Latest News

Thursday, 31 December 2015

Ayo Ikut Peduli Bantu Sesama di Bulan Dana PMI

Adik donor darah

Anisa AE - Telah lama saya mengenal PMI, apalagi dengan banyaknya informasi yang saya dapatkan dari  internet, buku, sampai pada teman yang bekerja sebagai pegawai di PMI di Kantor UDD PMI Kab. Malang yang letaknya di sebelah Gedung DPR (Jl. Panji 123 Kepanjen). Sesuatu banget bisa mengetahui lebih banyak tentang PMI.

Tahun lalu, saya berkesempatan menjadi MC dalam kopdar berdarah bersama AK. Sebelum acara dimulai, ada sosialisasi secara live di radio SMEAMU FM dan juga SMEAMU TV. Kopdar akbar dengan banyak hiburan dan juga berlangsung donor darah bersama PMI di pintu utama Stadion Kanjuruhan.







Rasanya sesuatu banget ketika melihat dan mengetahui kegiatan PMI lebih dalam. Adik saya bahkan sudah menjadi pendonor tetap sejak SMA, pernah aktif di PMI Malang juga. Asma pernah ikut tes darah saat mengantarkan adik ke bus PMI untuk mendonor. Adik dan Asma punya golongan darah O+.

Kopdar Berdarah

Kalau saya? Jangan tanya, hanya bisa menulis, cuap-cuap, dan menjelaskan apa itu PMI serta keuntungan yang didapat oleh pendonor.

Bagaimana tidak? Saya phobia jarum suntik dan darah. Apalagi jika mengetahui banyak darah, bisa pusing dan langsung pingsan. Tapi saya selalu meminta adik untuk tidak absen mendonor darah. Jika dia lupa, sayalah yang bagian mengingatkan.






Bulan puasa kemarin, saya juga berkesempatan mempromosikan program PMI terbaru via web ini juga. Itu dikarenakan sangat minimnya pendonor pada saat bulan puasa. Saya pun mengajak teman dan saudara di facebook untuk mendonorkan darah, tak lupa iming-iming bingkisan dari PMI bagi yang mendonor. Bus PMI ada di Stadion Kanjuruhan tiap malam minggu. Alhamdulillah responnya lumayan.

Arek Kepanjen dengan bus PMI (di belakang)


Tiap bulan, PMI Kepanjen juga bekerja sama dengan AK pada saat kopdar. Jadi, saat kopdar tersebut, ada bus PMI juga. Anggota kopdar bisa mendonorkan darahnya pada saat itu. AK pun sangat mendukung kegiatan donor darah bersama PMI.


Bagi yang ingin mendonorkan darah, bisa cek dulu apa saja syaratnya agar lebih menghemat waktu. Terkadang niatnya sudah bagus buat donor, tapi sayangnya syarat tidak terpenuhi.

Anggota AK yang menyumbang darah
Apa saja sih syarat untuk menjadi pendonor darah? 

1. Sehat jasmani dan rohani.
2. Usia 17 sampai dengan 65 tahun.
3. Berat badan minimal 45 kg.
4. Tekanan darah :
- sistole 100 - 170
- diastole 70 - 100
5. Kadar haemoglobin 12,5g% s/d 17,0g%.
6. Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 5 kali dalam 1 tahun)

Jangan sekali-kali mencoba menyumbangkan darah, jika :

1. Mempunyai penyakit jantung dan paru paru.
2. Menderita kanker.
3. Menderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
4. Menderita kencing manis (diabetes militus).
5. Memiliki kecenderungan perdarahan abnormal atau kelainan darah lainnya.
6. Menderita epilepsi dan sering kejang.
7. Menderita atau pernah menderita Hepatitis B atau C.
8. Mengidap sifilis.
9. Ketergantungan Narkoba.
10. Kecanduan Minuman Beralkohol.
11. Mengidap atau beresiko tinggi terhadap HIV/AIDS.
12. Dokter menyarankan untuk tidak menyumbangkan darah karena alasan kesehatan.

Donor darah juga bikin makin cakep (darahnya)
Jika semua syarat di atas sudah terpenuhi, namun ada beberapa hal yang membuat kita harus menunda mendonorkan darah. Apa saja sih? 

1. Sedang sakit demam atau influenza, tunggu 1 minggu setelah sembuh.
2. Setelah cabut gigi, tunggu 5 hari setelah sembuh.
3. Setelah operasi kecil, tunggu 6 bulan.
4. Setelah operasi besar, tunggu 12 bulan.
5. Setelah tranfusi, tunggu 1 tahun.
6. Setelah tatto, tindik, tusuk jarum, dan transplantasi, tunggu 1 tahun.
7. Bila kontak erat dengan penderita hepatitis, tunggu 12 bulan.
8. Sedang hamil, tunggu 6 bulan setelah melahirkan.
9. Sedang menyusui, tunggu 3 bulan setelah berhenti menyusui.
10. Setelah sakit malaria, tunggu 3 tahun setelah bebas dari gejala malaria.
11. Setelah berkunjung pulang dari daerah endemis malaria, tunggu 12 bulan.
12. Bila tinggal di daerah endemis malaria selama 5 tahun berturut-turut, tunggu 3 tahun setelah keluar dari daerah tersebut.
13. Bila sakit tipus, tunggu 6 bulan setelah sembuh.
14. Setelah vaksin, tunggu 8 minggu.
15. Ada gejala alergi, tunggu 1 minggu setelah sembuh.
16. Ada infeksi kulit pada daerah yang akan di tusuk, tunggu 1 minggu setelah sembuh.





Nah, bagi yang tidak memenuhi syarat di atas, bisa juga ikut peduli dengan transfer ke PMI langsung. Kalau nyumbang untuk PMI, jangan dititipkan orang, ya? Takutnya ditilep, hehehe. Apalagi sekarang adalah bulan dana PMI. Memangnya PMI nerima uang juga? Eits jangan salah, PMI tidak hanya berhubungan dengan darah, tapi juga bantuan kepada korban bencana atau yang lainnya.

Ini beberapa no.rek PMI yang bisa ditransfer uang. Tidak ada minimalnya kok, asal ikhlas. Berapa saja juga oke. :) Ayo peduli bantu sesama!!


  • Bank BCA Kantor Cabang Utama Thamrin Nomo Rekening : 206-38-1794-5 atas nama PMI DKI JAKARTA Panitia Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta.
  • Bank MANDIRI Kantor Cabang Kramat Raya Nomor Rekening : 123-00-17091945 atas nama PMI DKI JAKARTA Panitia Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta.
  • Bank DKI Kantor Cabang Utama Juanda Nomor Rekening : 101-03-17094-7 atas nama PMI DKI JAKARTA Panitia Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta.

Bingkisan dari PMI

Eits, jangan lupa, darah TIDAK DIPERJUALBELIKAN oleh PMI. Jadi, tidak ada istilah membeli darah, tapi mengganti biaya untuk proses pengambilan darah. Seperti jarum suntik, botol darah, laboratorium, dan lain sebagainya. Untuk pendonor pun biasanya juga mendapatkan sangobion, pocari sweet, dan biskuit. 

Umpama gak ada stok darah pas lagi butuh golongan darah tertentu, biasanya langsung mencari pendonor dari luar. Misalnya saja saudara atau keluarga korban, biasanya golongan darahnya sama.





Sayangnya banyak yang beranggapan kalau PMI itu jual beli darah plus cuma cari untung. Its, kalo mau jual beli, nanggung banget ke darah. Sekalian aja jual beli rumah. Apalagi sampai ada korupsi di PMI, dosanya besaaaar lho. Daripada ngomongin yang gak jelas, mending kita ikhlas, apa pun itu. Biar Allah saja yang menilai dan membalasnya. Mau donor darah ataupun menyumbang dana ke PMI juga boleh. Mau cuma nyumbang tenaga plus cuap-cuap seperti saya juga bisa. Yang penting ikhlas. :)

Ayo Peduli Bantu Sesama di Bulan Dana PMI


40 comments:

  1. satu tetes darah yang didonorkan sangatlah berharga bagi yg membutuhkan...

    ReplyDelete
  2. sekarang bulan dana PMI toh.
    udah lama gak donor, baru 4 kali donor waktu masih kuliah kegiatan kampus dengan PMI. memang ya banyak yang bilang jual beli darah, hmm.
    jadi pendonor tetap sejak SMA adek mba, wuiih salut dah.
    mba nis takut jarum sama darah to.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. :D

      Xixixi, jangan keras-keras. :D

      Delete
  3. wah pengen sih mba, tapi kal darah rendah bisa donor juga ngga sih mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo rendah, jangan, nanti malah pingsan. Biasanya kan dites dulu

      Delete
  4. Aku punya darah rendah ga bisa ikutan donor, ntar malah pusing.
    Hmm jadi bukan beli darah ya? Tapi stigam yang beredar di masyarakat udah kadung seperti itu, moga bisa hilang dengan postingan2 sejenis ini Nis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, banyak banget yang beranggapan kaya gitu. :) Apalagi kalo dapatnya pas mahal. :)

      Delete
  5. apa iya mbak donor darah bikin cakep?? mau donk... hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, iya dong .... Soalnya darahnya teregenerasi tiap mendonor.

      Delete
  6. Lengkap nih infonya... slama ini saya cmn tau syaratny aja, yg lain2 ga tau

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, sekalian kalo ngasih infoya Mbak :D

      Delete
  7. setetes darah sangat dibutuhkan utk menyambung nyawa..

    ReplyDelete
  8. sy blom pernah ikutan donor darah. sering ga eligble...katanya setelah donor enak di badan yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Katanya sih Mbak ... Tapi kan saya gak pernah. Hehehe

      Delete
  9. Saya sih gak takut jarum, cuma ya ditolak terus tiap mau donor. :(

    ReplyDelete
  10. Aku blm perna donor darah samsek mbaa.. Takut jarum ��

    Sukses kontesnyaaa

    ReplyDelete
  11. Aku banget tuh Mbak, punya niat tulus untuk donor tapi sering Hb ku gak menuhi standar :'((

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sabar .... semoga suatu saat bisa ^^

      Delete
  12. Wah mantab tulisannya detail :-) Semoga menang ya lombanya.

    ReplyDelete
  13. saya belum pernah ikut donor darah. dulu ada acara donor waktu sma. dan masih takut. sekarang sudah ema-ema, malah nggak bisa kayaknya, tekanan darah saya selalu rendah.

    salam kenal dr Sumedang mba Anisa.
    sukses lombanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Mbak. ^^ Makasih

      Delete
  14. Belum pernah donor darah. Asli takut bgt sama jarum suntik ~_~"

    ReplyDelete
  15. infonya lengkap mbk, jd tau lbh bnyak nih ttg donor darah

    ReplyDelete
  16. Di kampung suami ada donor darah rutin, malah ada istilah bank darah. Jadi kalau kita donor terus ada anggota keluarga Yang membutuhkan akan mendapat satu kantong darah gratis. Tapi saya belum pernah donor, belum berani lihat darah sendiri kayaknya hikz

    ReplyDelete
    Replies
    1. Isssh keren. Apa PMI di sini juga seperti itu, ya? Coba nanti tak main ke kantor PMI buat tanya-tanya lagi. ^^

      Delete
  17. Lengkap banget mbak info persyaratannya.. Bisa buat bekal kalau aku mau donor darah. Sayangnya BB ku selalu di bawah 45 dan tensi darah juga rendah, Mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, selalu kurang memenuhi syarat, ya? :( Sayang banget

      Delete
  18. Waah materinya bagus, Mbak. Ada pengalaman sendiri yang bisa ditulis dengan PMI. Moga menang yah

    ReplyDelete
  19. berbagi bisa dengan cara apa saja ya mbak, termasuk mendonorkan darah. Keep inspiring and sharing :)

    ReplyDelete
  20. jadi inget, terakhir aku donor .... dua puluh tahun yang silam!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku malah gak pernah donor, Mbak.

      Delete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.

Google+ Followers

Pengikut