November Kita



Anisa AE - November selalu identik dengan hujan. Mungkin untuk sebagian orang iya, tapi tidak yang lain. Buktinya seperti November ini, bulan hampir berakhir, tapi hujan tak selebat dulu. Bahkan kebakaran hutan merajalela, hujan tak.kunjung tiba.

“Kok melamun saja?” bisik suami di telingaku. Aroma susu cokelat hangat mulai merasuk hidungku, “Minum susu dulu, biar badanmu hangat.”

“Mengingat kisah kita pada bulan November,” kataku pelan sambil tersenyum dan menerima segelas susu dari tangannya.

“Ingat perjuangan kita?”

“Iya, pasti! Saat kita nekat menikah walau tanpa restu dari kedua orangtuamu,” kataku dengan mata tak lepas dari rintik hujan.

“Semua sudah berlalu. Bulan November akan menjadi bulan terbaik dalam hidup kita! Karena di bulan ini ada kenangan yang kita rangkai, ada sebuah ikatan yang kita perjuangkan. Sekarang dan selamanya, aku tetap milikmu, tak aka nada yang memisahkan kita!” katanya tegas sambil mengusap perutku yang mulai membesar.

Ya, tak akan ada yang memisahkan ikatan ini, selain Sang Pemberi Kehidupan.

“Eh, Dedek nendang tuh!” teriak suamiku kegirangan, “pasti cowok, pemain sepak bola!”

Aku tersenyum geli, lalu menyeruput susu hangat sedikit demi sedikit. November ini penuh kisah, seperti tendangan pertama Dedek di perutku. Hujan di luar seolah ikut tertawa bahagia melihat kebahagiaan kami.

Tulisan ini diikutsertakan Giveaway November Rain

presented by “Keina Tralala

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v
Share on Google Plus

About Anisa Ae

17 komentar:

  1. so sewiiitt ...cerita indah tentang cinta dihiasi rintik hutan yang indah... :D

    mari ngopi dulu :D

    ReplyDelete
  2. sedang mengandung ya Mbak? selamat ya. Ibu dan bapakku menikah di November

    ReplyDelete
  3. wahh, dedeknya mulai menendang di bulan november ini yah mbak,senangnya :)
    semoga mbak dan calon ade bayinya selalu sehat hingga masa persalinan nanti yah,amin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Xixixi, ini kan fiksi Mbak. :D Cuma kemarin sudah ada detak jantungnya. Makasih doanya.

      Delete
  4. Romantis. Jadi merasa lebih baik baca ini. Hehe. Semoga sukses, Mbak GA-nya.

    ReplyDelete
  5. wah penuh perjuangan ya, semoga sekarang orang tua semuanya merestui..
    sedang hamil berapa bulan mbak? semoga ibu dan calon bayinya sehat selalu dan lahirannya nanti diberi kelancaran..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe. Aamiin. :) Ini fiksi, Mbak. Soale debay masih 4 bulan, belum bisa nendang. :D

      Delete
  6. Kisah perjalan hidup yg di landasi dgn kasih sayang walaupun pemberian restu datang menghalang , sungguh anda orang yang diberi rahmat dari KASIH SAYANG NYA ARROHMAANURRAKIIM

    ReplyDelete
  7. november bulan ulang taun saya :D

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.