Ketika Kaki Harus Dibuat Weci

Kaki dibalut tepung terigu

Anisa AE  -  Pagi tadi ketika mengantar Asma ke sekolah, kebetulan hari ini waktunya membawa kue, dan ditetapkan membawa pastel atau donat. Okey, tak ada hubungnnya dengan weci.

Lanjut, ketika memarkir sepeda saat mau beli kue di pasar, betis saya terkena knalpot. Bukan dengan sengaja, karena panasnya minta ampun. Sangat panas, sampai saya memekik kaget. Saya langsung terburu-buru membeli kue dan tepung terigu, lalu mengantar Asma dengan menaiki pinky ke sekolah.

Sambil tetap menahan panas, saya langsung pulang ke rumah. Segera membuka bungkus tepung dan berniat melumuri kaki dengan tepung terigu. Oke. Kali ini kaki bukannya ingin kubuat weci, tapi memang sudah jadi weci di balik kulitnya (mungkin).

Kenapa tepung terigu?

Saya pernah membaca -entah tepatnya di buku atau internet, karena terlalu banyak yang dibaca-tentang kegunaan tepung terigu yang tidak hanya untuk membuat kue atau makanan. Ya, salah satunya untuk P3k ketika mengalami luka bakar. Boleh dibilang terkena knalpot termasuk luka bakar.

Memang, saya tak pernah mempraktikkannya, selain tak punya banyak persediaan tepung terigu, juga tak pernah terkena luka bakar. Semoga tidak lagi. Tapi kali ini saya mempraktikkan, dasarnya emak yang suka coba-coba. Jadi, langsung saja betis menjadi sasaran percobaan.

Tak perlu menunggu lama, kulit terasa dingin, walau ketika diangkat dari tepung, mulai panas lagi. Ah, saya lupa ada zat apa yang terkandung dalam tepung, kok bisq jadi dingin seperti ini. Menurut yang saya baca, bahkan tepung lebih manjur dan tidak berbekas daripada pasta gigi atau oli.

Sebelumnya saya juga pernah membaca tentang zat di dalam kecap yang juga bisa mendinginkan luka bakar. Memang stok kecap sangat banyak, tapi siapa yang mau dikerubuti semut karena kemanisan? Apalagi lengket pakai begete.

Alhasil, tak berapa lama, luka di kulirt tak berbekas. Nah lho? Ternyata sukses percobaannya. Akhirnya tepung terigu menjadi salah satu benda yang masuk di kategori kotak obat. Hehehe. Bunda bisa mencoba juga bila tekena luka bakar. Terus berbagi dan menginspirasi.  :)


Share on Google Plus

About Anisa Ae

10 komentar:

  1. wah ilmu baru ni mbk...tak kira mau dgoreng koq dlumuri trigu hehe...peace ;-)

    ReplyDelete
  2. Nyesel! udah kejadian pd anak saya, baru saya tau... Thanks tipsnya yaa:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mak. :) Untuk ke depannya sedia di rumah. :)

      Delete
  3. Oo...aku baru tau..bener ya gak berbekas? Berarti luka bakar kena seterikaan sama juga kali ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. :) Tai tergantung jenis kulit dan tingkat kepanasan juga. ;)

      Delete
  4. Lahhhh baru tau gue kwkwkw :D
    Enak tuh kalau dijadiin weci rasa betis kaki wkkww

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe. Coba aja bikin weci dari betis. :P

      Delete
  5. kalau pakai odol gimana tuh mbak ?
    oiya mbak,aku mau kasih tau kalau ada eror di templatenya,hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Odol biasanya membekas hitam, bisa bikin tambah melepuh. Itu pengalaman saya. Hehehe.
      Template errornya sebelah mana?

      Delete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.