Review Novel Candy Floss Love

January 27, 2018





Anisa AE - Sebenarnya agak bingung juga sih, kenapa novel ini diberi judul Candy Floss Love, yang jika diartikan adalah Benang Kapas Cinta. Mungkin maksudnya gula kapas yang biasa dijumpai di pasar malam, ya? Awal baca judulnya, saya mengira jika novel ini menceritakan kisah cinta remaja yang sangat manis. Namun, perkiraan itu berubah ketika saya mengetahui jika di daerah sebelah barat sana, Candy Floss merupakan sebuah perumpaan yang berarti something impossible alias mustahil.
Novel ini menceritakan tentang Chika, gadis SMA yang sangat suka mengkhayal punya pacar bernama Prince, padahal jomblo. Kisah cinta khayalannya itu ditulis pada sebuah buku, yang kemudian tidak sengaja dibaca oleh Sheila, sahabat Chika yang sedang patah hati. Sheila merasa Chika sangat beruntung karena tidak pernah tersakiti oleh cinta yang tidak nyata. Sebaliknya, Chika pun diam-diam iri pada Sheila yang cantik dan banyak diincar laki-laki, sekaligus sebal karena sahabatnya itu tidak bisa move on dari sang mantan dan terkesan berlebihan setiap bersikap.

Sebuah kejadian membuat Chika mengetahui lelaki yang membuat Sheila mabuk kepayang. Adalah Nata, cowok sedingin es yang ternyata tidak mempercayai cinta akibat perceraian orang tuanya. Namun, masalah justru semakin rumit ketika Nata jatuh cinta pada Chika dan Sheila meminta Chika memanfaatkan situasi itu untuk balas dendam. Chika jadi terlibat dalam sebuah permainan yang tak diinginkan. Belum lagi soal kemunculan Kiara, mantan pacar Nata yang lain dan berusaha menolong Sheila dari cinta buta.

Chika pun terpaksa menerima cinta Nata. Namun, lambat laut keterpaksaan itu menumbuhkan benih cinta di hatinya. Di sisi lain, sikap Sheila padanya berubah. Sheila jadi lebih galak dan penuh curiga. Apalagi, saat itu Chika dekat dengan Kiara yang diam-diam sangat dibenci Sheila.





Mengingat ini adalah novel teenlit, tidak heran jika bahasa yang disuguhkan remaja banget. Perasaan seakan diaduk dengan sikap Chika yang tidak bisa menolak setiap permintaan Sheila. Konflik cinta dan sahabat memang kental, tapi tetap masih berpegang pada logika. Terlihat dari bagaimana Sheila yang terjebak dalam permainannya sendiri, sehingga benar-benar kehilangan orang yang disayangi. 

Pendirian tokoh Chika juga patut diacungi jempol dan layak dicontoh anak remaja. Cinta bukanlah segalanya. Pendidikan jauh lebih penting daripada pacar. Meski saat itu kisah asmara Chika tak seindah dalam cerita yang dikarang, ia tak goyah dan terus berusaha meraih beasiswa kuliah di Perancis yang menjadi impian.

Satu yang disayangkan dalam novel ini. Alurnya mengalir cepat, sehingga gambaran tiap adegan dirasa kurang detail. Namun, untungnya masih tertolong dengan gaya bahasa yang ringan, alur yang menjebak, dan penulisan tokoh yang kuat. Pesan moralnya pun dapat dan khas dengan yang dialami remaja zaman sekarang. Bahkan air mata pun menitik saat masa lalu orang tua Sheila dikupas.

Mau tahu lebih dalam kan? 

Baca saja novel Candy Floss Love. Tapi, risiko tanggung sendiri, ya, kalau selama baca, kamu bakal mewek, tertawa geli, bahkan marah-marah tidak jelas.



Candy Floss Love

Penulis : Meiga Lettucia
Penerbit : AE Publishing
Harga : Rp. 45.000
Jumlah Halaman : 200 hal


Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v

5 comments:

  1. Wah sampe marah-marah segala abis baca buku Candy Floss?? Bikin penasaran nih Nisa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, lanjut beli bukunya Mbak? :D

      Delete
  2. Replies
    1. Hihi, seru dong. Bisa diorder lho bukunya ^^

      Delete
  3. saya salah satu penyuka novel nih kaa annisa,, bila boleh saya pinjem novelnya gimana? hehehee.. jadi penasaran pengen baca novelnya kayanya rame jalan ceritanya

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.

Powered by Blogger.