6 Tips Menulis Novel Untuk Pemula







Anisa AE - Alohaaaa! Sudah pada kangen dengan tulisan saya? Wah, di sini kedatangan beberapa penulis newbi lho! Masih unyu-unyu. Kebanyakan mereka masih duduk di bangku SMP dan beberapa ada yang SMA. Duh, jadi merasa tua nih. Hehehehe :v Langsung saja, ya? Kita simak "Tips Menulis Novel Untuk Pemula".

1. Bikin Outline. 
Nah, ini yang paling wajib, ya? Biar naskahnya nggak berantakan. Banyak penulis yang menulis naskah tanpa outline karena percaya jika cerita akan mengalir begitu saja. Tapi, kalau kamu masih baru nulis novel "JANGAN COBA-COBA". Alhasil naskahmu bakal berhenti di tengah jalan. Ini adalah tips yang menulis novel untuk pemula yang pertama banget wajib dicatat.

Baca Juga : 4 Cara Mengenali Buku Bajakan

2. Cerita yang Simple 
Sesuaikan dengan duniamu, agar kamu lebih mudah riset. Karena novel yang rumit biasanya untuk penulis yang sudah punya jam terbang tinggi. Kalau penulis pemula membuat novel yang rumit, makin berantakan deh novelnya. :)

3. Tulis yang Disukai Teman 
Nah, ini nih keuntungan kalau penulis masih duduk di bangku sekolah. Inspirasi cerita bisa datang dari temanmu. Lagipula kebanyakan anak sekolah lebih tahu cerita tentang apa yang sedang trend. Pas kumpul bareng teman, jangan cuma menggosip, tapi cari inspirasi dengan survey ke teman juga.

Baca Juga : 7 Hal yang Bikin Kamu Gak Jadi Menulis



4. Konsisten nulis
Minimal sehari satu halaman dan harus rutin. :)Insyaallah cara ini nggak akan memberatkan padatnya jadwalmu sebagai pelajar. Bisa dikerjakan sebelum tidur atau sesaat setelah bangun tidur. Jika kamu menulis satu halaman sehari, maka dalam waktu 3 bulan, akan terkumpul 90 halaman.

5. Jangan Pernah Puas
Minta teman-temanmu untuk baca dan mengikuti ceritamu. Kalau perlu, minta guru Bahasa Indonesiamu untuk membaca karyamu. Jangan lupa minta kritik dan saran, ya? Siapa tahu gurumu malah merekomendasikan novelmu ke penerbit yang dikenalnya. Sambil menyelam bisa minum air juga kaaan. ;)

Baca Juga : 6 Tips Sepele Buat Cari Ide

6. Teruslah Menulis dan Revisi :) 
Satu lagi hal yang penting, sebagai penulis, kita tidak boleh jual mahal, ya? Layani pembacamu dengan baik. Suguhkan karya terbaikmu untuk mereka. Jangan marah bila dapat kritik cabe. Lama-lama kamu pasti bisa menulis kisah yang sangaaaat hebat. Kritik itu seperti obat. :D


Kalau 6 cara di atas sudah kamu lakukan dan bukumu siap terbit, boleh banget dikirim ke penerbit. ^_^
Siapa tahu naskahmu bisa buat editornya jatuh cinta.

Baca Juga : 5 Tempat Asyik Buat Menulis

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Jangan sampai info penting ini hanya berhenti di kamu. ;)

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v





Share on Google Plus

About Anisa Ae

14 komentar:

  1. Hehe saya penulis pemula tapi gak pernah bisa bikin outline Mbak. Sebenarnya outline tetep ada yak di dalam kepala.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe .... tergantung gimana enaknya penulis. :D

      Delete
  2. Lihat nomor 6 ada kata revisi bukan kepikiran untuk mulai nulis novel malah kepikirannya skripsi :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayo, kelarin dulu skripsinya. :V

      Delete
  3. Makasih mb tipsnya..
    Hmm..mungkin krn tanpa outline..jdnya aku klo nulis sering berhenti di tengah. Bingung mo dibawa kmn..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Kebanyakan kasusnya seperti itu. :D

      Delete
  4. Aku juga udah buat outline mba sayangnya aku malas mengeksekusinya jadi mandeng dah rasanya susah lagi kalau udah berhenti lama menurutku dengan adanya outline memang membantu banget agar kita tahu arus ceritanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Soalnya kalau tanpa outline, biasanya cerita malah meluber ke mana2. :D

      Delete
  5. yang paling susah itu nomor 4 hehehe...

    ReplyDelete
  6. sepertinya memang saya butuh tips yang nomer satu, berhenti di bab 3 hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwkw, kalau aku suka berhenti di BAB 9. padahal kan udah mendekati ending. :'D

      Delete
  7. Googling tips menulis novek, eh ketemu tulisannya mbak anisa Ae. Tengkyuk mbak. Langsung tak simpen. Xixixi

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.