Event Menulis FF “Peribahasa Dalam Cerita”






Anisa AE - Peribahasa sudah tentu tak asing di telinga kita, tapi apakah kita menyadari bahwa peribahasa sudah jarang diselipkan di karya sastra kebanyakan.
Maka dari itu, kami selaku PJ ECA bermaksud mengadakan event yang mengharuskan peserta memasukkan peribahasa dalam ceritanya.

Syarat dan ketentuan:
1. Lomba terbuka untuk umum.
2. Membagikan info event ke 25 teman facebook.
3. Klik suka pada halaman AE Publishing www.facebook.com/ae.publising 
4. Bergabung dengan grup Antologi Es Campur 
5. Penerimaan naskah dibuka mulai tanggal 10 Januari 2016 sampai 10 Februari 2016.
6. Naskah dalam bentuk FF dengan menggunakan peribahasa sebagai jalan cerita (peribahasa yang jarang digunakan lebih disukai)
7. Naskah belum dipublikasikan di media apa pun dan tidak sedang diikutsertakan event sejenis. Bukan hasil plagiat. Tidak mengandung SARA dan pornografi..
8. Panjang naskah 2-3 halaman A4. Margin normal, spasi 1.5, TNR, 12 pt. Diakhir naskah sertakan biodata narasi maksimal 50 kata. Harap tidak menulis nama penulis setelah judul.
9. Naskah yang sudah memenuhi syarat dikirim ke alamat email lomba.eca@gmail.com cc penaperdana@gmail.com. Subjek email dan nama file ditulis dengan format PDC_Judul. contoh: PDC_Peribahasa KIta




10. Peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah terbaiknya
11. Update peserta dapat dilihat di Grup Antologi Es Campur dan catatan facebook Pena Perdana.

Reward:
1. Juara pertama mendapat paket buku dan bukti terbit.
2. Juara kedua mendapat paket buku.
3. Juara ketiga-kelima medapat pulsa masing-masing 10.000 untuk nomor Indonesia.
4. Seluruh kontributor mendapat e-sertifikat.


Selamat berkarya untuk Eca Lovers, ‪#‎SalamPena‬

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v




Share on Google Plus

About Anisa Ae

14 komentar:

  1. Catet!

    Aku nulis ff jarang pake peribahasa

    ReplyDelete
  2. Menyimak mbak Anisa,

    Iya memang peribahasa jarang digunakan untuk kepenulisan ya, biasanya sih hanya di pelajaran sekolah saja :)

    ReplyDelete
  3. Cakep. Terobosan bagus nih..secara peribahasa perlahan pun mulai punah karna jarang ada yg mempelajarinya lagi

    ReplyDelete
  4. Udah lama yah ngga dgr peribahasa, anak-anak jaman sekarang lebih taunya meme yah kayanya mba

    ReplyDelete
  5. noted duluuuu,berkreasi lewat peribahasa :))

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.