Inilah Penyebab Facebok Boikot 11 April






Anisa AE - Beberapa jam yang lalu banyak beredar berita yang menyerukan boikot Facebook. Ada apa sebenarnya? Ya, sejak kemarin, timeline berita banyak yang menyebutkan jika facebook akan diboikot.

Tentu saja berita ini menarik perhatian banyak orang, terutama warga Indonesia. Karena Facebook merupakan jejaring sosial paling banyak digunakan di Indonesia.

Apa yang mendasari boikot Facebook yang katanya akan berlangsung 11 April mendatang? 

Yup, gerakan ini akan berlangsung selama 24 jam pada tanggal 11 April.

Boikot ini dilakukan karena data pengguna Facebook telah bocor. Sebanyak kurang lebih 50 juta data pengguna Facebook telah diretas. Seperti yang telah diketahui jika perusahaan konsultasi bernama Cambridge Analytica telah dengan bebasnya mengambil data pengguna Facebook untuk kepentingan suara pemilihan presiden US Donald Trump.

Karena hal ini lah, Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook dimintai pertanggung jawaban atas pelanggaran jutaan privasi pengguna Facebook. Pada 11 April mendatang, Mark akan menghadiri sidang untuk kelanjutan dari kasus ini.

Nah, bagaimana dengan di Indonesia?

Di Indonesia sendiri, sebanyak 1 juta data pengguna Facebook yang dinyatakan telah bocor. Sehingga membuat banyak pihak geram dengan keamanan data di Facebook. Apalagi sebentar lagi memasuki masa politik.

Mark sendiri telah menyatakan permohonan maafnya atas bocornya privasi data pengguna facebook. Juga berjanji akan memperbaiki privasi Facebook lebih baik lagi. Akan tetapi hal itu tidak bisa membuat banyak orang tenang, karena data mereka benar-benar telah terekspos dengan mudahnya oleh Cambridge Analytica.




Untuk itulah gerakan boikot Facebook yang diberi nama Facebook Blackout dilakukan pada 11 April yang bertepatan dengan siding Mark Zuckerberg di US.

Hastag Facebook pun sudah banyak disebarkan di twitter untuk mendukung gerakan ini. Bahkan situs Facebook Balcout juga sudah ada. Jika kamu penasaran bisa klik di sini.

Pasalnya bukan hanya Facebook saja yang akan diboikot pada 11 April mendatang. Melainkan juga aplikasi WhatsApp dan Instagram yang masih berhubungan dengan Facebook.

Tapi untuk Instagram dan WhatsApp hanya akan dilakukan boikot selama 24 jam saja. Sementara Facebook masih belum tahu apa akan diboikot atau malah di block di Indonesia.

Bagaimana menurutmu? Apakah kalian akan ikut memboikot facebook?

Facebook merupakan aplikasi yang banyak membantu dalam kehidupan sehari-hari. Hampir tiap kegiatan, saya bagikan di Facebook. Bukan apa-apa, hanya saja saya yang nyatanya berjualan melaui online hanya bisa memanfaatkan platform sosial media ini. Facebook dan Instagram sama pentingnya dalam dunia kerja saya.

Untuk promosi penerbitan, berjualan buku dan banyak hal yang saya lakukan di Facebook. Setiap hari bahkan.

Saya salah satu yang tidak akan melaukan gerakan boikot, karena saya merasa jika aplikasi ini penting untuk kegiatan saya.

Bagaimana dengan kalian? Apakah Facebook penting untuk kegiatanmu?

Apalagi WhatsApp yang sudah menggeser SMS da telepon regular untuk komunikasi. Saya tidak akan bisa sehari saja tanpa aplikasi ini. Semua pekerjaan dan komunikasi berlansung di WhatApp.

Semoga saja Facebook bisa dengan bijak memperbaiki masalah privasi data penggunanya dan tidak sampai terjadi untuk ke dua kalinya data pengguna bocor. Sangat disayangkan aplikasi sebesar ini mengalami kecolongan privasi data.

Mungkin kah Facebook benar akan diboikot di Indonesia? Mungkin kah sangsi terhadap Facebook atas pelanggaran privasi data akan berupa denda bukan di block ata memboikot?

Kalau masih bingung kenapa Indonesia ikut memboikot Facebook, karena Indonesia adalah korban yang masuk 10 besar peretasan data setelah US sendiri yang paling banyak dan Filipin di urutan ke dua sebelum Indonesia.

Sanggupkah kalian memboikot Facebook? Bahkan Tumblr yang kemarin diblock aksesnya di Indonesia banyak orang yang resah dan menyayangkan hal ini.

Jika Facebook yang nyatanya menduduki peringkat nomor 1 paling banyak dipakai di Indonesia diboikot? Apakah tidak banyak pihak yang akan merasakan imbasnya? Kita tunggu sajalah, apa keputusan untuk Facebook di Indonesia.

Saya mengharapkan yang terbaik untuk semuanya. 




Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v