Lowongan Kerja dan Mindset Masyarakat


Anisa AE - Kali ini saya membahas tentang lowongan kerja. Cukup memprihatinkan memang, karena banyak sekali pengangguran di Indonesia. Ada yang belum mendapat pekerjaan karena memang tidak memenuhi persyaratan kerja, seperti ijazah, kemampuan, dan tetek bengek lainnya yang dibutuhkan perusahaan dengan gaji UMR.

Ada pula yang hanya mencari-cari tanpa usaha.

Eh? Kenapa begitu? Iya dong .... Kalau niat kerja itu nyari lowongan kerja ke grup-grup lowker, bukan malah grup kuliner atau yang lain karena kemungkinan besar tertutup postingan lain. Belum juga saat ini banyak situs web yang luar biasa dan memuat berbagai macam pekerjaan. Diterima atau enggak, itu sudah resiko, yang penting kan usaha dulu.







Sayangnya saat ini banyak sekali orang yang meremehkan pekerjaan kecil. Misalnya saja di kedai jus, 7 jam dengan gaji 23 ribu sehari. Eh banyak yang bilang murah amaaattt. Ya iya dong murah, namanya juga kedai jus kecil. Di pasar pakaian saja gaji 350-500 ribu rata-rata, itu dari jam 7 pagi sampai 5 sore. Untuk butik yang menjual baju khusus seperti baju batik, tentu gaji juga beda. Belum lagi PRT yang cuma 300 ribu kalau tiap hari pulang ke rumah.

Murah amaaatt.

Kalau mau mahal ya ke perusahaan besar. Sesuaikan dengan ijazah dan kemampuan, jangan dikit-dikit murah, dikit-dikit kurang. Wong kerjanya juga nunggu kedai.

Masyarakat itu kebanyakan ....

Ini yang paling saya gak suka. Mereka pingin kerja mudah, tapi gaji banyak. Mana ada???? Semua pekerjaan ada resikonya, kalau mau sukses ya usaha, kerja keras. Jangan cuma tanya melulu. Et dah, kalau kamu tanya mulu, bisa daftar lowker bagian survey. Itu kan tugasnya emang tanya dan mencatat.







Kalau kamu sukanya riwa-riwi naik motor, jadi aja tukang ojek.

Kamu suka kipas-kipas trus dapat duit? Jadi tukang sate. 

Suka menghayal? Jadi aja penulis.

Suka goyang kaki? Jadi penjahit.

Suka masak? Jadi koki, buka usaha kuliner.

Nah lho? Semua bisa jadi lowongan pekerjaan kan? Tinggal kamu aja niat atau enggak.


Anisa mah enak, gak usah nyari kerja. Udah punya usaha sendiri.

Siapa bilang??? Aku tuh gak pernah kepikiran buat buka usaha sendiri karena hanya lulusan SMP. CATAT : HANYA SMP.







Dulu awal kerja di warung dengan gaji 150 ribu per bulan. Pindah warung dengan gaji 150 per 2 minggu. Kerja di wartel 150 ribu per bulan. Lanjut pabrik rokok 4 tahun dengan gaji menyesuaikan pekerjaan. Karena sering sakit, akhirnya keluar pabrik.

Terus menulisnya?

Menulis dan membaca itu hobi dari SD. Setelah menikah dan hamil, ketemu teman-teman FB yang juga suka menulis. Suami mendukung, jadilah Antologi Es Campur. Sambil terus belajar, akhirnya mendirikan AE Publishing. Jangan tanya perjuangannya, berdarah-darah dan penuh air mata. Bukan sim salabim langsung seperti ini dengan undangan mengisi acara di sana-sini. Mimpi kalau pingin sukses, tapi cuma diam di tempat tanpa kerja keras.

Soal job review dan blogger.

Ini juga bukan tanpa kerja keras. Enak aja dibilang blogger itu sukses, kerja kerasnya juga luar biasa. Kumpul di komunitas blogger agar tahu info ngehits, event, dan undangan acara. Menawarkan diri untuk dapat job review dan tanya sana-sini untuk selalu update. Otak-atik html dan tata letak agar sesuai selera juga salah satunya karena saya termasuk orang yang gampang bosen. Itu jatuh bangunnya blogger pemula seperti saya. Kalau blogger kondang mah gak usah nyari, bakal didatangi sendiri ma perusahaan.







Intinya, kamu mau pilih yang mana? Apa pun, pasti ada usaha dan kerja keras.

‪#‎miris

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v