Penipuan Penerbit '****' Mulai Terbuka

Laporan Laras Wati

Anisa AE - Sudah lama sekali saya tidak membahas soal penerbitan, apalagi penipuan. Ya, mungkin ketika saya berniat untuk menutup AE sementara, sampai suasana hati saya normal kembali. Mau fokus pada keluarga. Apalagi karena kehamilan kedua ini. Untuk lini dan percetakan, jelas masih jalan. :) Rencananya sih seperti itu. Namun semoga AE tidak tutup. :)

Beberapa hari ini sosmed digegerkan kembali oleh penipuan. Yup, apalagi kalau bukan Penerbit '****' yang dulu pernah saya bahas di sini pada bulan Juli kemarin. Waw, cukup lama juga, ya? Bahasnya bulan Juli, tapi baru muncul November ini. Saat ini pun maih ada tanggungan 1,7 juta ke percetakan yang saya bahas itu.

Nah, kali ini saya tidak mau memperbanyak tulisan. Silakan dilihat beberapa screnshoot yang saya ambil dari para 'korban'. Pastinya masih banyak bukti lagi, jika saya paparkan semua di sini, tak akan ada habisnya, apalagi bukti dari lini AE, Penerbit Oksana. Well, intinya sama. Tertipu saat dicetak. AGP konfirmasi kalau enerbit tersebut punya hutang 1,1 juta.



Bukti Screnshoot

Jika pembaca ada yang merasa tertipu juga dengan penerbit ini, bisa langsung bergabung dengan para korban lainnya. Diharapkan segala masalah pembaca pada penerbit ini bisa diselesaikan dengan baik.

Saran saya jika tidak ada penyelesaian :

  1. Kumpulkan semua bukti yang ada (bukti transfer, percakapan, dll).
  2. Laporkan pada pihak yang berwajib bisa melalui cybercrime@polri.go.id (sertakan bukti, nama, dan nomor rekening pelaku). Polisi akan menanganinya.
  3. Mendatangi bank tempat transfer yang bersangkutan untuk minta blokir.
  4. Info : jika Bank BRI, uang bisa diambil selama pelaku belum mengambil semua saldonya.
  5. Namun yang perlu diingat, tiap bank punya prosedur dan tidak ada jaminan bahwa uang bisa kembali. Minimal, kita bisa membantu agar tidak terjadi korban lagi.

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v
Share on Google Plus

About Anisa Ae

34 komentar:

  1. miris mbak, semoga bisa segera terselesaikan

    jadi ingat kasus temen, tapi bukan penerbit sih
    melainkan semacam manajemen talent gitu, yang dijanjiin honor pas tampil tapi udah dua tahun ditagih malah kabur

    intinya, harus ada MOU jika ingin melakukan kerja sama, baik pribadi atau kelompok...

    ReplyDelete
  2. duh... smoga bisa selesai masalahnya...

    ReplyDelete
  3. Semoga kasusnya cepat terselesaikan ya mbak :D Amiin

    ReplyDelete
  4. Sekarang kita harus lebih berhati-hati ya dengan banyaknya kasus penipuan apalagi yang melalui online. Semoga bisa cepat selesai mbak kasusnya. eh iya kunjungan perdana, salam kenal.

    ReplyDelete
  5. Aku suka berhati-hati juga Mbak kalau mau milih penerbit. Pokoknya kalau nggak sesuai data di web atau back cover buku mereka, aku mah kagak percaya. Sekarang penipuan bukan cuma mama minta pulsa, tapi juga lowongan kerja, dan banyak lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Banyak penipuan yang berseliweran. Miris.

      Delete
  6. Kudu lebih jeli mengenali penerbit abal-abal atau yg beneran neh, terutama bagi penulis semula dan menerbitkan buku secara indie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Kalo kaya' gini, imbasnya ke indie lain.

      Delete
  7. Walah banyak banget toh orang jahat jaman sekarang..
    hanya bisa doain semoga mereka lekas ke jalan yang benar ya mbak ..

    ReplyDelete
  8. Duh. Masih ada juga penerbit abal2?
    Mudah2an kerugian para korban cepat dikembalikan :(

    ReplyDelete
  9. pelajaran buat kita semua agar lebih berhati-hati

    ReplyDelete
  10. Sabar2 ya mbak, sedang hamil
    Smg adabjalan kluar sgra

    ReplyDelete
  11. duh, semakin banyak saja kasus penipuan yang terngkap yah mbak :(
    semoga kita semua dijauhkan dari pihak-pihak yang suka merugikan orang lain seperti ini,amin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. :) Iya, siapa yang menebar, dia yang menuai.

      Delete
  12. Makin banyak ya modus kejahatan sekarang, mesti hati-hati nih.

    Wah, kudu jaga kesehatan nih mbak, moga bumil dan debay sehat yaa, aamiin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Waspada itu wajib. :)
      Aamiin, terima kasih doanya. :)

      Delete
  13. Miris banget ya ama penipuan kayak gini... :(
    Btw, folbek aku yaaa ;)

    ReplyDelete
  14. Kasus penipuan kini semarik merebak ke berbagai bidang,,heran sama orag-orang semacam itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kita dijauhkan dari yang seperti ini :)

      Delete
  15. kurang jelas gambarnya mbak,
    yang sabar ya mbak untuk yang merasa dirugikan juga

    ReplyDelete
  16. nah itu dia mbak Anisa aku sekarang jadi takut berhubungan dg penerbit inide walau semua tidak begitu

    ReplyDelete
  17. penipuan semakin banyak aja, model penipuanya juga bervariasi. harus hati-hati.

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.