(Bukan) Baby Blues







Anisa AE - Sungguh, saya meyakini ini bukan baby blues. Hanya kondisi di mana saya terlalu lelah dan kekurangan dana segar untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Ya, walaupun saya sering menangis diam-diam. Tak bisa mengungkapkan apa yang ada di hati saya, sampai kelewatan memberi hukuman pada Asma saat dia melakukan kesalahan. Mungkin otak saya terlalu diforsir untuk melakukan banyak hal yang saya sendiri pun tak yakin sanggup melakukannya atau tidak.

Entah sudah tangisan ke berapa sehari ini, tapi saya yakin ini bukan baby blues. Sungguh. Mungkin terlalu lelah.

Walau sebenarnya mempunyai anak lagi terasa sangat merepotkan dan membuat hidup tak beraturan. Apalagi dengan kondisi yang masih carut-marut. Satu anak saja terasa sekali repotnya, apalagi dua.
Walau sebenarnya saya pun belum siap untuk terus begadang tiap pagi dan malam dengan sedikit istirahat.

Oke, saya yakini bahwa saat ini sedang lelah. Ingin meletakkan segenap pekerjaan di dalam rumah dan pergi melalang buana sejauh mungkin. Menjauh dari pekerjaan dan keluarga. Mencari suasana baru yang tak pernah kudapatkan selama sebulan ini di rumah.






Lelah dengan semua mitos setelah melahirkan mulai dari brokoan, sepasar, selapan, gak boleh keluar rumah, sampai pada menabur garam dan membuat diang. Ke dapur dulu setelah dari luar rumah, dan yang lainnya. Terlalu banyak aturan yang tidak ditemukan titik terangnya.

Mungkin saya juga terlalu lelah bekerja pasca operasi. Tetap mengedit naskah, melayani pembeli, ngblog, sampai pada chating yang terus berhubungan dengan pekerjaan. Mungkin otak saya waktunya diistirahatkan.

Sayangnya debay tak bisa ditinggal karena masih minum ASI. Tak ada yang membolehkan menyadur dengan sufor seperti Asma dulu. Entah apa yang menjadi pertimbangan mereka. Sementara kalau tidak keluar rumah berarti penghasilan berkurang 50%.

Mungkin saya butuh dana segar, bukan hutangan. Hutang saya sudah cukup banyak yang diminta membayar tiap bulan. Pengeluaran semakin banyak, pemasukan tak ada.

Rasanya sesak.

Oke, saya yakini ini bukan baby blues dan semoga memang bukan. Semoga.

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v






Share on Google Plus

About Anisa Ae

26 komentar:

  1. saya kirain baby blues itu sejenis penyakit pada bayi bun, ternyata baby blues perasaan gundah gulana pada seorang ibu pasca melahirkan ya.
    bunda optimalkan istrahat dulu dlm hal pekerjaan, soal mitos yg spt bunda sebutkan saya baru tau ya bun aturan org hbs melahirkan jg ada, saya kira akan menikah aja larangan ini itu.
    Keep spirit ya bunda :)

    ReplyDelete
  2. Dedeknya Asma lucu ya, Mbak. Semoga selalu sehat. :)

    ReplyDelete
  3. Sabar, Mbak e.. saya memang belum tahu bagaimana rasanya mempunyai anak, tapi saya yakin semua masalah itu ada solusinya. Istighfar, Mbak, pasti ada jalan keluar.. mbak masih dalam pasca operasi, jgn kecapkean juga...

    ReplyDelete
  4. aduh dekbaynya lucu banget, jadi pengen gendong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sini Tantee :D Pasi debay suka digendong

      Delete
  5. Semoga rejekimu dilancarkan ya Nis, tetep semangat dan jangan lupa meminta sama Allah. Dia tidak aka meninggalkanmu.

    ReplyDelete
  6. Pukpukkk sabar mbaa.. Semoga keadaan lekas membaik. Aamiin aamiin

    ReplyDelete
  7. bingung mau komen apa, hanya satu yang bisa saya bilang: sabar yah Mba, semoga dana segarnya segera cair, amin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Xixixi. Terima transferan juga kok dari Tante Ira :D

      Delete
  8. ketjup buat dedeknya...sehat2 ya mbak^^

    ReplyDelete
  9. Semoga diberikan kesehatan dan keselamatan selalu mbak untuk dedek bayinya.

    ReplyDelete
  10. Istirahat dlu mbak. Nisa...
    semoga keadaan perlahan bisa menjadi lebih baik...
    Amiiin..
    tetap sabar dan smangat ^_^

    ReplyDelete
  11. Sebelumnya, selamat atas kelahiran dedek bayinya ya, Mbak. Semoga jadi anak sholeh eh apa sholehah ya :D

    Gak tau mau bilang apa, karena belum pernah melahirkan. Hanya bisa berdoa, semoga dimudahkan urusannya, sehat untuk ibu dan dedeknya. Btw, ibunya sudah kangen pengen datang ke acara-acara ya? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, aamiin. :D

      Ajak-ajak dong kalo main.

      Delete
  12. Iya kenapa jaman udah begini masih ada rentetan harus begitu begini ya mbak Anisa. Bikin pusing aja. Semoga tetap sabar dan semangat ya mbak, aamiin :)

    Setiap anak pasti ada rejekinya sendiri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Xixixi, pusing pala beby ;D

      Aamiin

      Delete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.