Kekuatan Sebuah Mimpi






Kekuatan Sebuah Mimpi
Pernah mendengar kalimat seperti ini? Tuliskan mimpimu dan katakan pada orang-orang bahwa itulah mimpimu. Agar semua yang kamu tulis dan impikan menjadi kenyataan.

Kenapa mimpi harus kita tulis dan kita sampaikan pada orang-orang? Agar ada tanggung jawab moral yang kita emban. Setelah kita menulis mimpi-mimpi, lalu memberitahukannya pada orang-orang, kita pasti akan selalu berjanji dan berusaha sekuat mungkin untuk mewujudkannya. Kalau saja semua mimpi itu tidak terwujudkan, pasti kita sendiri yang akan malu. Makanya, biar ngga malu-maluin diri sendiri, pasti kita sekuat tenaga berusaha mewujudkannya.

Di sini saya ingin bicara dikit mengenai kekuatan mimpi. Logikanya sih, kalau saya ngga mengalami, saya ngga mungkin juga kan menuliskannya di sini. Dari sejak mengenal apa itu mimpi, saya mulai berani bermimpi, memimpikan ini dan itu. Saya ikuti terus mimpi itu, sampai akhirnya perjalanan membawa saya pada sebuah kenyataan yang sesuai dengan yang saya impikan. Aneh, ya? Tapi, memang begitulah kerja mimpi. Alam selalu mengikuti apa yang kita pikirkan. Mimpi-mimpi itu saya pikirkan setiap malam, esoknya saya berusaha untuk mewujudkan. Begitu seterusnya sampai alam benar-benar menunjukkan pada saya bahwa impian itu terwujud.





Nah, untuk kita yang takut-takut bermimpi. Jangan ragu untuk bermimpi. Saya tidak biasa meletakkan mimpi saya di tiang listrik. Karena saya biasa meletakkan mimpi saya di atas langit. Kalaupun jatuh, sakit juga tak masalah. Karena ketika kita berjuang, lalu jatuh, bangkit adalah hal yang luar biasa membanggakan.

Setelah menyusun mimpi-mimpi dan meletakkannya di atas langit, jangan lupa juga untuk menuliskannya. Tulisankan saja mimpi-mimpimu yang harus teraih dan beri batas waktu untuk mewujudkannya. Nanti pada waktu-watu tertentu, coba amati, sejauh apa kamu sudah meraihnya. Jika pada hari yang sudah kamu tentukan mimpi itu belum terwujud, ya, ngga salah juga instrospeksi diri. Mungkin kita yang kurang usaha atau terlalu menyepelekan waktu. Saya juga pernah mengalami kegagalan seperti itu, tapi tetap menulis lagi mimpi itu dan mulai kejar terus sampai dapat.

Kadang, katanya hidup tak perlu muluk-muluk bermimpi, karena hidup sudah ada yang menakdirkan dan akan berjalan dengan sendirinya. Hidup memang penuh dengan takdir, tapi selain takdir, hidup juga sebuah misteri. Kekuatan mimpi adalah salah satu misteri di hidup ini. Siapa bilang kita hanya berusaha menyeimbangkan diri dengan takdir tanpa bermimpi? Semua manusia yang takut bermimpi, pasti akan mati. Kalaupun dia tidak  memiliki mimpi sama sekali, sehari-harinya sudah bekerja dengan baik pun, itu juga termasuk dalam sebuah perencanaan mimpi yang tak disadari.

Kita sudah diberi kehidupan dan kenikmatan yang luar biasa. Kenapa tidak memanfaatkan kenikmatan Tuhan? Tuhan sudah berjanji, tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika bukan kaum itu sendiri yang mengubahnya. Mau bilang apa kita? Apa iya kita cuma harus bertahan mengikuti ke mana pun alam membawa? Hehe. Kalau bisa dibalik, kenapa tidak? Gimana kalau kita saja yang membawa alam, agar mengikuti apa yang kita pikirkan dan mimpikan? Jadi, jangan takut bermimpi. Setiap impian pasti akan terwujudkan selagi kita yakini dan berjuang untuk meraih.

Jangan lupa follow blogku dan tinggalkan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae biar dapat update info tiap hari ^^v





Share on Google Plus

About ilmi cilik

3 komentar:

  1. Kakiku memang di bawah, di bumi... Tapi cita2 ku setinggi bintang di langit sana...
    yeah.... mimpi dan keyakinan adalah dua hal yg selalu hadir dalam diri saya...
    alhamdulillah ada yg seudah terwujud ...
    Dan kita memang yang harus membawa alam, bukan kita yang terbawa alam... yeahh...

    ReplyDelete
  2. Aku juga menuliskan mimpiku walaupun tak ku beri tahu ke orang-orang. dan mimpiku pun setinggi langit, kalo pun jatuh setidaknya masih bisa ditengah kalopun dibawah sakitnya terasa dan itu membuatku bersemangat.
    Ada yang terwujud, ada juga yang gagal, dan ada juga yang masih belum tercapai.
    Hidup sudah ada yang ngatur sudah takdir, tapi kalo cuma berdiam gak ada mimpi ya ngapain.

    udah lama gak berkunjung kesini, sekarang udah makin bagus aja blognya Mba, tampilane pepek, *pepek bahasa indonesianya apa ya? eumm penuh. hehee

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.