Jika Harus Operasi







Anisa AE - Ibu mana yang tak ingin melahirkan secara normal? Apalagi jarak kehamilan antara anak pertama yang operasi dan anak selanjutnya adalah 5 tahun. Waktu yang cukup untuk bisa melahirkan normal. Bukankah begitu?

Itu pun terjadi  pada saya. Ingin sekali melahirkan secara normal, seperti wanita lainnya. Apalagi proses penyembuhan jika melahirkan normal atau operasi, lebih cepat yang normal. Kebayang bagaimana repotnya nanti jika serumah tidak bekerja, suami mengurus saya dan debay.

Baca Juga : Saat Pembukaan Satu

Tapi sungguh, bermacam-macam rasa saya dapatkan saat akan melahirkan anak kedua. Padahal dua hari lalu sudah proses bukaan satu. Sayangnya hari ini malah tidak terasa sama sekali. Ada cairan yang keluar seperti keputihan, tidak dapat dicegah, dan berasa ngompol.

Airnya seperti apa? Bening, ada sedikit putih-putihnya, tidak berbau. Bukan seperti tiga hari lalu yang berlendir bak putih telur. Tanggal 26 malam, saat pembukaan satu, sudah keluar lendir bercampur darah. Rasanya sesuatu, mau lahiran.




\

Namun tadi malam saya nangis bombay ke suami. Takut ada apa-apa dengan debay, takut kalau operasi, takut kalau lahiran. Duh ... gelisah, cemas, semua jadi satu. Apalagi gerakan debay mulai mulai berkurang. Tidak seperti seminggu kemarin. Saat ini rasanya cuma kencang dan kaku.

Suami berkata, semua ada di tangan saya. Mau pilih operasi atau normal. Dia hanya bisa menemani dan mendoakan. Saya harus bisa pilih yang terbaik untuk saya sendiri dan debay. Apa pun pilihan dan resikonya, suami akan tetap di samping saya.

Akhirnya dengan tekad yang dibulat-bulatkan, saya pun harus menentukan pilihan. Jika memang harus operasi, semoga semua bisa berjalan dengan lancar, tanpa hambatan apa pun. Aamiin.

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v