Andai Aku Tidak Menikah Dengannya







Anisa AE - Sebuah judul yang riskan. Padahal sudah sangat jelas bahwa hidup, mati, rezeki, dan jodoh itu ada di tangan Allah. Tapi, Nisa juga bingung. Di rumah saja, jodoh tak akan datang. Ke luar rumah pun, jodoh belum tentu datang.

Intinya, berusaha dan berdoa, karena jodoh tak mungkin datang dari langit jika tak berusaha mencari. Pun dengan rezeki, uang juga tak akan turun dari langit jika manusia tak bekerja. Dua hal yang sama-sama harus diusahakan. Well, mati juga. Orang sakit, tak boleh menunggu mati, tapi harus berusaha sembuh dengan mencari obat. Ya, walaupun harus operasi, setidaknya sudah berusaha.

Baca Juga : Jangan Panggil Jilboobs! Mereka Juga Muslimah

Ngomong-ngomong soal jodoh dan menikah, tidak ada satu pasangan pun yang menginginkan berpisah. TIDAK ADA SATU PUN. Semua pasti menginginkan sebuah keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah. Bahkan saat menikah pun, banyak sekali yang mendoakan hal itu. Namun, kenapa banyak yang menyesal menikah?

Menyesal telah menikah? Hm, bagi Nisa, itu hal yang tak patut untuk disesali. Kenapa? Karena sebuah ikatan pernikahan itu sangat suci dan sakral. Untuk cerai dan talak pun ada banyak yang harus dijalani, sebab-sebab sebelum akhirnya pengadilan memutuskan untuk bercerai. Pun jika mau rujuk.

Namun, jika penyesalan itu datang, apa yang harus dilakukan?

1. Intropeksi :
Cari tahu apa kekurangan diri hingga perceraian itu terjadi. Jangan hanya menyalahkan pasangan, kita tak akan tahu apa yang dikeluhkan pasangan tentang kita pada orang lain. Kalau Nisa pikir sih, emang gajah di pelupuk mata tak pernah tampak. :)








2. Cari akarnya :
Sebuah masalah, apalagi perpisahan, pasti ada sumber masalahnya. Jangan diingat-ingat mesrah-mesrahnya aja. Pas makan bareng, mandi bareng, ke mana-mana bareng, bahkan tidur bareng. Itu bukan akar, tapi bunga dan buah yang ada di dalam pernikahan. Cari akar busuk di dalam tanah yang tersembunyi. Akar yang mengakibatkan pohon besar (keluarga) bisa tumbang.

Baca Juga : 3 Alasan Kenapa Istri Tidak Secantik Selingkuhan

Semua tak akan berhasil jika palu hakim sudah diketuk.

Memang sih, tapi apa salahnya mencari tahu agar perpisahan dan penyesalan tak terulang lagi? Ya, minimal kalau nikah lagi, tak akan melakukan kesalahan yang sama. Jangan sampai kawin-cerai sampai 4x dengan alasan yang sama.

Kalau sudah bercerai dan banyak luka yang ada di hati yang dia torehkan?

Yakinlah, semua akan berlalu mengikuti waktu. Biarlah waktu yang menghapus semuanya. Menghapus duka dan bayangan si dia dari otak. Kalau Nisa sih pasti yakin, karena Allah tidak pernah tidur dan pasti akan mengirimkan pengganti. Ya, tiap manusia kan memang diciptakan secara berpasangan?

Andai aku tidak menikah dengannya ....
Ya, penyesalan selalu ada di belakang. Tapi, jangan pernah melihat ke belakang. Apa gunanya coba?  Yang ada, hati makin sakit. Bukankah dulu saat menikah, semua sudah dipikirkan dengan baik? Melalui proses yang amat panjang? Berarti jodoh kalian hanya sampai di sini.

Nisa tuh paling suka bikin bubur ayam kalo nasinya udah jadi bubur. Tarmbahin suwiran ayam, kacang, kecap, perkedel, tempe, apa pun yang Nisa suka, bisa juga ditambah sambal. Kenapa? Karena percuma juga nangisin bubur, toh gak bakalan jadi nasi. :) Pelajaran agar kalo masak, gak jadi bubur lagi.

Catatan untuk Mas Yon.

Jangan lupa follow blogku dan tinggalkan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae biar dapat update info tiap hari ^^v





Share on Google Plus

About Anisa Ae

1 komentar:

  1. Solusi keluarga Bahagia dan harmonis

    Love_Health_Harmony
    www.produkonlinepasutri.com
    www.weebly.istripujaan.com
    www.weebly.suamiandalan.com

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.