5 Masalah Payudara Saat Menyusui dan Cara Mengatasinya



Anisa AE - Kebayang gak sih bagaimana saat pertama kali menyusui si kecil? Ini juga yang terjadi pada saya saat menyusui Asma. Ada saja masalah yang timbul dan membuat saya gregetan setengah mati. Pingin marah dan mengeluh, tapi ke siapa? :( Aalagi lima masalah pada payudara saat menyusui bayi.

Untuk antisipasi calon bayi yang mau lahir ini, saya sudah meyiapkan kiat-kiat khusus saat menyusui nanti. Gak mau dong kalau nantinya bermasalah dengan hal yang sama. Nah, barangkali bisa membantu calon ibu di luar sana bagaimana mengatasi masalah pada payudara saat menyusui.






1. Puting nyeri
Ini yang paling saya rasakan saat pertama kali menyusui. Padahal penyebabnya simpel, karena posisi menyusui yang salah. Bayi hanya mengisap puting payudara, bukan sebagian aerola ibu. Hasilnya, dia mendapat sedikit air susu, marah, lantas menggigit puting. Sumpah, sakit banget rasanya.

Cara mengatasinya dengan belajar lebih banyak cara menyusui bayi. Masukkan sebagian aerola payudara ke dalam mulut bayi, jangan putingnya saja. Tempelkan dagu bayi pada payudara, dadanya tempelkan ke dada ibu. Semoga gak digigit lagi.

2. Radang payudara
Pernah mengalami radang payudara? Biasanya jika sudah terinfeksi bakteri staphylococcus aureus, ibu demam dan payudara berwarna kemerahan.

Cara mengatasinya dengan tetap memberikan ASI pada bayi lebih sering. Kalau sulit, bisa diperah dan tetap diberikan pada bayi. Namun bila jaringan payudara rusak sehingga bernanah, langsung ke dokter agar mendapat penanganan dengan baik.






3. Puting datar
Biasanya hal ini dialami oleh ibu-ibu muda. Kenapa bisa tidak ada puting ya? Bukannya tidak ada, namun saluran susu lebih pendek dari biasanya dan menarik puting agar masuk ke dalam.

Cara mengatasinya dengan pijat payudara. Meregangkan puting dan kemudian diputar-putar, hal ini bisa dilakukan sejak usia kehamilan 32 minggu sampai setelah melahirkan.

Bisa juga mengggunakan spuid (badan jarum suntik) ukuran 10cc yang dipotong atasnya. Masukkan alat pendorong jarum yang awalnya ada di bawah, ke spuid bagian atas yang sudah dipotong. Spuid bagian bawah digunakan untuk menyedot atau menarik puting yang datar agar keluar. Kalau mau nerapin ini, minta bantuin saudara, ya? Atau langsung ke ahlinya.






4. Payudara bengkak
Ada yang mengalami hal ini? Pasti banyak. Payudara sampai bengkak dan rasanya ngilu. Jangan khawatir, ini karena produksi air susu sangat banyak. Cara mengatasinya cukup susui bayi lebih sering agar ngilunya berkurang. Kalau payudara sering kosong, tidak bengkak lagi kok.

5. Saluran ASI tersumbat
Payudara bengkak dengan saluran ASI tersumbat ini berbeda. Ini membuat payudara sakit, bengkak, dan bagian payudara ada yang terasa keras. Biasanya karena tekanan, misalnya BH terlalu ketat atau berkawat, pakai gendongan bayi, posisi menyusui salah, atau bisul di ujung puting.

Cara mengatasinya adalah terus menyusui bayi dengan payudara yang salurannya tersumbat itu. Jangan karena alasan tersumbat, hanya menggunakan yang tidak tersumbat saja. Jangan lupa kompres payudara dengan air hangat.






Semoga tulisan ini bisa membantu para ibu dan calon ibu. ^^/

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v