Wahai Orang Tua, Sayangi Kami






Anisa AE - Postingan ini saya tulis saat berita begitu ramai di Kepanjen. Ditemukan seorang anak baru lahir dalam keadaan tak bernyawa yang dibuang di Sukun, Metro - Kepanjen. Postingan tersebut dishare di grup yang kebetulan saya ikuti (Maaf, fotonya tidak saya share tidak tega). Miris sekali melihat kenyataan bahwa banyak anak yang tak diinginkan lahir ke dunia. Padahal kenyataannya, banyak pula pasangan yang mendambakan seorang anak dalam kehidupan mereka.

Anak-anak tak berdosa itu menanggung dosa yang dilakukan oleh orang tuanya. Padahal, anak-anak tersebut lahir ke dunia tanpa dosa, mereka bersih. Yang salah adalah tindakan orang tua mereka, bukan mereka. Lantas, kenapa malah anak yang diejek sebagai anak haram? Bukan orang tuanya saja?

Makin miris saat banyak masalah yang sungguh tak bisa diputuskan dengan baik. Anak yang dibuang oleh neneknya karena pernikahan orang tua tidak disetujui, anak yang dibuang oleh tetangganya karena dendam, sampai pada kekerasan pada anak yang tak bisa ditulis satu per satu. (Jauhkan kami dari ini, Ya Allah ...)


Sebenarnya apa yang terjadi? Inilah polemik kehidupan, ada yang baik dan buruk. Saya tak mungkin menjudge seorang ibu yang membuang anaknya, walau tahu bahwa perbuatan tersebut sangat salah. Karena apa? Karena saya tak tahu bagaimana awal mulanya itu bisa terjadi. Bahkan ada pula Ibu yang membunuh anak-anaknya karena sayang, takut mereka (anak-anaknya) tak sanggup menghadapi kejamnya dunia. Ahhh saya selalu menangis jika membahas masalah ini.

Pun seperti seorang wanita yang menjadi pelacur. Bagaimana mungkin? Apa tidak sayang? Tapi kita tak pernah tahu apa yang mendasari para wanita itu untuk menjadi PSK. Tapi di sini kita tak bisa menyalahkan satu pihak saja, Ibu. Bukan! Seorang anak tidak akan bisa terlahir tanpa seorang lelaki yang menjadi ayahnya. Namun sekali lagi, kita tidak bisa menjudge bahwa perbuatan mereka salah. Karena benar dan salah adalah mutlak milik Allah SWT.






Banyak yang mendasari anak-anak terbuang. Kita tidak bisa menyalahkan para orang tua yang entah itu siapa, Mulai saat ini, kitalah yang harus berbenah diri, mengenalkan dan mengajarkan anak-anak kita agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Agar tak ada anak-anak lain yang dibuang lagi. Lantas, bagaimana caranya?

1. Tanamkan Pendidikan Agama
Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak sekali orang tua yang lebih mementingkan pendidikan umum daripada agama. Mereka (para orang tua) menganggap uang lebih penting untuk menyekolahkan anak-anak, tanpa harus memberikan pendidikan agama sejak dini pada mereka. Beri tahu apa itu salah dan benar, apa itu dosa dan pahala.

2. Beri Pendidikan Seks Sejak Dini
Tidak ada salahnya memberi pendidikan seks pada anak-anak sejak dini agar mereka mengerti bahwa banyak yang harus dijauhi, terutama berhubungan dengan teman lain jenis saat dewasa nanti. Sangat dilarang untuk melakukan seks bebas di luar nikah.

3. Belajar Kasih Sayang dan Berbagi
Dengan mengajarkan berbagi pada anak, mereka diajak untuk memberi tanpa pamrih. Ada rasa sayang dan menghilangkan rasa egois di dalam hati. Walaupun itu sangat sulit, tapi tak ada yag tidak mungkin.


Di DINSOS PROV JATIM di Jl. Mongonsidi 25 Sidoarjo ada banyak anak yang bisa diadopsi,  vidio dan foto anak-anak yang bisa diadopsi bisa dilihat di sini (sudah dihapus oleh pemilik) . Di sana ada anak Arab, Jawa, dan China. Silakan jika ada yang mau mengadopsi para bayi yang lucu dan imut ini, namun DINSOS tidak meminta maupun menggalang dana pada masyarakat karena sudah dipenuhi oleh PEMPROV JATIM melalui anggaran APBD.

Ah, seandainya saja saya mampu, akan saya bawa semuanya. :( Sayangnya saya masih diberi kemampuan untuk membesarkan dua anak saya. Semoga suatu saat, saya bisa membantu anak-anak di wilayah saya agar tak ada lagi anak yang terbuang. Aamiin.

Jika ada Bunda atau Ayah yang ingin mengadopsi para bayi ini, bisa langsung ke DINSOS PROV JATIM di Jl. Mongonsidi 25 Sidoarjo atau hubungi dinas sosial di kota-kota terdekat di wilayah Anda. Banyak anak terlantar yang membutuhkan uluran tangan kita.

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v