Theme images by dino4. Powered by Blogger.

ARTIKEL

Featured post

Kumparan Solusi Mudah Baca Berita Terpercaya

Anisa AE - Di era milenial, hampir semua orang bergantung dengan yang namanya smartphone. Dari anak-anak hingga orang dewasa, me...

TIPS

LIFESTYLE

TRAVELING

KISAHKU

KULINER

INFO

» » Registrasi Ulang Kartu SIM Untuk Keamanan Transfer Pulsa





sumber:lampost.co
Anisa AE - Untuk menghindari khasus penipuan online yang marak beberapa tahun ini. Pemerintah banyak melakukan kebijakan-kebijakan dalam upaya mengurangi kejahatan ini. Salah satu upaya pememerintah baru-baru ini adalah kebijakan untuk melakukan regristrasi kartu SIM ulang.

Kebijakan pemerintah untuk melakukan registrasi ulang kartu SIM menuai banyak kontroversi. Ada yang mendukung, namun tak sedikit pula yang merasa keberatan karena harus mendaftarkan ulang nomor ponsel mereka lengkap dengan NIK.

Sebenarnya pendaftaran ulang kartu SIM ini terbilang lebih banyak manfaatnya. Meskipun sedikit ribet harus menyertakan NIK lengkap, tapi itu juga demi kebaikan pengguna kartu SIM di Indonesia.

Apalagi jika orang tersebut masih tergolong awam yang tidak terlalu paham dengan dunia gadget dan internet. Jika sudah dihadapkan dengan kejahatan seperti SMS meminta pulsa yang mengatasnamakan keluarga, pasti orang tersebut akan percaya begitu saja dengan si penipu.

Untuk itulah jika dipahami lebih dalam, pendaftaran ulang kartu SIM ini memberikan lebih banyak manfaat untuk pengguna telepon seluler di Indonesia. Salah satunya adalah mengurangi angka penipuan berkedok transfer pulsa.

Modus penipuan pulsa dengan metode transfer ini bukan hal yang baru di Indonesia. Korbannya pun sudah tidak bisa lagi dihitung dengan jari, karena saking banyaknya orang yang tertipu modus seperti ini. Mulai dari yang mengaku teman lama, keluarga sakit atau masuk penjara, dan banyak alasan lainnya yang membuat banyak orang terperangkap dalam tipuan dan mentransfer sejumlah pulsa.
sumber:brilio.net

Saya sering banget mendapat SMS seperti ini. Tapi saya sudah jelas tahu jika ini adalah ulah penipu gadungan yang gak modal dan pingin banget dapat pulsa. Saya masih belum tahu jelas apa motiv mereka nipu dengan SMS random ke nomer-nomer tertentu. Dulu, saya pun ternah ditelpon oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan telegram. Dia meminta kode yang masuk ke dalam hape saya. Untungnya saya sudah kebiasaan merekam tiap panggilan telepon yang masuk. Akhirnya dia terciduk juga, hehehe. Selengkapnya tentang percakapan kami, bisa lihat di youtube di bawah.



Padahal SMS itu kan juga bayar, gak gratis. Sayang banget kalau dibuat nipu. Iya kalau yang ditipu masih belum faham dan mau aja ditipu. Kalau berani nipu saya sih malah aku balesin aja gitu. Dulu ada yang SMS minta pulsa katanya bapak saya dan lagi ada di kantor polisi. Lalu saya jawab saja, ‘kalau mau nipu, ntar saya laporin bapak saya lho, bapak saya polisi soalnya.’ Hahaha.

Saking tenarnya metode penipuan ini, sampai ada guyonan mama dan papa minta pulsa. Banyak meme dan parody yang mengusung tema penipuan SMS ini. Dan sayangnya, masih banyak pula orang yang tertipu metode seperti ini, meski sudah banyak korban berjatuhan dan peringatan yang diberikan oleh pemerintah serta operator.

Hal ini dikarenakan kurangnya keamanan SIM Seluler yang beredar di Indonesia. Tapi itu dulu ya. Sekarang di Indonesia sudah ada kebijakan baru, jadi gak bisa seenaknya makai atau gonta-ganti kartu SIM.

Daftarnya pun harus sesuai ID KTP, jadi yang mau nipu kalah telak deh. Sekarang pakai kartu satu kali seumur hidup, gak bisa kayak teroris yang ganta-ganti nomer HP. Tentu imbasnya bagi orang awam yang seing ketipu juga baik dong, lebih aman karena kejahatan berkedok minta transfer pulsa sudah tidak bisa dilakukan lagi.

Jadi dengan mendaftarkan ulang kartu SIM akan mengurangi kemungkinan pelaku penipuan untuk menggunakan nomor mereka sebagai sarana kejahatan. Karena untuk mengaktifkan kartu, semua orang harus mendaftarkannya sesuai dengan NIK juga ID Ktp yang nantinya bisa dilacak oleh pihak berwajib jika memang terjadi kejahatan.


Data pemilik kartu, berapapun yang dimiliki, semua tercatat di database pemerintah. Dan data ini aman, tidak akan dibuka jika tanpa permintaan dari pihak berwajib atas kasus tertentu.
Jika suatu hari ada penipuan dengan modus transfer pulsa, kamu bisa dengan mudah melaporkan nomor yang meminta transfer dan kasusnya akan lebih mudah ditangani. Siap-siap dicyduk polisi kalau berani nipuin orang pakai acara minta pulsa segala. Penipu malas kerja gini nih, kerja dong woi masak nipu terus, gak capek ya?

Selain menjaga diri lewat registrasi ulang kartu SIM, juga ada cara lain untuk menghindari penipuan dengan metode ini. Yaitu dengan memahami cara transfer pulsa Indosat dengan benar.




sumber:detik.com

  • Ada Batasan Usia Kartu
Indosat memberikan syarat berupa batasan usia kartu untuk bisa melakukan transfer pulsa. Hanya kartu yang sudah dipakai selama lebih dari 181 hari yang bisa melakukan dan menerima transfer pulsa Indosat. Jika kurang dari itu, maka transaksi akan gagal.

Hal ini menjadi salah satu filter dari Indosat agar tidak terjadi penipuan dengan metode transfer pulsa. Biasanya para penipu menggunakan nomor baru yang kemudian dibuang setelah masa berlaku habis.

Namun dengan syarat ini, kartu pemberi dan penerima harus sama-sama aktif selama masa 181 hari. Rentang yang cukup lama dan bisa jadi bakal bikin malas penipu untuk melakukan aksinya dengan kartu Indosat.

Yang saya suka dari Indosat ini nih. Inovasinya selalu menguntungkan pihak penggunanya. Jadi lebih merasa safe aja ya kalau pakai Indosat ini. Apalagi jaringannya juga sudah 4G, jadi makin betah deh saya pakai Indosat.

  • Token
Selain itu, untuk melakukan transfer pulsa Indosat kamu juga perlu token. Dengan angka khusus yang hanya diberikan kepada pengirim, kamu nggak akan mengalami pulsa tersedot secara otomatis ketika melakukan transfer, karena harus memasukkan angka token yang diberikan oleh Indosat untuk verfikasi transaksi.

Cara Transfer Pulsa Indosat yang Baik dan Benar

Langkah mudahnya adalah dengan mengirim SMS ke 151 dengan format seperti berikut ini:
Transferpulsa(spasi) No Ponsel Tujuan (spasi) Nominal Pulsa

Kemudian ikuti petunjuk selanjutnya dan lakukan konfirmasi pengiriman sesuai dengan token yang diberikan Indosat. Setelah itu lanjutkan dengan mengirim SMS dengan format: OK (token) dan kirim ke 151 dan tunggu SMS konfirmasi balasan.

Jangan lupa untuk selalu cek nomor tujuan penerima transfer pulsa. Hanya lakukan transaksi jika sudah yakin kepada nomor yang dimaksud adalah milik dari orang yang kamu kenal, bukan malah tertipu.


Seperti kita ketahui bersama, kemudahan untuk membeli pulsa dewasa ini sudah bisa hanya dengan sentuhan jari. Membeli pulsa di Traveloka misalnya, hanya tinggal masukkan nomor telepon, kamu bisa membeli pulsa dan paket data Indosat melalui smartphone yang kamu miliki. Pembayaran transaksi pembelian pulsa di Traveloka juga bisa dilakukan dengan transfer. Jadi, memiliki pulsa yang banyak sudah menjadi hal wajar apalagi bisa mendapatkannya dalam waktu yang instan.

Jadi sekarang Traveloka bukan hanya bisa untuk memesan tiket pesawat dan hotel saja, tetapi juga bisa untuk mengisi pulsa HP. Wih makin lengkap ya fitur dari Traveloka, apalagi cara pembelian pulsanya juga cukup mudah. Bisa dilakukan melalui aplikasi Traveloka yang bisa kamu unduh di playstore.

Kalian sudah melakukan regristrasi ulang kartu SIM belum? Kalau belum, buru didaftarkan ulang. Karena nomor yang belum didaftarkan ulang sesuai NIK akan diblokir oleh pemerintah. Bisa juga langsung mendatangi galeri yang sesuai dengan sim card yang kita gunakan.

Kalau saya sih sudah, hehe. Lagian juga mudah kok cara mendaftarkan ulang nomornya. ^^




Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

28 komentar:

  1. aq baru selesai registrasi ulang nomor, tp baru 1, yang satunya belum, males banget padahal cuma sebentar aja yah.. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cepat diregristrasi, nanti keburu diblokir, hehe.

      Delete
  2. Wah jadi ingat saya belum daftar ulang padahal sudah berulang-ulang diperingatkan, batas akhir 28 Feb 2018 ini kan ya mbak. Tadinya saya juga ragu, emang beneran ya harus daftar ulang segala? Tapi kalau manfaatnya penting iya deh ntar pulang kerja saya cus daftar ulang, karena harus pakai nomor KK juga kan?

    Saya juga pakai Indosat Im3 mbak, dan sering minta transfer pulsa dari suami karena sama-sama pengguna Im3, hehe..

    Dan SMS yang minta pulsa juga sering sekali dapat tapi saya acuhkan, nggak saya jawab karena SMS makan pulsa, eman-eman. Sering juga dapat SMS dapat undian dari bank apa gitu, padahal bukan nasabahnya, dan dapatnya juga puluhan juta rupiah.. aneh bin ajaib yaa.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cepat diregristrasi Mbak, biar aman nomornya. ^^

      Delete
  3. Alhamdulillah saya udah registrasi semua nomor yg saya pakai😃😃

    ReplyDelete
  4. Hahhah ngeri banget banget kalau sampai ketipu ya, makasih infonya Mbk

    ReplyDelete
  5. aku bingung kenapa ada sim yang ga bisa didaftarin ya, mba nisa? trus gimana itu solusinya, apalagi udah deket akhir bulan, batas pendaftaran ulang sim cardnya.:(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai cara di atas itu Mbak, pakai sim card apa?

      Delete
  6. Ini yang saya tunggu-tunggu.
    Mau tahu temen-temen udah registrasi ulang atau belum. Saya belum, mba. Padahal sisa hari ini sama besok. Sudah dapat SMS peringatan awas kartu diblokir juga kemarin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh Mbak Ima cepat didaftarin yaa, sayang kan nomornya kalau diblokir.

      Delete
  7. kadang pas maukin no KK gak bisa harus ke dispenduk dulu mbak, huhu
    benar harus segera ini untuk kenyamanan kita juga
    apalagi bisanya habis registrasi dapet bonusan paket dan nelpon
    kan lumayan hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, iya betul dapat bonus. Lebih enak dong ya.

      Delete
  8. Saya sudah registrasi Tuh mbakyu, bahkan dari kartu yang sebelumnya masih 3G sekarang ke 4G langsung ke grapari

    ReplyDelete
  9. Tapi ke anehan terjadi, kartu yang di registrasi sesuai ID KK tidak bisa diterima padahal nomer ID sudah sesuai,,,

    ReplyDelete
  10. Petugas operator pun tak bisa berbuat banyak, dia bilang saya disuruh ke dinas kependudukan untuk mengkonfirmasi kebenaran KK saya... Saya bantah dengan tegas, ini mau registrasi kartu atau mau daftar KTP sih kok pake ke DUKCAPIL segala

    ReplyDelete
  11. Ribet amat tuh operator telkomsel, disuruh registrasi,

    Giliran di registrasi malah meter meter, ah bodoh amat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin pas pendaftaran tidak menggunakan identitas yang sama? Jadi sulit kalau mau daftar ualang.

      Delete
  12. Hanya kartu yang sudah dipakai selama lebih dari 181 hari yang bisa melakukan dan menerima transfer pulsa Indosat

    Ooh gitu, yaa. Kudet sayah. Baru tahu. Andai semuanya menerapkan yang kayak gini ya.

    BTW, saya ngekek baca isi kalimat di gambar yg SMS bapak minta pulsa itu ahaha.

    ReplyDelete
  13. wah baru inget belum sempat regis nih

    ReplyDelete
  14. LOL tercyduk hahaha.. btw aku udah registrasi dari bulan desember kemarin sekeluarha, biar makin aman dan beres, aku urus langsung ke grapari dan ooredoo nya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah tambah aman Mbak kalau langsung ke graparinya hehe.

      Delete
  15. alhamdulilah kak annisa aku udah daftar dan registrasi kartu 22nya.. semoga udah registrasi jadi aman ya kak annisa.. thanks ilmunya kak

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.