Anisa AE - Kita semua mungkin sudah tahu apa itu kue putri salju. Jajanan khas yang biasa ada, bahkan wajib ada, pada saat hari raya ini, merupakan salah satu makanan yang sudah dikenal luas oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang suku, agama, ras dan antargolongan.

Namun, tidak semua orang mungkin menyadari bahwa kue putri salju sendiri telah mengalami cukup banyak adaptasi, penyesuaian bahkan variasi dalam bahan, sehingga ketika seseorang memakan kue salju di satu tempat bisa jadi akan berbeda rasa dan sensasinya dibandingkan ketika seseorang memakan kue salju dari tempat yang lain. Seperti apa perbedaanya? Mari kita simak dari sisi pembahasan resepnya.


Kue putri salju sendiri pada awalnya bukanlah berasal dari Indonesia, menurut sebagian literatur, kue ini berasal dari Eropa. Warna putih yang tampak pada kue ini pada asalnya terbuat dari bahan gula vanila, hanya saja karena di Indonesia sedikit sulit untuk mencari bahan tersebut, maka gula vanila ini diganti dengan gula halus atau gula bubuk.
Pada resep kue salju klasik, adonan kue selain terdiri dari tepung, telur dan mentega, juga menggunakan keju untuk menghasilkan rasa gurih pada kue. Sedangkan hari ini, kue putri salju bisa terdiri dari berbagai macam bahan sesuai dengan selera atau jenis yang dingin dibuat. Seperti misalnya, dengan menambahkan kacang almond bubuk pada adonan, selain untuk mendapatkan rasa gurih, menambahkan kacang almond bubuk pada adonan kue juga bisa memberikan “sensasi lumer” karena adonan kue tidak akan terlalu padat, dibandingkan jika hanya menggunakan tepung sebagai bahan untuk membuatnya. 

Selain mendapatkan tekstur kue yang berbeda, menambahkan kacang almond bubuk juga dapat memberikan sensasi aroma bau almond yang wangi, berbeda daripada jika hanya menggunakan tepung.

Namun bukan berarti resep ini sempurna, bagi yang sering memasak atau membuat kue mungkin akan mengerti, bahwa kacang almond merupakan salah satu bahan makanan yang harganya tidak murah. Selain itu, kacang almond juga belum tentu ada pada setiap musim ditambah lagi bahan ini kebanyakan hanya bisa didapatkan dengan cara impor. 

Sehingga, sebagian orang mengakali kondisi ini dengan mengganti kacang almond bubuk dengan kacang tanah bubuk. Kacang tanah relatif lebih mudah didapatkan di pasar dan pusat perbelanjaan serta memiliki harga yang lebih murah daripada kacang almond. Tentunya dengan konsekuensi jika menggunakan kacang tanah, jelas akan menghasilkan kue dengan rasa dan sensasi yang berbeda.

Baca juga: SPESIFIKASI HP OPPO A71 YANG AKAN MEMIKAT HATI KALIAN

Selain menggunakan bahan tambahan seperti kacang, kue putri salju hari ini juga ada yang menggunakan bahan tambahan seperti misalnya essence dan pewarna. Salah satu contohnya adalah kue putri salju pandan. Kue putri salju pandan memiliki warna kue yang berbeda dengan kue putri salju biasa. Hal ini karena pengaruh dari pewarna makanan yang ditambahkan. Selain itu, essence pandan yang diberikan juga akan memberikan cita rasa dan wangi daun pandan yang khas. 





Sebagian orang sangat menggemari kue-kue dan roti yang memiliki rasa pandan, dibandingkan dengan rasa vanila atau coklat. Hal inilah yang bisa jadi menyebabkan kue ini pun memiliki variasi rasa pandan.

Tidak berhenti sampai situ, kue ini juga masih mengalami variasi resep lagi dengan menggunakan bahan yang tidak biasa. Seperti misalnya kue putri salju rasa jeruk dan kue putri salju isi. Untuk kue putri salju jeruk, dibuat dengan menambahkan jeruk lemon pada adonan dan adonan kue yang sudah jadi nantinya akan ditaburi juga dengan gula jeruk jika tersedia. Sedangkan untuk kue putri salju isi, dapat divariasikan isinya sesuai dengan selera, seperti misalnya isi coklat, kismis atau yang lain.

Baca juga: FASHION WANITA YANG AKAN POPULER DI TAHUN 2018

Memang seiring dengan berkembangnya zaman, variasa makanan juga ikut berkembang. Salah satu putri salju ini. Kue kering berwarna putih seperti salju ini dari dulu selalu ada di meja saya ketika hari lebaran. Saya juga baru tahu jika Putri Salju itu ada banyak varian seperti yang saya sebutkan di atas.
Varian rasa dan rasa kekinian banget. Jadi buat yang bosan dengan rasa putrid salju itu-itu saja, sekarang bisa coba rasa lain yaa. Hehe.

Berbagai macam variasi dari kue putri salju ini, selain dapat dicoba sendiri, juga dapat didapatkan di Bukalapak. Bukalapak menyediakan berbagai jenis kue dengan berbagai varian rasa dan bentuk yang semuanya dapat dipesan dari mana saja dan kapan saja.

Yuk langsung cek Bukalapak untuk mendapatkan kue putri salju zaman now dan kekinian. Oh ya, share yuk di kolom komentar, variasi mana yang jadi favoritmu?

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v












Anisa AE - Pada tanggal 20 September 2018 kemarin saya diundang ke acara Press Converence Big Bad Wolf Book Sale Surabaya yang digelar di Pendopo Kabupaten Malang. Acara ini diselenggarakan bertujuan untuk meminta dukungan dan juga memberikan pemahaman tentang tujuan diadakannya acara Big Bad Wolf 2018 kepada pihak-pihak perpustakaan daerah, media, dan orang-orang penting yang terkait di dalamnya.




Sesi acara Press Conference kemarin diawali dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Bapak. Cakaria Umroh, doa berjalan sangat hikmat. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ibu Uli selaku Presdir Direktur PT. Jaya Ritel Indonesia, beliau memaparkan bahwa di Provinsi Jawa Timur ini peningkatan literasi telah tampak dengan banyaknya jumlah perpustakaan yang berakreditasi secara nasional bahkan sebanyak 3.441 desa kelurahan di jawa timur telah memiliki perpustakaan. Majunya infrastruktur literasi ini harus dibarengi dengan peningkatan warga dan kualitas bukunya, minat baca akan meningkat jika bahan bacaannya menarik dan berfariatif. Oleh Karena itu Big Bad Wolf bersama dengan pemerintah provinsi Jawa Timur menyelenggarakan pameran buku BBW Surabaya 2018. 




Sesi acara yang ketiga adalah sambutan perwakilan dari Bank Mandiri oleh Bapak Susatyo Anto Budiono selaku Senior Voice Presisen, beliau mengatakan, Jika minat baca sudah ditingkatkan maka minat belajar pun akan meningkat dengan sendirinya, untuk menjadi pintar tinggal menunggu waktu. 




Sesi acara ke empat Sambutan Drs.H.M.Sanusi, MM selaku Wakil Bupati beliau membuka peresmian acara BBW 2018 yang akan diselenggarakan di Surabaya, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kepada tamu undangan, kurang lebih ada 3 tamu undangan yang bertanya, salah satunya dari Ibu Marhumah dari GPMB. Terakhir adalah sesi penyerahan simbolis buku untuk perpustakaan kepada Wakil Bupati.



Baca juga: MERIAHNYA ACARA PENGUMUMAN PEMENANG WMM 2018


Acara Big Bad Wolf 2018 atau yang disingkat menjadi BBW 2018 ini bertujuan untuk mengembangkan minat baca masyarakat Indonesia.  Bu Uli Silalahi selaku President Direktur Jaya Ritel Indonesia bersama Bank Mandiri berencana melaksanakan BBW 2018 pada tanggal 27 September 2018 di Kota Surabaya mendatang, tepatnya di JX Internasional dan berlangsung hingga 24 jam yang juga pertama kalinya menerjunkan langsung buku Little Hippo di acara tersebut. 

Acara BBW ini sudah ketiga kalinya digelar di Surabaya, dan karena acara BBW inilah tingkat baca masyarakat meningkat menjadi 75%. Sebelumnya juga pernah dilaksanakan acara BBW di Jakarta, acara tersebut digadang-gadang menjadi acara pameran buku terbesar yang pernah ada di Indonesia.



PT. Jaya Ritel Indonesia juga memberikan 500 buku ke Perpustakaan Kabupaten Malang dan beberapa perpustakaan desa (Perpusdes) di Kabupaten Malang, karena Perpusdes Gampingan, Pagak, Kabupaten Malang meraih predikat Perpustakaan terbaik se Nasional. Wakil Bupati, Drs. H. M. Sanusi, MM yang mewakili penerimaan bukubuku tersebut.









Keterlibatan Bank Mandiri juga menjadi sorotan publik, dan semua itu bertujuan tak lain demi memperkuat pengetahuan masyarakat dalam transaksi pembayaran secara non tunai di dalam pameram buku terbesar yang digelar Big Bad Wolf ini, selain itu untuk mempermudah dan mempersingkat waktu transaksi, mengetahui acara yang digelar begitu besar. Bank Mandiri dan Big Bad Wolf juga mempermudah akses terhadap buku-buku berkualitas dengan harga sangat terjangkau.

“Ada diskon yang telah kami siapkan sampai 50% dengan fiesta point, bonus voucher 400 ribu dengan menggunakan kartu kredit atau kartu debit dan cicilan 0% hingga 6 bulan dengan menggunakan kartu kredit Bank Mandiri,” jelas Susatyo Anto Budiyono selaku Senior Vice President, perwakilan dari Bank Mandiri.

Baca Juga : Jalan-Jalan ke WMM Expo 2018

Lalu jika kita ingin membayar secara tunai bagaimana??

Tenang saja, Pak Susatyo juga menjelaskan jika di acara Big Bad Wolf juga menyediakan satu kasir khusus untuk pembayaran secara tunai, jadi untuk kalian yang ingin melakukan transaksi secara tunai tidak perlu khawatir.

Yuk buat yang mau hadir pada tanggal 26 September 2019 sebelum BBW resmi dibuka, bisa lho. Saya punya free pas buat hadir dalam acara itu, sekalian bisa kopdaran kan, ya?





Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v








Anisa AE - Pada tanggal 15 September 2018 kemarin saya diundang ke acara Pengumuman Pemenang WMM 2018 yang digelar di Universitas Brawijaya. Itu loh acara yang diselenggarakan oleh salah satu bank ternama di Indonesia, guna menciptakan generasi muda kreatif dan inovativ. 

Saya dan Mbak Retno berangkat dari Kepanjen pada jam setengah delapan pagi. Acara yang rencananya akan dihadiri oleh Pakdhe ini, ternyata beliau tidak bisa hadir karena ada acara lain. Cukup muter-muter di area UB karena banyak jalan yang diblokir.



Di pintu pertama masuk, ada tempat registrasi. Dilanjutkan dengan masuk ke lokasi yang disambut oleh photo both luar biasa. Pastinya tidak pasaran deh. Memasuki ruang acara, fiuh, besar sekali. Banyak mahasiswa yang sudah menduduki bangku masing-masing sesuai dengan universitas mereka. 

Acara yang di selenggarakan oleh Bank Mandiri ini sangat seru, selain banyak wirausahawan, para mahasiswa, menteri BUMN dan orang-orang penting lainnya yang ikut berpartisipasi, saya juga banyak mendapat motivasi dalam berwirausaha.
Menurut Rini M. Soemamo selaku menteri BUMN, program Wirausaha Muda Mandiri merupakan aktivitas berkelanjutan untuk pengembangan ekonomi nasional yang nantinya selaras degan pengembangan industri kreatif dan Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan dalam meningkatakan prestasi pasar.




Acara WMM EXPO 2018 ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serempak para hadirin berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan kita secara bersama-sama. Selain itu juga banyak sekali pertunjukan-pertunjukan lain seperti Stand-up comedy, Reog Ponorogo dari UB (Universitas Brawijaya) dan ada Via Vallen di pertengahan acara. Seru deh pokoknya, saya saja dibuat merinding dan takjub.




Wirausaha Muda Mandiri yang disingkat WMM ini sebenarnya sudah di selenggarakan sejak tahun 2007 loh, program WMM telah di ikuti 36.000 pengusaha di seluruh Indonesia dan telah berhasil memberikan manfaat kepada lebih dari 45.000 individu. Pada tahun ini, tercatat 898 wirausaha muda yang menyerahkan dokumen pendaftaran dan profil usahanya masing-masing. Dari jumlah tersebut hanya 70 peserta yang lolos untuk mengikuti seleksi nasional hingga terpilihlah 26 pemenang untuk seluruh kategori dan bidang usaha, serta masing-masing satu orang pemenang kategori Best of the best dan kategori terfavorit.

Selain itu, para jawara WMM 2018 juga berhak memperoleh hadiah uang binaan senilai total lebih dari 3 Miliar, akses kepada berbagai skema pembiayaan di Mandiri Group, serta program pendampingan dan pelatihan yang komprehensif guna mengoptimalisasi peluang usaha.

Saya makin memantapkan diri buat daftar tahun depan. Semoga umurnya masih cukup dan masuk dalam kriteria. Hihihi. 







Para jawara program WMM 2018 tersebut yakni :

Kategori Mahasiswa :

1. Bidang Usaha Industri , Perdagangan, dan Jasa
Pemenang I diraih oleh Amandiza Amirul Khadifa – Balon Kado
Pemenang II diraih oleh Agus Wibowo – Agro Lestari Merbabu.

2. Bidang Usaha Boga
Pemenang I diberikan kepada I Putu Agi Pratama – Umah Lokal
Pemenang II duberikan kepada Sentanah Limmase – Fermenation Indoesia

3. Bidang Usaha Kreatif
Pemenang I diberikan kepada Melinda Amelia – Linean
Pemenang II diberikan kepada Nabila – Batik Kanawa.

4. Bidang Usaha Sosial
Pemenang I diberikan kepada Reno Pati – Rumah UPPO (Unit Pengelolaan Pupuk Organik)
Pemenang II diberikan kepada M Zulfikri Al Qowy – Paccoo.com

5. Bidang Usaha Teknologi Digital
Pemenang I diberikan kepada Aditya Pratama Ghifary – Media BIMBINGAN BELAJAR GRATIS Berbasis website dan aplikasi
Pemenang II diberikan kepada Rafliansyah Ruslan – SCOLA (Learning Magament System).

6. Bidang Usaha Teknologi Non Digital
Pemenang I diberikan kepada Alwy Herfian Satriatama – Majapahittech
Pemenang II diberikan kepada Aprial Syahputra – HerbalFoam.




Kategori Non Mahasiswa :

1. Bidang Usaha Industri Perdagangan dan Jasa
Pemenang I diberikan kepada Juwita – Golden Berry
Pemenang II diberikan kepada Reza Rizky Hermawan – Propertindo Utama.

2. Bidang Usaha Boga
Pemenang I diberikan kepada Endro Firdaus – GreenSmoothie factory
Pemenang II diberikan kepada Bintang Priyambodo – Papa Buncit.

3. Bidang Usaha Kreatif
Pemenang I diberikan kepada Bella Aprilia Kartika – Sepiak Belitong
Pemenang II diberikan kepada Ray Abdul Fatah – Ravy 26 House.

4. Bidang Usaha Sosial
Pemenang I diberikan kepada Andika Mahardika – CV Agradaya Indonesia
Pemenang II diberikan kepada Muhammad Andriza Srafiudin – Nusa Berdaya.

5. Bidang Usaha Teknologi Digital
Pemenang I diberikan kepada Christopher Farrel Milenio Kusuma – Kecilin
Pemenang II diberikan kepada yudhis Thiro Kabul Yunior – Detron Engineering.

6. Bidang Usaha Teknologi Non Digital
Pemenang I diberikan kepada Achmad Arbi – Lightning Advanced Solution Technology
Pemenang II diberikan kepada Nugroho Hari Wibowo – ENCOMOTION.

7. Digital Financial Technology
Pemenang I diberikan kepada Adjie Wicaksana - Halofina-LPIK ITB
Pemenang II diberikan kepada Bong Devendy – Zend Money.
Adapun kategori khusus pda kompetensi ini adalah Best of the best WMM 2018 diraih oleh Christopher Farrel Milenio Kusuma – Kecilin dan kategori Finalis tervaforit WMM 2018 diraih oleh Ardana Noor Octaviandi – Bolunesia, pemenang terfavorit adalah berdasarkan pilihan masyarakat melalui media social Facebook dengan jumlah like sejak tanggal 06 September – 13 Septeber 2018.

Itulah tadi daftar pemenang WMM 2018 yang di selengarakan pada hari Sabtu, 15 September 2018 kemarin. Wah hebat ya, kalian tentu juga ingin kan seperti mereka? Kalau begitu jangan ragu untuk memulai dan jangan takut untuk gagal seperti yang dibicarakan oleh Mbak Lala, salah satu pemenang pada WMM sebelumnya.

Ternyata beberapa stand yang saya kunjungi pada hari pertama itu banyak yang menang. Semoga para pemenang ini nantinya bisa berkontribusi dengan baik pada masyarakat. Khususnya untuk Indonesia. 

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v











Anisa AE - Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan nama Nissa Sabyan kan, ya gadis berparas ayu bernama lengkap Khoirunnisa yang belakangan ini ramai diperbincangkan di sosial media kerena lagu-lagu khas dari timur tengah yang sering dia cover bersama grub musiknya yang bernama Sabyan Gambus kini tengah hits dan terkenal di YouTube.

Video-video cover Nissa Sabyan yang melantunkan lagu religi khas timur tengah ini sudah ditonton ratusan juta kali di YouTube bahkan menjadi trending topik di YouTube, Subscribers Nissa Sabyan sendiripun sudah mencapai lebih dari 3 juta semenjak namanya menjadi terkenal di YouTube.

Baca juga: Atanasia Rian, Blogger dengan Kepribadian Spesial

Bagaimana sih profil, biodata serta biografi dari Nissa Sabyan?

Biodata

Nama              : Khoirunnisa
Panggilan        : Nisa Sabyan
Lahir               : Jakarta, 23 Mei 1999
Usia                : 19 Tahun
Agama            : Islam
Sekolah           : SMK Negeri 56 Jakarta
Pekerjaan        : Selebgram, Vokalis Sabyan Gambus
Instagram        : @nissa_sabyan
Zodiak             : Gemini


Biografi Nissa Sabyan

Khoirun Nisa yang biasa di panggil Nissa Sabyan merupakan vokalis dari grup musik Gambus bernama Sabyan. Nissa lahir pada tanggal 23 Mei 1999 di Jakarta. Gadis berparas ayu ini sekarang masih belum menemukan tambatan hatinya, alias masih jomblo.

Ciri khas Nissa Sabyan adalah gaya hijab yang simpel namun tetap terlihat trendy, seperti hanya memakai outfit hitam yang dipadukan dengan jaket denim yang di bawahnya belel, atau jilbab hitam dipadukan dengan pakaian tunik yang di padukan dengan celana panjang hitam dan falt shoes yang lucu.

Tampil simple dengan fanny pack yang memadukan hoody dan rok berbahan sama, dan sepatu sneakers. Tidak hanya itu, makeup natural dengan blush on demam, ombre lips yang dia kenakan pun menjadi salah satu ciri khasnya. Sehingga tak jarang penampilannya pun banyak ditirukan atau dijadikan bahan referensi berpakaian sehari-hari remaja zaman sekarang.

Baca juga: Ria Mustika Fasha, Blogger yang Juga Wirausaha

Pendidikan Nissa Sabyan

Ia lahir dan tinggal di Bandung sampai kelas 6 SD setelah lulus SD pindah ke Jakarta. Setelah lulus dari SMP, Nissa masuk ke SMKN 56 Jakarta dengan jurusan Ototronik (Otomotif dan Elektronik). Dari situlah Nissa yang baru memasuki usia 19 tahun pada tahun 2018 ini bercita-cita ingin melanjutkan kuliah di jurusan musik. Namun saat ini Nissa ingin fokus pada grup musiknya terlebih dahulu. Nissa Sabyan juga pernah mengenyam pendidikan di pesantren. Itulah sebabnya mengapa ia fasih berbahasa Arab dan menyanyikan lagu Arab dengan cengkok khas Timur Tengah. Nissa mulai bergabung dengan grup musik Sabyan Gambus sejak duduk di kelas 2 SMA.






Awal Bergabung Dengan Sabyan Gambus

Khoirunnisa atau yang biasa disebut-sebut sebagai Nissa Sabyan ini pada awalnya sering manggung di acara-acara wedding sejak dia masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Sebelum menjadi vokalis Gambus awalnya Nissa bertemu dengan Ahmad Fairuz Ayuz yang merupakan salah satu personil grup musik Sabyan Gambus di sebuah pesta pernikahan. Ayus yang merupakan keyboardis dalam grup musik gambus itu kemudian mengajak Nissa untuk bergabung dengan Sabyan Gambus untuk mengisi posisi sebagai vokalis.



Grub Musik Sabyan Gambus

Grup Musik Sabyan Gambus mulai dikenal masyarakat karena sering membawakan lagu-lagu islami ataupun sholawat nabi, baik dengan menyanyikan ulang (cover) ataupun menyanyikan karya baru. Grup musik ini beranggotakan beberapa orang alumni pesantren di  Jakarta. Hingga saat ini, jutaan orang telah berlangganan di channel YouTube-nya (Sabyan Official) yang mulai mengunggah video-videonya sejak tahun 2017 silam.

Sabyan Gambus dibuat awalnya untuk acara-acara pernikahan. Personelnya terdiri dari Khoirunnisa alias Nissa Sabyan sebagai vokalis, Anisa Rahman sebagai vokalis dua, Ayus sebagai keyboardis, Kamal sebagai pemain gendang, Tebe sebagai pemain biola, dan Sofwan sebagai MC.

Kumpulan lagu salawat yang paling populer dibawakan oleh Nissa Sabyan Gambus, di antaranya Ya Maulana, Deen Assalam, Ya Jamalu, Ya Habibal Qolbi, Rahman ya Rahman, Ya Asyiqol Musthofa, Ahmad Ya Habibi, Assalamualaika ya Rasulullah dan masih banyak lagi.

Grup Sabyan Gambus menjadi viral karena setiap mengeluarkan video baru selalu jadi trending topik. Penontonnya yang mencapai puluhan juta tidak hanya dari Indonesia saja melainkan juga dari luar negeri. Tampil sangat berbeda, grup asal Jakarta ini mengusung tema musik gambus dari Timur Tengah. Kemasan dan aransemen yang lebih moderen, menghadirkan musik gambus yang berbeda dan unik.

Baca juga: Nur Aliah Saparida, Book Advisor dan Pengurus Koperasi

Penghargaan yang pernah diraih

Kemenangan raih Nisa Sabyan sebagai penyanyi muda inspiratif di Puncak Syiar Ramadhan 1439 H/ 2018 di Auditorium Perpustakaan Nasional.

Itulah tadi singkat profil, biodata, serta biografi Nissa Sabyan. Semoga bermanfaat ya.

Btw, kenapa saya tiba-tiba menulis soal Nissa Sabyan? Sebenarnya sih ini bukan suatu kebetulan kok. Nama saya dan dia kan emang sama. Nah, beberapa hari yang lalu ada telepon misterius yang ngajakin kenalan. Bikin ilfeel banget, soalnya dia miscall mulu. Diangkat, dimatikan. Duh lagi miskin pulsa sepertinya. Akhirnya saya yang ngalah buat telepon.

Dia tanya, "Ini dengan Khoirun Nisa?"

"Iya, ada yang bisa dibantu?" jelas saja saya menjawab seperti itu. Ya kan nama saya emang Khoirun Nisa.

Eh ndilalah si dia langsung tanya lagi, "Khoirun Nisa yang Nissa Sabyan itu, kan?"

Yaelaaaaah. Langsung deh saya matikan. Ngabisin pulsa banget. Eh si dia miscall lagi, miscall lagi, terus SMS. Gak pake lama deh, saya blokir itu nomor hapenya. Saya memang Khoirun Nisa, tapi owner AE Publishing. Bukan penyanyi itu. Wkwkwk.

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v







Anisa AE - Siapa yang tak kenal dengan Google Play Store? Salah satu layanan milik Google yang di sana terdapat banyak aplikasi, mulai dari berbayar sampai gratisan. Bahkan itu adalah tempat saya download aplikasi mulai dari Facebook, sampai Mobile Legend. Sangat membantu sekali.

Sujud syukur alhamdulilah, beberapa minggu yang lalu saya dihubungi oleh pihak Google Play dari India untuk menjual e-book di play store. Wow, saya sama sekali tak menyangka karena sebelumnya saat tanya-tanya ke teman soal ini, selalu menemukan jalan buntu.

Ah, bagaimana tidak buntu jika ternyata harus menggunakan orang ketiga untuk berhubungan dengan Google. Prosesnya pun berasa diperumit. Akhirnya saya enjoy di buku cetak, tidak menjangkau buku digital.

Ada juga salah satu penyedia aplikasi yang meminta AE Publishing bergabung dengan iperpunas untuk penjualan buku digital. Senang? Pastinya. Tapi lagi-lagi terkendala dengan persyaratan yang belum bisa saya penuhi. Bahkan ini si mas sampai hubungi saya berkali-kali dari etahun 2017 lalu untuk memastikan AE Publishing bergabung dengan mereka.

Tapi minggu ini saya berbahagia karena karya penulis AE Publishing sudah ada di Play Store. Tinggal ketik judul buku atau nama penerbit AE Publishing, maka akan muncul beberapa buku terbitan kami. Bangga sekaligus haru dengan pencapaian saat ini. Sampai saat ini ada lebih dari 25 judul buku di play store dan akan terus bertambah, karena saya pun harus minta izin jika buku tersebut akan dijual dalam versi digital.
Setelah lama berpikir, saya mempunyai ide untuk membantu penulis lain dalam menjual buku mereka via Play Store dengan syarat dan ketentuan khusus. Apalagi melihat bahwa sebenarnya banyak penulis yang bisa memproses naskah mereka sendiri, tanpa harus melalui penerbit. Bahkan, menjual buku dalam bentuk digital pun tidak harus ada ISBN-nya.

Karena kali ini sifatnya hanya membantu penulis, maka AE Publishing membuka cabang baru bernama AE Digital Books. Di sini tidak ada ikatan kontrak ataupun yang lainnya.


Kenapa sih harus gabung di AE Digital Books?

1. Royalti 30% 
Yup, kamu bakalan dapat royalti 30% dari harga ebookmu. Harganya pun ditentukan oleh penulis sendiri. Untuk laporan penjualan, akan dilaporkan tiap bulan pada tanggal satu. Tapi oleh Google, laporan dilakukan tiap bulan pada tanggal lima belas. 


2. E-book Suka-Suka 
Kenapa suka-suka? Karena kamu bakal bisa bikin cover, editing, sampai layout sendiri. Ya, semuanya sesuai dengan gaya yang kamu inginkan. AE tidak ikut andil dalam proses buku digitalmu nanti. Jadi, kamu tinggal kirim file pdf lengkap disertai sinopsis buku agar calon pembeli tertarik pada buku digitalmu nanti.


Jika kesulitan untuk edit dan layout sendiri, AE Digital Books menyediakan jasa cek EYD dan layout berbayar. Jadi, hanya EYD yang dicek. Oh iya, jika kamu belum punya cover, AE bisa bikinin juga lho secara gratis. Tapi khusus cover depan saja, ya?

3. Pakai Nama Penerbit Sendiri 
Ya, kamu bisa memberi nama penerbitmu sendiri di dalam buku. Bukan nama AE. So, kamu bebas menggunakan nama penerbit. Mau pakai namamu sendiri atau yang lain, gak masalah banget. Kalau naskahmu sudah pernah diterbitkan oleh penerbit lain pun bisa. Syaratnya harus ada surat izin dari penerbit sebelumnya, ya? Karena kami tidak mau bentrok dengan penerbit lain.


4. Tanpa Kontrak 
Di sini, tidak ada kontrak yang mengikat. Jadi, jika buku digitalmu mau diterbitkan penerbit lain dalam bentuk buku dan mau dihapus dari play store, bisa langsung konfirmasi. Maka, kami akan dengan senang hati menghapus dan memberikannya kembali pada penulis.


5. Kesempatan Terbit Gratis 
Tahu kan kalau di AE ada paket terbit gratis? Nah, jika ebookmu terjual lebih dari 100 copy, maka naskah kamu punya kesempatan buat diterbitkan secara gratis di AE. Pastinya kamu pun bakal dapat paket lengkap seperti terbit gratis di AE Publishing sebelumnya.


6. Ada Grup Khusus 
Untuk para penulis buku digital/penerbit yang bergabung, akan dimasukkan ke dalam grup WA khusus untuk laporan penjualan. Di grup ini pun bisa digunakan untuk sharing dengan penulis yang lain.

Baca Juga :BRI POIN KEREN TERUS FEST AKHIRNYA ADA DI MOG

7. Ikut Beramal 
Dengan bergabung menjadi penulis di AE, kamu juga ikut beramal lho. Kok bisa? Iya. Karena per satu buku yang terjual, maka kamu pun ikut menyumbang 1.000 untuk orang lain yang membutuhkan. Kali ini juga berlaku untuk ebook. Sekalian beramal deh. Nah, laporan amal pun diberikan pada grup WA penulis. Semoga berkah yaaa.






Nah gimana? Tertarik? Kalau mau ikut bergabung pun syaratnya sangat mudah lho.

1. Sudah punya cover depan buku.
2. File sudah dalam bentuk pdf dengan urutan : 
a. Cover depan
b. Prelims penulis, editor, dll (contohnya bisa dilihat di halaman romawi pada buku cetak milikmu, atau sebelum kata pengantar)
c. Kata pengantar 
d. Isi 
e. Biodata penulis 
3. Tambahkan sinopsis cerita agar pembaca tertarik pada cerita.
4. Kirim ke publishing.ae@gmail.com dengan subjek : GOOGLE PLAY STORE.
5. Setelah mengirim buku digital, bisa langsung konfirmasi ke nomor WA admin 085103414877. Format : EMAIL GOOGLE PLAY STORE - NAMA - JUDUL NASKAH
6. Pastikan naskahmu bebas dari unsur SARA dan LGBT. 
7. Bisa non fiksi.


Oh iya, untuk buku digital ini tanpa ISBN dari AE ya? Jika ada yang sudah dapat ISBN, itu karena sebelumnya lolos dalam terbit gratis. Kalau terjual 100 ebook, maka kami pun akan memberikan ISBN gratis dan juga terbit gratis menjadi buku.

Sekarang mau jual buku digital pun bukan impian lagi, kan?