Review Jurassic World : Fallen Kingdom, Penuh Aksi dan Ketegangan






Anisa AE - Selamat hari selasa semua. ^^

Hari ini adalah awal postingan saya setelah lamanya libur Lebaran, huhu. Selama libur Lebaran benar-benar saya gunakan untuk me time bareng keluaraga. Seperti berkunjung ke sanak saudara yang jauh dan sudah lama tidak silaturahmi. Jangan tanya foto ya, saking sibuknya, sampai gak sempat foto bareng keluarga. 

Kalau bukan pas Lebaran gini, kapan lagi? Di hari biasa, saya akan sibuk dengan urusan kantor dan lainnnya. Jadi untuk berkunjung ke saudara, waktunya itu yang nggak ada. Bukannya gak mau.

Selain silaturahmi dengan saudara, saya kemarin juga sempat merefresh diri dengan pergi ke bioskop. Ngapain? Nonton, sudah jelas. Ada film Jurrasic World : Fallen Kingdom yang sudah saya nantikan. Film ini adalah squel ke 2 dari film pertamanya.


Sebelum membahas lebih lanjut, saya mau bilang kalau review saya kali ini contains spoiler inside. Namanya juga review, kalau gak kasih bocoran, gak asik. Hehe. Yang gak suka spoiler, bisa diskip then ya.

Film Jurrasic World masilah mengusung tentang tema hewan-hewan purba seperti Dinosaurus, T-Rex dan sejenisnya. Hewan dengan ukuran raksaksa ini memang memiliki daya tarik tersendiri bagi penyuka film. Berlatar belakang pasca rusaknya Jurrasic Park; yaitu tempat yang digunakan untuk melindungi hasil kloningan Dinosaurus.

Setelah Jussic Park rusak, masih ada satu misi yang harus dilakukan oleh pemeran utama dalam film ini. Yaitu Chris Pratt sebagai Owen dan Bryce Dallas sebagai Claire. Mereka ditugaskan untuk menyelamatkan Dinosaurus yang tersisa di Jurrasic Park dari ancaman ledakan gunung merapi. Dengan cara memindahkan ke tempat yang jauh lebih aman, sebisa mungkin dan sebanyak yang bisa diselamatkan.

Baca juga : Sinopsis Film The Gift : Kisah Perjalanan Cinta Penuh Liku Penyandang Tuna Netra


Di sinilah letak konflik film dimulai, di mana akan ada beberapa pihak yang sengaja memanfaatkan momen penyelamatan Dinosaurus demi kepentingan pribadi. Mengubah jalannya tujuan awal penyelamatan, sehingga terjadi pertarungan sengit antara pihak penghianat dan pihak yang bermaksud menyelamatkan seluruh satwa.

Silakan cari tahu siapa pihak yang berhianat di sini, biar seru gak usah dikasih bocoran. Hehe.

Aksi seru dan menegangkan saya rasakan selama menonton Jurrasic World. Masih seperti kebanyakan film yang bertemakan hewan-hewan purba lainnya, banyak terjadi baku hantam antar manusia dan Dinosaurus yang pastinya membuat penonton berdesir ngeri.

Oh ya, film Jurrasic ini ditayangkan dalam I-MAX 3D juga, jika ingin mendapatkan pengalaman yang lebih menegangkan saya sarankan untuk menontonnya di studio I-MAX.

Dalam film Jurrasic ini tidak hanya mempertontonkan aksi hewan yang terlibat konflik dengn manusia. Karena banyak scene yang memperlihatkan kedekatan antara Dinosaurus dan manusia. Dalam film ini kita akan diajarkan bagaimana cara menghargai kehidupan lain (selain sesasama manusia) dan bagaimana kita harus bisa hidup berdampingan dengan hewan purba.





Tak jarang saya terenyuh dengan beberapa scene yang memperlihatkan kedekatan antara Owen dan Blue (salah satu dinosaurus yang dulunya dilatih oleh owen di Jurrasic Park). Blue adalah salah satu Dinosaurus yang memiliki insting dan kecerdasan tinggi. Sehingga bisa merasakan perasaan orang yang dekat dengannya.

Baca juga : Review Avengers Invinity War Film Unexpected Penuh Kejutan


Kedekatan Owen dan Claire juga turut andil membuat film ini jadi penuh romansa. Dengan imbuhan beberapa komedi di dalamnya oleh beberapa tokoh pemeran seperti Justice Smith yang memerankan Franklin Webb, Daniella Pinedda sebagai Zia. Dan ada beberapa tokoh lain diperankan oleh B.D Wong sebagai DR. Henry juga James Cromwell sebagai Benjamin Lockwood.



Pemeran lain yang cukup andil dalam film ini adalah karakter dari Isabella Sermon gadis kecil yang merupakan cucu dari orang yang telah membangun Jurrasic Park. Gadis cilik inilah yang akan membuat ending dari film ini tak terduga. Istilah kerennya, sebuah plot twist ending.
Memang film ini cukup mengejutkan di akhir filmnya, akan tetapi endingnya juga menimbulkan spekulasi jika film Jurrasic World : Fallen Kingdom ini (kemungkinan besar) akan memiliki squel (lagi). Bagi yang sudah menonton film ini, pasti akan beranggapan sama dengan saya. Isn’t it?

So, film genre action dan fiksi ilmiah ini wajib kamu tonton, ratenya 13+ that means aman untuk anak-anak. Hehe. Cocok untuk tontonan keluarga, jika kalian sedang mencari referensi film yang pas.
Sudah dulu untuk review film kali ini. See you soon on next review!




Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v