20 Cara Agar Bukumu Laris di Pasaran






Anisa AE - Zaman sekrang ini jualan buku memang bisa dibilang gampang-gampang susah. Gampang dalam artian jika kita sudah punya nama atau sudah jadi penulis terkenal. Jual buku ya mudah, bahkan tanpa kesulitan promosi sudah banyak pesanan yang datang.

Nah, kebalikan dari penulis yang sudah mempunyai ‘nama’, bagi sebagian penulis yang newbie, menjual bukunya sendiri tidaklah semudah membeli buku di book store. Penulis newbie kebanyakan menerbitkan bukunya di penerbit indie. Nah, kalau penulis tidak pintar-pintar mempromosikan bukunya, maka tidak akan ada orang yang mau membeli buku kita.


Dikarenakan orang belum mengenal penulis dari buku, jadilah mereka ragu untuk membeli buku itu. Untuk penulis indie, harus pandai membranding diri yaa. Berikut ini akan saya bagikan tips agar buku laris di pasaran. Oke, kuy simak tipsnya samapai habis yaa.

1. Aktif di Sosmed

Zaman now semua serba online yaa. Mau beli apa pun atau jual apa pun memang paling mudah dilakukan secara online. Jadi, cobalah untuk aktif di sosial media. Rajin-rajinlah posting mengenai buku kalian.

Jangan lupakan jika orang sekarang ini suka bermain sosial media. Jadi sosmed adalah media promosi yang sangat mumpuni. Aplalagi sekarang instagram lagi naik daun. Coba deh lebih aktif di instagram, tak terkecuali facebook, twitter, dan sosial media lainnya.

2. Posting di Wattpad

Jangan lupakan jika zaman sekarang adalah eranya wattpad. Banyak sekali novel yang berasal dari Wattpad. Dan ya, pembaca Wattpad juga sangat banyak. Kalau kalian mau promosi di Wattpad, pasti akan lebih mudah dan cepat dalam penjualan buku.

Apalagi jika tadinya buku yang kalian terbitkan adalah cerita yang sudah dipublish di Wattpad, pasti pembaca cerita kalian akan sangat senang mengetahui jika bukunya sudah terbit. Cobalah untuk promosi dengan rajin, cara ini terbukti work.



3. Membuat quote cuplikan buku IG

Seperti yang saya bilang tadi. Aktiflah di akun sosial media kalian. Jangan hanya aktif dengan konten yang membosankan atau receh. Coba deh kalian buat instagram yang feednya berisi quotes cuplikan cerita dari buku yang kalian terbitkan. Jangan lupakan untuk pakai hastag yang berhubungan dengan buku dan quotes yaa.

Banyak sekarang yang menggunakan hastag untuk mencari sesuatu di instagram. Siapa tahu hastag yang kalian gunakan nyantol di salah satu atau banyak pengguna IG. Mereka akan melihat quotes kalian dan pastinya penasaran dong dengan asal muasal cuplikan quote tersebut dari buku mana. Siap-siap deh buku kalian akan dicari oleh banyak orang, bismillah. 

4. Share beberapa paragraf di FB

Sama seperti di IG yang mengharuskan kita untuk membuat quote cuplikan dari buku. Kalau di facebook, kita bisa membuat versi panjangnya, alias share cerita per paragraf. Jangan banyak-banyak sih, cuma per potongan paragraf gitu, nanti kalau mereka yang membaca cuplikan cerita penasaran, bisa kalian anjurkan untuk membeli bukunya, ehehe.




5. Buat cerita mengenai penulisan buku

Untuk selingan posting tentang cerita per paragraf. Coba deh share kegiatan kalian selama menulis buku itu. Bagaimana kalian menuliskannya, seberapa lama hingga bisa diterbitkan menjadi satu buku. Siapa tahu juga bisa menginspirasi orang lain dan mereka tertarik untuk membeli buku kalian.

6. Publikasikan di semua akun sosmed

Jangan lupakan poin pertama yang saya mengharuskan untuk aktif di sosial media yaa. Jangan lengah untuk mempromosikan buku kalian. Lakukan promosi setiap hari dan publikasikan di semua akun sosmed yang kalian miliki. Jangan pernah bosan, karena merek terkenal pun setiap hari juga memasang iklan untuk membranding produknya, ya kan?

Nah, jika buku sudah terbit, langsung deh ke tips selanjutnya.

7. Buat PO buku

Ini dilakukan ketika buku kalian masih dalam proses penerbitan yaaa. Lakukan PO dulu sebelum buku tersebut dicetak. Biasanya harga PO dibuat lebih rendah daripada harga normal buku. Orang akan tertarik untuk ikut PO dengan harga lebih rendah. Selain itu, saat PO, kita bisa memberi hadiah khusus untuk pemesan dalam masa PO. Cobalah cara ini ^^.



8. Buat launching buku

Kalau kalian ada sedikit modal, cobalah untuk launching buku. Tidak perlu besar-besaran. Mungkin bisa launching dengan komunitas atau sahabat dan teman-teman. Setidaknya kalian berusaha untuk mengenalkan buku kalian pada umum. 

Biayanya mahal? Gak juga kok, kita bisa menyewa tempat di salah satu lokasi yang agak luas. Bisa juga di perpuskaan, toko buku, cafe, atau yang lain. Untuk di cafe sih biasanya hanya dikenakan biaya untuk makan dan minumnya. Jika di toko buku atau perpustakaan, bisa mencari yang free juga. 

Dulu sih saya sempat bikin launching buku di salah satu toko buku. Nah kebetulan untuk tempatnya, free. Saya hanya membeli snack buat para peserta. Pemateri juga alhamdulillah free, hanya bayar dikit buat MC yang ternyata teman sendiri. Pokoknya ngirit banget, habisnya gak sampe 300k.



9. Buat paket penjualan buku

Jika kalian mempunyai buku yang sudah diterbitkan lebih dari satu, cobalah untuk membuat paket penjualan buku. Misalkan dulunya kalian sudah menerbitkan buku yang cukup laris manis. Ketika kalian menerbitkan buku baru, coba deh gabungkan buku baru tersebut satu paket dengan buku kalian yang terdahulu.

Tidak hanya itu, bisa juga melakukan kolaborasi dengan penulis lain untuk saling menjual buku per paket dengan harga lebih murah. Pastinya kalian mempunyai pasar pembaca yang berbeda. Cara ini bisa sangat membantu lho. Siapa tahu mereka tertarik untuk membeli satu paket buku ini, karena mereka dulunya sudah lebih dulu mengenal buku kalian. Jadi buku baru kalian bakalan ikut ngeksis dengan buku lama .




Saya sering melakukan ini untuk menggabungkan beberapa judul buku yang diterbitkan oleh AE Publishing, khususnya untuk buku yang diterbitkan secara gratis.


10. Beri hadiah

Hari gini siapa yang gak sukah dapat hadiah, ya kan? Maksud saya memberi hadiah ini bukan dalam konteks ulang tahun atau pernikahan, yaelah jauh. Hadiah ini diberikan secara free sebagai penarik minat konsumen untuk membeli buku kalian.

Kalian bisa memberikan hadiah kecil-kecilan seperti gantungan kunci atau tote bag jika ada yang membeli buku kalian. Biasanya ini mampu untuk menarik minat pembeli lho. Hampir sama dengan PO sih, tapi hal ini bisa dilakukan sewaktu-waktu untuk menghabiskan stok buku kalian yang ready.

11. Gunakan jasa bookstagram

Selain promosi buku sendiri di akun sosmed pribadi, cobalah untuk promosi dengan menggunakan jasa bookstagram. Ya, kita bisa meminta selebgram buku (bookstagram) untuk mempromosikan buku kita.

Biasanya tidak dilakukan secara gratis sih, mengingat followers bookstagram itu biasanya banyak. Pasti mereka akan menentukan sistem endorse atau paid promote. Kalau endorse, biasanya kita cukup memberi si bookstagram buku yang akan dipromosikan di akun instagramnya secara gratis. Klaau paid promote, biasanya kita harus memberi fee untuk sekali posting buku di akun instagram si bookstagram, sesuai dengan tarif yang ditentukan. Ya modal dikitlah, untuk sukses itu butuh usaha, ehe.

12. Kerjasama dengan blogger
Sudah zamannya blogger lho sekarang. Karena tulisan para blogger di blog mereka akan lebih terasa hidup. Tidak hanya itu, promosi buku kalian bisa tayang selama unlimited selama blog tersebut masih aktif. Biasanya penulis mengirim buku terbit untuk diulas oleh si blogger tersebut. 

Hampir sama dengan bookstagram, kalau di blog, ulasan bisa lebih banyak dengan foto yang juga banyak. Biasanya ada fee tambahan untuk menuliskan ulasan soal buku kalian. Nah, jika susah mencari blogger untuk membantu kerjasama, bisa hubungi saya. Saya punya banyak teman yang siap membantu promosi buku kalian lho.

13. Give away

Salah satu yang didemeni masyarakat tak terkecuali saya adalah ikutan give away. Ya, kalau kalian pingin lebih dikenal orang, pingin buku kalian banyak yang tahu. Ini adalah tips yang perlu dipraktikkan.

Buat give away dengan hadiah buku kalian. Pasti bakalan banyak yang ikutan deh, secara gratisan siapa yang gak mupeng. Nah, saat give away, kalian bisa kasih syarat-syarat yang bia menguntungkan penjualan buku kalian. Misalkan, wajib follow akun intagram kalian, harus share give away ke akun sosmed masing-masing, dan jangan lupakan kasih syarat kenapa mereka pingin ikutan give away, lalu suruh untuk tag teman-temannya biar ikutan give away.

Gimana? Itu taktik promosi secara jitu kan? Dengan tidak langsung, banyak yang akan tahu buku kalian lewat give away ini. Jangan lupa ajak kerjasama orang lain yang sekiranya bisa membantu. Misanya blogger atau instagramer. Saya sering melakukan GA di instagram pribadi @anisabooks  untuk membantu penulis AE dalam berpromosi.



14. Buat resensi buku

Setelah buku kalian terbit, selain gencar-gencar dalam promosi, usahakan untuk membuat resensi buku. Orang bisa saja tertarik untuk membeli buku setelah membaca resensi dari buku tersebut.
Resensi bisa kalian tulis sendiri di akun pribadi sosmed atau bisa dipublish di blog juga. Kalau ada teman yang mau bikin resensi juga bisa menguntungkan. Biasanya kalian cukup kasih satu eks buku pada teman, gantinya dia bisa menuliskan resensi bukunya. Feedback gitu lho, hehe.

Nah, untuk resensi ini juga, bisa minta bantuan teman untuk mengirim ke media cetak atau online. Kebetulan saya ada juga blog sastraindonesia.org yang menerima resensi buku, jadi kalian bisa mengirim resensi ke sana. Pasti dimuat kok selama tulisannya tidak banyak typ, hehe.

15. Open reseller

Selain berjualan buku sendiri, kalian bisa tuh open reseller. Ada yang belum tahu apa itu reseller kah? Reseller ini adalah orang yang menjualkan buku kita pakai nama orang itu. Biasanya, reseller akan mendapat harga khusus dari kita, misal ada diskon berapa persen untuk reseller. Karena nantinya si reseller juga akan menjual kembali buku itu kan. Prinsipnya biar sama-sama untung, gitu lho.

Coba bayangkan jika kita punya banyak reseller, pasti penjualan bukunya juga akan makin bagus. Terjual ratusan eks pun bukan mimpi deh. Kalau tidak tahu harus menghubungi siapa, bisa langsung kepoin toko buku atau online shop yang berjualan buku di sosmed.




16. Posting di marketplace

Cara yang satu ini sepertinya jarang dilakukan oleh beberapa orang ya. Berjualan di marketplace patut untuk dicoba lho. Sekarang ini banyak market place besar yang menjadi serbuan masyarakat dalam membeli berbagai kebutuhan, tak terkecuali buku.

Banyak keuntungan yang bisa kalian peroleh jika menjual buku di marketplace, saya sudah menuliskan beberapa manfaat yang akan didapatkan pembeli jika membeli barang di marketplace. Jadi, pembeli bakal lebih tertarik buat membeli bukumu di marketplace. Jangan lupa beri gambar yang bagus di sana.



17. Ikut komunitas menulis

Sebagai seorang penulis, maka banyak-banyaklah bergabung dengan komunitas menulis. Selain untuk belajar dan menambah pengetahuan seputar menulis, kalian juga bisa mempromosikan buku ke sesama penulis. Biasanya, ada acara khusus untuk komunitas-komunitas menulis seperti ini. Salah satunya yang ada di Malang adalah Malang Menulis.



18. PDKT taman baca

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mempromosikan buku adalah dengan PDKT atau pendekatan dengan taman baca. Siapa tahu saja, taman bacaan tersebut tertarik dengan buku kalian dan ingin membeli beberapa eks untuk koleksi taman bacaannya.

Misalkan saja taman baca membeli 10 eks untuk koleksi, jika kalian PDKT dengan banyak taman baca, bisa dikalikan saja berapa buku yang akan terjual. Yuhuu, laris manis ^^. Alhamdulillah banget kan ya ....

19. Tawari teman dan sahabat

Salah satu yang bisa dilakukan untuk mempromosikan buku adalah menawarkan pada teman dan sahabat terdekat. Kalau kalian meras penulis indie dan belum banyak dikenal oleh orang, sebaiknya jual buku pada orang yang mengenal kalian. Dijual kepada keluarga juga bagus banget kok.

Sahabat dan teman tentu akan tertarik dengan karya kalian. Mereka juga bisa menjadi media untuk membranding diri lho. Siapa tahu nanti teman kalian akan ikut mempromosikan buku yang dibelinya pada teman-temannya yang lain. Itung-itung promosi gratislah, misalkan saja dia upload buku kalian di akun sosmednya gitu.

20. Banyak Berdoa

Sudah melakukan banyak hal di atas? Langkah selanjutnya juga banyak-banyak berdoa agar buku terjual banyak, makin laris, terkenal, bahkan sampai dibaca oleh pihak TV agar difilmkan. Aamiin ....
Tapi ingat, doanya yang sering, jangan hanya pas pingin buku laris. Hihihi. Doa yang terbaik untuk masa depan kita semua. 

Oke, sepertinya banyak sekali cara yang bisa saya bagikan pada kalian untuk membuat buku kalian laris manis di pasaran. Kalau selama ini hanya mengandalkan penerbit untuk mempromosikan buku kalian, cobalah untuk berubah. Karena penerbit indie itu tidak hanya fokus untuk mempromosikan satu buku saja, tapi banyak buku yang diterbitkan. Apalagi jika penerbit indie hanya membantu menjual via online, tidak sampai ke toko buku di seluruh Indonesia. Jangankan yang indie, yang mayor pun penulis masih wajib untuk ikut mempromosikan bukunya. 

Promosi sendiri lebih menguntungkan ketimbang mengandalkan penjualan dari penerbit. Lagian kalau kalian promosi sendiri, keuntungan lebih berkali lipat, bukan? Apalagi biasanya ada harga khusus penulis yang bisa dimanfaatkan dengan baik.

Semoga tips ini bisa membantu kalian semua yaa ^^. Selamat berjuang, semoga sukses penjualan bukunya ya ....




Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v

78 comments:

  1. Salah satu cita-cita saya adalah menjadi seorang penulis. Tapi entah kapan terwujudnya.

    Saya baru tahu nih ada AE Publishing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dimulai dari sekarang, Mbak. Bismillah .... :D

      Delete
    2. bebas mba, sesuai dengan yang mba sukain aja hhe, menulis dari hal yang disuka lebih joss

      Delete
  2. Ya Allah. Itu ada tertulis di atas. Owner AE publishing. Kok selama ini terlewatkan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe ... terbitkan buku di AE Publishing yuk, Mbak?

      Delete
  3. Saya belum punya karya buku. Gimana dong.?

    Help please...

    ReplyDelete
  4. Sebenernya ada tips no 0 mbak. Bikin buku dulu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dimulai dari nulis di kertas biasa. :v

      Delete
  5. Keren tipsnya, Mbak. Harus dicoba buat buku antologiku nanti. Hihi...

    ReplyDelete
  6. Waaaaahhhhh

    Sangat berfaedah. Sebagai orang yang juga lagi progress nulis buku sendiri aku wajib banget nih hapal cara-cara inii. beberapa poin sudah ada dalam rencana ku sih, tapi beberapa poin lainnya sama sekali nggak kepikirannn!

    Thank you mbaaaaaaa

    Success for your books and my upcoming books!
    hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ... :D Sama-sama. Semoga bermanfaat.

      Delete
  7. wah keren tipsnya, semoga menjadi terkenal dan sukses ya

    ReplyDelete
  8. sekarang banyak penulis memanfaatkan media sosial dan wattpad aku rasa yg paling banyak kak

    ReplyDelete
  9. mksh tipsnya mbak...sangat bermanfaat nanti kalau bikin buku ^^

    ReplyDelete
  10. Mba.. Aku mau tanya2 donk soal penerbitan di AE publishing, boleh info aku nomer wa nya gak,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh kok, ini nomor WA AE Publishing 0851 0341 4877. Ada website resmi AE Publishing juga kok, jika mau berkunjung ^^.

      Delete
  11. waah promosi bukunya gencar ...jobs dari mana nih..? bagi ke saya dong..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukunya AE Publishing dong, kan saya owner AE Publishing. Hehehe.

      Delete
  12. mbak AE sekarang nyambi panelis Ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penulis juga owner penerbit AE Publishing. ^^

      Delete
  13. Wah telat baca tipsnya. Buku pertama saya terbit 2016 lalu. Tips yang pernah saya lakukan adalah point 20 wkwkwkwk....

    ReplyDelete
  14. Iya bener..kasih bonus hadiah. Suka aku.. nggak cuma anak2 yang suka dibonusi hadiah..ibu2 pun suka.

    Btw, klo ngajakin kerjasama blogger..aku dicolek ya mba..������

    ReplyDelete
  15. Lengkap sekali ya tips nya mulai dr awal sekali sampai akhir semua nya detail.
    Btw mbak admin kapan nih kasih give away? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, give away ada di Instagram biasanya. Cuss lah ke Instagram.

      Delete
  16. Launcing dan memberikan hadiah itu yang lebih saya sukai.
    Nah itulah repotnya jadi penulis indi, sudah nulis disuruh jadi pemasaran pula. Betapa repotnya. Terus jika tidak laku, penulis tidak dapat komusi alias beramal.
    Perbanyak berdoa sajalah biar tidak putus semangat menulis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus semangat dong. Sukses butuh perjuangan, kan? Ehehe.

      Delete
  17. sudah tahu caranya semoga besok saya bisa membuat buku dan terbit

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju.. harus sering2 bersosialisasi dan mensosialisasikan buku melalui sosmed2... menciptakan kepopuleran melalui potongan tulisan yg mebuat pembacanya penasaran. biar orang tak segan untuk beli

      Delete
  18. Wah aku baru tau, ternyata menulis buku bukan sekedar menulis ya, harus berani 'menjual' juga. Salut sama penulis buku :)

    ReplyDelete
  19. Wah tipsnya bermanfaat mbak Nis, salah satu yg bikin pengin beli klo lihat quote2 sebuah bukuuu....

    ReplyDelete
  20. wah, ini penting banget untuk buku baru aku, ma kasih mak infohnya

    ReplyDelete
  21. ini juga berlaku buat promosing buku2 anak kan ya

    ReplyDelete
  22. Iya, zaman sekarang emang membantu banget media sosial untuk promosi. Namun, nggak mesti semua media sosial kalau menurut saya, sih. Kadang, kan, pengikut di tiap medsos beda-beda tujuannya. Pengikut saya di Instagram misalnya, kebanyakan lebih suka lihat gambarnya aja dan suka males baca caption. Terus saya simpulin kalo promosi di Instagram buat saya kurang efektif. Lebih banyak yang minat di Twitter kalo urusan tulis-menulis. Dan, lebih enak di blog karena target pasar saya jelas banget.

    Tapi dari semua cara agar buku laris, itu tergantung konten bukunya juga. Kalau isinya nggak bagus, promosi-promosi segala macam tentu nggak ada pengaruhnya~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan tergantung penulisnya juga, lebih aktif di mana. :)

      Delete
  23. langkah yang komplet, kalo dipraktekin pasti bukunya laris manis, sosmed jaman sekarang sangat efektif untuk publikasi. top

    ReplyDelete
  24. Tulisan yang sangat bagus mbak Anis. Meskipun mbak Anis penerbit tapi nggak pelit berbagi tips untuk melariskan buku. Saling berbagi ilmu bisa membuka pintu rejeki ya mbak, aamiin..

    Tipsnya sangat berguna bagi yang ingin menulis dan memasarkan bukunya. Saya juga bisa belajar trik pemasaran secara umum, hehe..

    Tapi.., saya kok nggak pernah kebagian GA nya mbak Anis yaa, huhu..

    Sukses selalu ya mbak, dan tetap menginspirasi :)

    ReplyDelete
  25. setelah selesai kuliah saya g pernah lagi yg namanya beli buku..
    dulu beli buku mulu.. full lemari.. suka baca soalnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah sayang banget, banyak buku bagus lho. Hehe.

      Delete
    2. hehe.. g sempet bacanya mbak..
      pulang kerja kadang dibuat nge-blog.. itu aja senin kamis nge-blognya.. biasanya pulang kerja..capek.. nonton film bentar.. tepar.. :D

      Delete
  26. Poin kedua itu yang sekarang banyak dilakukan penulis ya mba, tapi dulu sebelum banyak yang melakukan, aku tau zarry hendrik yang banyak memposting quote dari (maupun cikal bakal) bukunya

    ReplyDelete
  27. Mantap banget tipsnya Mbk patut diikuti

    ReplyDelete
  28. kalau saya sih lebih mengoptimalkan aktif di sosmed mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga, harus aktif di sosmed. Karena sekarang zamannya jualan online.

      Delete
  29. Makasiih banyak mbaak anis buat tipsnya. Bermanfaat sekali :D

    ReplyDelete
  30. Beberapa kali aku tertarik beli buku dari pengarang newbie itu karena dia aktif promosiin bukunya di sosmed :) . Memang itu ptg banget sih. Dan sbnrnya sarana promosi paling murah utk newbie ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyup betul, emang penting banget. Soalnya penulis newbie belum banyak yang kenal, jadi harus sering mempromosikan diri juga.

      Delete
  31. Sangat bermanfaat sekali tipsnya.. Makasi mba, jadi semangat mau belajar nulis. hehe.. Salam kenal ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, sama-sama. Salam kenal juga ^^.

      Delete
  32. Intinya penulis harus aktif mempromosikan karyanya sendiri, tidak menunggu buku itu dijemput pembaca. Tips-tipsnya keren. Beberapa sudah saya praktekkan. Dan Memang aktif di medsos adalah faktor paling banyak yang mempengaruhi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah kalau bermanfaat. Memamng harus aktif di sosmed yaa. ^^

      Delete
  33. Semenjak pajak buku membahenol dan ga manusiawi saya udah males mba nulis buku, entah kapan lagi bisa nulis. Mending jadi blogger tulisan cepet sampe ke pembaca :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, kalau gitu semangat ngeblog terus yaa.

      Delete
  34. makasih banyak tipsnya, siap praktekin, ada beberapa yg belum pernah nyoba hehehe

    ReplyDelete
  35. Mesti dibookmark bgt nih postingannya. Buat kalo ntar punya buku lg 😁

    ReplyDelete
  36. wih mantep lengkap banget mbak.. kebetulan mau nyoba bikin buku dulu hehe

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.