Samsung J1 Gratis dari BRID


Anisa AE - Sudah tahu kan kalau selama ini saya ngeblog menggunakan hape? Iya banget. Menulis artikel, bahkan sampai wawancara dengan narasumber, saya selalu tak bisa lepas dari hape. Itulah salah satu alasan kenapa sangat menginginkan hape canggih.

Sebenarnya sudah canggih sih, saya memakai hape Samsung S2 milik suami. Sayangnya hape tersebut tidak bisa dicas, bikin nangis guling-guling saat kehabisan baterai. Itu yang membuat saya mikir untuk membeli dua baterai cadangan dan dua desktop. Alhasil, tidak terlalu kerepotan. Tapi tetap saja saat perjalanan jauh, tidak bisa digunakan karena mengecas dengan desktop itu butuh waktu sangat lama.

Untungnya saya ada Blackberry jadul khusus untuk BBM dengan pelanggan dan hape jadul seratus ribuan untuk SMS dan telepon saja. Jadi, saat android tidak bisa digunakan, saya bisa memakai dua hape tersebut. Suami memakai Samsung Galaxy yang mini, android pertama yang saya miliki. Beli second dari Mas Zaini. Sedangkan Asma memakai HTC, hape kecil tahan banting milik suami sebelum membeli S2.






Beberapa bulan yang lalu saya iri dengan Mbak Naqiy yang dapat hape gratis dari XL. Trus Ihwan dan Sandi dapat juga dari ASUS. Saya kapan?? Ya sudahlah nabung dulu. Semoga bisa membeli hape yang tidak menggunakan desktop untuk mengecas. Entah itu kapan, karena harus membayar koperasi tiap bulan dulu sampai lunas. Heheh. Tidak pernah berharap mendapat hape gratis, apalagi buat blogger yang dibilang abal-abal seperti saya.

Desember lalu, ndilalah ada event menulis tema Hari Ibu yang diselenggarakan oleh Blogger Reporter Indonesia (BRID). Saya yang bisa dibilang jarang ikut event karena sering gagal alias gak lolos, sebenarnya tidak cukup tertarik. Tapi kok temanya pas dengan artikel yang siangnya iseng saya tulis. Itu karena jengkel pada para saudara saat pertemuan keluarga. Belum sempat saya posting sih, cuma disimpan di hape saja.

Tidak ada niat khusus apalagi tips, tapi saya merasa tertarik ketika mengetahui bahwa peserta event tersebut masih sedikit. Mungkin karena web baru atau banyak tema event yang serupa, padahal banyak sekali anggota di grup BRID. Melihat dari hadiahnya, lumayanlah. Walau tidak mendapat hape, bisa dapat domain atau voucher pulsa gratis. Kalau gagal? Gak masalah juga. Toh artikel alias curcolnya sudah jadi, tinggal posting saja. Tidak ada ruginya. Apalagi saya bukan termasuk yang suka mengejar DL event. Bisa dibilang menulis dengan hati gitu deh. Kalau gak sempat nulis, ya gak ikut.






Selanjutnya saya tak memikirkan event itu lagi. Nulis ya nulis saja, ngeblog seperti biasa. Apalagi beberapa hari kemudian banyak postingan tentang hari ibu untuk mengikuti event tersebut. Semua cerita tentang ibu yang menurut saya bagus. Sangat jauh dengan curhatan ala saya tentang ibu dengan judul 'Lebih Super dari Wonder Women' tersebut.

Tiba-tiba saja saya dicolek di FB saat pengumuman berlangsung, mengucapkan selamat. Saya sih senyum saja sambil bersyukur. Lumayanlah menang di event ini, keberuntungan buat debay di perut. Tanpa menunggu lama, saya cek website BRID yang mengumumkan pemenang lomba tersebut.

Sumpah, rasanya langsung tersedak ketika mengetahui bahwa nama saya masuk dalam jajaran penerima Samsung J1.






Mata saya berkaca-kaca dan langsung sujud syukur. Mungkin sebuah hal biasa untuk para penyandang gelar S1 ketika mendapat hadiah seperti ini, tapi saya? Saya bukan S1. SMA saja cuma satu tahun dan hanya mengantongi ijazah SMP. Ngeblog juga baru dua tahunan. Dapat hape gratis? Itu suatu keajaiban untuk saya yang sudah mendambakan sejak lama. Hits hiks, saya jingkrak-jingkrak dan langsung berlari mencari ibu.

Ibu ikut bahagia ketika mengetahui saya mendapat hape dan meminta hape saya yang lama alias jadul untuk komunikasi. Jelaslah Ibu minta hape jadul karena tidak bisa menggunakan yang lebih canggih. Saya pun mengiyakan. Jadilah hape jadul langsung berpindah tangan setelah saya belikan perdana baru dan pulsa. Sebenarnya ada beberapa hape yang tidak terpakai, perlu servis sedikit, tapi Ibu tidak bisa menggunakannya.

Saya pun BBM suami, memberi tahu kalau dapat hape baru. Eh suami malah tidak ngeh, bikin bete. Dipikir saya beli hape lagi untuk Asma karena HTC dibawa oleh suami ke Mojokerto. Ihh memang suami yang satu ini kurang sensitif. Mana tega Saya beli hape Samsung J1 sementara koperasi belum lunas? Saya pun menjelaskan kalau menang event Hari Ibu dari BRID. Langsung saja dia berkata selamat dan mendoakan untuk kesuksesan saya selanjutnya.






Masa paling sulit adalah ketika menunggu hape tiba di rumah karena Asma sudah mewanti-wanti saya untuk memberikan Samsung S2 kepadanya. So pasti dia tahu juga kalau bundanya dapat hape gratis. Tak ketinggalan, dia bagian menagih ke saya dan menunggu hape datang. Jelas saja, HTC dan S2 ukuran dan kapasitas sangat berbeda. Lagipula HTC juga dibawa terus oleh ayahnya untuk main game. Selama ini Asma tidak pernah mengotak-atik hape saya karena sudah punya hape sendiri. Ah anak sekarang, baru 4 tahun saja sudah tahu mana hape yang bagus dan tidak.

Saat di Ndadapan, Ibu telepon. Mengabarkan kalau hape sudah sampai. Duh ingin rasanya segera pulang dan mencoba hape baru, sayangnya acara belum selesai. Keesokan harinya saya langsung pulang dan menanyakan hape pada Ibu.

Hape itu dikemas khusus menggunakan kotak kayu agar aman saat di perjalanan. Plastik dengan label JNE membuat saya makin yakin kalau itu adalah hape yang sudah lama ditunggu. Setelah kotak dibuka, suami menanyakan pada saya, mau langsung dijual atau dipakai saja. Memang saya berniat menjual juga, tapi tak ingin kecewa seperti dulu saat dapat Blackberry gratis dari LeutikaPrio, langsung saya jual dengan harga murah karena butuh uang. Akhirnya saya berniat memakai sendiri, toh Asma sudah berharap S2 dimiliki olehnya. Ini adalah hape gratis kedua yang saya terima.






Mendapatkan hape baru yang masih segel itu rasanya sesuatu.

Katrok? Ndeso? Biarlah. Saya memang tak pernah membeli hape baru. Biasanya membeli hape second, kecuali hape Cina yang seratus ribuan. Mendapatkan charge, baterai, headset, dan kabel data asli itu rasanya beda dengan membeli di toko. Apalagi untuk saya yang biasanya membeli hape bekas orang yang tidak tahu bagaimana penggunaan sebelumnya. Ini hape new pertama saya.

Apa yang saya lakukan pertama kali saat memakai hape ini? Pastinya download aplikasi Blogger, Twitter, Instagram, Photo Editor, Smartfren M2Y, BBM, Opera Mini, dan Whatsapp. Lainnya masih belum perlu dan tidak terlalu dibutuhkan untuk dunia saya yang serba biasa ini. Harapannya, semoga dengan hape ini, saya bisa semakin semangat ngeblog. Itu saja. ^^/





Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v