Evaluasi Wajib Bagi Blogger







Anisa AE - Beberapa hari ini saya mulai aktif evaluasi blog. Ya, salah satunya karena ingin fokus di dunia blogger, tidak hanya di penerbit dan percetakan buku. Ada apa sih di blog saya? Apa saja yang perlu diubah dan diperbaharui? Kalau untuk belajar, blog tidak ada matinya, selalu ada sesuatu yang baru.

Kemarin juga mengecek beberapa web yang kebetulan saya adalah kontributornya. Sudah maksimalkah pekerjaan saya di web tersebut? Apa tugas saya sudah selesai dengan hanya menulis?

1. Artikel 
Tiap penulis memang mempunyai gaya kepenulisan masing-masing. Hal ini yang menjadi daya tarik blog untuk pengunjungnya. Ada yang betah di web selama berjam-jam karena banyak tips kecantikan ataupun gosip artis terkini. Untuk gaya memang sangat sulit ditiru oleh orang lain. Well, seperti sebuah personal branding gitu deh. Jauhi copas artikel orang lain. Kalaupun menulis dengan tema yang sama, pasti gaya bercerita juga berbeda.

2. Foto
Artikel yang bagus akan tetap kurang ketika fotonya tak menarik. Malah banyak blogger yang saat ini membuat foto semenarik mungkin, karena pandangan audiens akan langsung ke gambar yang lebih besar daripada artikelnya. So, soal foto tidak hanya menjadi pelengkap tulisan saja, tapi sama pentingnya dengan artikel tersebut. Jangan sampai menyomot foto orang lain tanpa memyertakan sumbernya. Sakitnya tuh kalau tiba-tiba foto kita dipakai orang. Kecuali sudah izin atau perjanjian dulu.







3. Vidio/Trailer
Saat ini vidio juga menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi bagi pembaca yang saat ini mulai malas melihat jajaran huruf saja. Dengan melihat vidio/thriller, mereka seperti lebih dimanjakan oleh pemilik blog. Apalagi banyak penulis yang saat ini memasang adsense pada vidio dan ditautkan ke blog. Jadi, semakin banyak keuntungan pemilik blog.

4. Share 
Kelihatannya sepele, tapi ini rawan banget. Mana ada yang bakal baca artikel kalo kita tidak share link tersebut? Situs berita besar saja juga menggunakan cara ini untuk meningkatkan traffic pengunjung. Termasuk saya. Sayangnya ada beberapa artikel bagus di web sebelah yang tidak dishare oleh penulisnya. Viewnya kurang dari 20. Padahal 3 evaluasi di atas sudah terpeinuhi dengan baik.


Ini juga berlaku untuk web keroyokan. Misalnya saja web baru berdiri dan kita adalah salah satu kontributornya, jelas kita yang harus membagikan artikel tersebut, bukan kontributor yang lain. Mana mau kontributor lain buat bagi-bagi artikel? Ini kan model saingan, siapa dengan view terbanyak. Beda lagi kalau yang membagikan adalah pembaca yang dengan sukarela membagi karena tertarik.

5. Komentar
Sebuah blog akan terasa mati jika tak ada kolom komentarnya. Ada beberapa yang ngasih kolom komentar ribbbeeet. Mau komentar saja harus klik dan daftar ini itu. Bikin sebel. Pas sudah komentar, approvenya lama. Jawabnya juga lama. Iya kalau pas gak penting dan hanya say hello, kalau pas penting banget? Kan jadi ilfiil. 
frown emotikonfrown emotikon


6. SEO
Saya termasuk yang kurang peduli dengan ini. Nulis ya nulis saja. Bukan atur ini itu, cari-cari dulu. Ini yang bikin nulis tambah lama. 

Karena itu saya letakkan di terakhir. Ada beberapa pakar SEO yang memang mendalami dan selalu menduduki peringkat satu di google. Sudah pernah belajar sih, bahkan saya punya pdf dan buku SEO. Tapi ya itu. Ribeeet. Mungkin jika fokus ngeblog, SEO akan menjadi hal paling penting.

Ah, akhirnya saya menemukan banyak sekali kekurangan dan harua diperbaiki. Kalau kamu gimana? Ada tambahan atau kurang dari 6 poin di atas?

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v