Tips Agar Disayang PJ Event


Berbagi dan menginspirasi

Kamu sering mengikuti sebuah event nulis? Yang suka liat blogku pasti jawabannya 'iya'. Hehehe. Sering jengkel gak sih kalo kamu tanya trus dicuekin ma PJ? Pasti gak cuma satu dua kali sampai kamu berjanji gak mengikuti event yang diadakan oleh PJ tersebut. Buat kalian yang ingin disayang PJ, minimal gak dicuekin, yuk disimak tipsnya.

1. Baca 3-5X.
Bukan karena kamu gak bisa baca ketentuan event tersebut, tapi harus memahami ketentuan yang telah dibuat. Apalagi soal jenis tulisan, spasi, margin, jumlah halaman, dll. Jangan sampai kamu tanya apa yang sudah ditulis. Misalnya maximal 5 halaman, eh kamu masih tanya aja 6 halaman boleh,gak? Itu membuat PJ jengkel.

2. Taati peraturan. 
Ini wajib lho. Misalnya aja kamu harus berteman dengan atau memfollow PJ. Kenapa wajib? Ini bukan karena PJ gila difollow, tapi agar kamu bisa update info dari PJ. Bayangkan kalo kamu ikut event, eh tiba-tiba tanya, PJ-nya siapa ke penerbit? Hellow, menyebalkan sekali kalau sampai diketahui PJ. Selain menunjukkan kamu gak taat, kamu juga gak baca info eventnya.

3. Mentag teman dan PJ. 
Jangan anggap sepele lho menandai teman di catatan. Kamu bisa berbagi informasi ke teman-temanmu tentang lomba apa yang kamu ikuti. Mereka bisa dukung kamu atau malah ikutan lomba yang sama. Menandai teman ini agar banyak orang yang tahu info event, PJ juga bisa tahu kalau kamu ikutan. Jangan sampai namamu tiba-tiba dicoret PJ gara-gara belum menandai, padahal naskahnya bagus.

5. Update info.
Setelah naskah kamu kirim, selalu ikuti perkembangannya. Liat tanggal berapa pengumuman dan tandai di catatanmu. Jangan sampai kamu tanya PJ kapan pengumuman event, padahal buku udah terbit 1 bulan yang lalu. PJ punya banyak kesibukan, bukan ngurusi naskah kamu aja. Bayangin kalo ada 100 orang yang ikut lomba dan 40 yang gak update. Capek deh.

6. Gabung di grup. 
Kalo kamu ikutan lomba pada PJ dengan harus gabung di grup, berarti akan ada event-event selanjutnya yang akan diadakan PJ. Kamu gak perlu bingung cari lomba, karena kalo ada grupnya, biasanya akan ada lomba tiap satu bulan sekali. Jangan lupa sering tengok grup. Selain update info di akun PJ, di grup biasanya akan ada info-info penting yang langsung dipost oleh PJ.

7. Minta sertifikat. 
Nih yang sering dikeluhkan PJ. Jika di info ada kalimat diberi sertifikat, pasti dapat. Kalo gak ada, ya gak ada. Bukan malah maksa dibuatin sertifikat, apalagi sertifikat buat peserta. Umpama yang ikut 100 orang, PJ mbuat 100 sertifikat dong? Terus nih, umpama PJ ngasih sertifikat buat kontributor, kamu harus update. Jangan sampai kamu tanya sertifikat setelah 1 bulan pembagian ke para kontributor.

8. Ikhlas. 
Ini sering dilupakan orang-orang yang tidak menerima kekalahan. Menang kalah itu kan hak PJ, penilaian juri tidak bisa diganggu-gugat. Memang sih masing-masing juri punya kriteria yang berbeda. Jangan sampai gara-gara kamu merasa ketua grup menulis, guru besar, dan banyak titel, trus kamu harus lolos.

Itu hal-hal yang sering mbuat PJ jengkel ma kamu. Jangan sampai kamu jadi incaran PJ dan naskahmu gak bakal lolos gara-gara sering melakukan kesalahan seperti itu. Kamu punya hak, tapi PJ juga punya. Kalo kamu gak update, jangan salahin PJ kalo dicuekin. Ini bukan hanya buat PJ ECA atau AE, tapi juga PJ event-event lain.
Jangan lupa follow blogku dan tinggalkan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae biar dapat update info tiap hari ^^v
Share on Google Plus

About Anisa Ae

3 komentar:

  1. Noted!
    Kadang saya suka melupakan beberapa hal yang ditulis di atas.
    Terima kasih sudah mengingatkan :)

    ReplyDelete
  2. Tambahan dari anggota ECA 'Barep Pangestu'

    Usul, yang teg kawan kurang dl 24 jam bukan kasih inpormasi, tapi pamer mau ikut lomba. Apa lagi jam 22:00 ke atas, cerpen pula. Siapa yang sanggup buat cerpen tanpa cacat ejaan waktunya jam tidur? Belum gangguan sinyal. Saranku pertimbangan buat PJ melihat waktu srta tanggal catatan. Krn kalau yg aku maksud jelas ini setrategi agar kawan-kawan yg di tage gak sempat buat. Kalau semua peserta spt ini, PJ bisa rugi, lomba di undur atau batal krn pstra kurang. Tentunya pesrta potensial rugi. Maka spt yang aku maksud gak usah di sayang.

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.