Di Balik Lomba Blogger di Indonesia


Anisa AE - Gatel rasanya tidak menulis hal seperti ini, tapi, sakitnya tetap di sini. Di hati saya ketika kalah dalam suatu event blogger. Tapi ini benar-benar muncul dari dalam hati yang paling dalam sebagai blogger daerah, alias blogger pelosok.

Beberapa hari yang lalu, saya mendapati sebuah kenyataan yang pahit. Seorang panitia lomba blog secara terang-terangan berkata bahwa blogger daerah tidak terpilih karena jauh dari ibu kota. Jika blogger daerah terpilih, otomatis akan ada biaya transportasi untuk mereka.

Ampun, saya jangan digetok. Ini memang terjadi di beberapa event blogger, tapi tidak semuanya seperti ini, hanya sebagian besar saja. Well, sebagai blogger daerah, tentu saja sangat kecewa. Padahal teman-teman blogger di sini sangat banyak dan mereka pun merasakan hal yang sama. Tidak hanya saya. :(

Malah ada yang jauh-jauh datang ke Jakarta hanya untuk hadir dalam acara pengumuman pemenang event blogger. Hasilnya? Harus menelan kenyataan pahit, kalah. Padahal pemenangnya pun titipan (alias diterima oleh orang lain yang tidak bisa hadir).

Sayangnya banyak panitia yang memanfaatkan hal ini. Dengan adanya informasi bahwa lomba ini diadakan secara nasional, secara tidak langsung 'sponsor'nya pun telah meluas ke blogger di seluruh Indonesia.

Saran saja untuk penyelenggara event blogger, setidaknya tuliskan jika memang lomba itu untuk tingkat regional yang bisa datang dalam acara final. Kasihan blogger yang lainnya, padahal sudah sangat semangat ikut menulis. 
Saya sadar jika tulisan masih belum layak untuk memenangkan sebuah lomba blog, tapi hal ini juga terjadi pada blogger daerah lain yang tulisannya pun lebih oke. Okelah, ini curhatan saya hari ini. Tidak hanya saya, tapi curhatan blogger daerah yang lain :)

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v