di sana. Sangat memanjakan para warga yang benar-benar ingin menikmati Minggu pagi dengan kumpul bareng temen, berolahraga, ataupun sekadar jalan-jalan. 

Banyak klub yang berkumpul di sana. Ada pecinta anjing, sepeda onthel, sampai pada kumpulan penulis. Pastinya banyak penjual juga di sana, plus perusahaan-perusahaan yang mengenalkan produk mereka pada para pengguna jalan. Satu hal yang menarik perhatian saya adalah ketika ada orang menempelkan telapak tangannya yang berwarna ke atas kertas. Seperti cap jari gitu, tapi pake telapak tangan dengan warna yang beraneka ragam. 

Langsung saja saya ambil BB dan memotret aktivitas tersebut. Sekilas saya melihat spanduk yang terpampang jelas di pinggir jalan "Cintailah Bumi dan Sayangilah Bumi". Dasarnya saya emang kepo banget, apalagi ketika ada pemborosan kata (sok serius :p), akhirnya saya mendatangi perkumpulan itu. "Ikutan, ya?" kata saya pada mereka yang disambut dengan senyuman. Saya pun memasukkan telapak tangan ke pewarna (ampun, lupa deh warnanya) dan mencari tempat buat meletakkan cap tangan. Hampir kecewa ketika tak ada tempat buat tangan saya. Hiks. Sampai seseorang yang memberi tahu ada tempat kosong di depannya. Karena memakai jilbab, maka saya pun berjalan memutari kain ke arah yang ditunjuk (gak mungkin merangkak, bisa-bisa jilbab saya kotor

unibraw
Para Mahasiswa UNIBRAW




Setelah cap tangan mendarat dengan halus, saya pun mencuci tangan, lalu memberikan tanda tangan dan kata-kata singkat pada kain (sok bijak banget). Eh, bukan sok bijak sih, tapi saya memang mencintai bumi. Buktinya kalau ke mana-mana saya selalu membawa kresek. Bukan buat antisipasi ketika saya muntah di jalan aja (suka mabuk kendaraan), tapi juga plastik extra agar saat saya beli sesuatu, tidak menggunakan plastik yang baru lagi. Semakin sedikit plastik yang saya gunakan, maka meminimalkan penggunaan plastik di bumi. Setelah itu saya mendapatkan sebuah sticker dari mereka. Katanya sih, hari ini lagi bagi-bagi masker dan saya gak kebagian. Hiks, tapi gak apa-apa deh, kan maskerku masih ada di rumah.

Menurut para mahasiswa UNIBRAW itu, mereka membagi masker dari kain yang bisa dicuci untuk mengurangi penggunaan masker sekali buang. Artinya juga mengurangi sampah masker dan ikut mencintai bumi. Hmm, sepertinya perlu bagi-bagi tas kain juga nih biar belanja gak ada yang pakai plastik. Saat sesi foto bersama, saya juga yang fotoin mereka. Pingin jadi fotografer, tapi masih amatir. Sekalian minta foto juga di BB, buat ngisi blog ini. Semangat terus buat anak-anak UNIBRAW. Lanjutkan! Semoga sikap-sikap seperti ini juga ditiru oleh masyarakat. Kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi?

Jangan lupa follow blogku dan tinggalkan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae biar dapat update info tiap hari ^^v



Share on Google Plus

About Anisa Ae

2 komentar:

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.