Pentingnya Ikut Asuransi Kesehatan Ala Keluarga Surya






Anisa AE - Beberapa hari ini saya lagi suka nonton sitkom di YouTube. Salah satu sitkom favorit saya adalah sitkom web series dari Keluarga Surya. Selain menghibur, sitkom ini banyak memberikan pembelajaran bagi saya. Banyak hal baru yang saya pelajari dari menonton ke-5 episodenya.

Wah, nggak terasa memang ya. Sitkom yang durasi tayangnya tidak sampai 10 menit ini sudah memiliki 5 episode dengan judul dan tema yang berbeda. Saya mengikuti episodenya dari sekitar dua bulan lalu, lebih tepatya pas masih bulan Ramadan, hehe.

Saya sudah jatuh cinta dengan alur cerita web series keluarga harmonis ini. Di setiap cerita selalu memberikan judul dan tema yang berbeda. Pemerannya masih tetap dengan Pak Surya si kepala keluarga, Bu Mentari sebagai istri Pak Surya dan juga kedua anaknya yaitu Fajar dan Cahaya.


Setelah episode ke-4 kemarin yang berjudul Drama Liburan, sekarang sudah dirilis episode ke-5 nya dengan judul “Sayang Anak, Sayang Anak”. Sudah pada nonton, belum? Kalau belum buruan yuk langsung ke channel YouTube Keluarga Surya, karena baru dirilis kemarin, hehe.

Episode ke-5 kali ini bercerita tentang bagaimana cara Pak Surya dan Bu Mentari mendidik anaknya. Seperti pada judul, mendidik anak berarti sayang pada anaknya. Kalau anak kita dididik dengan cara yang benar, akan membuat anak menjadi generasi yang lebih baik di masa depan.


Di episode kali ini, ada sang kakak yaitu Fajar dan adiknya Cahaya yang baru pulang dari sekolah dijemput oleh sang ibu. Nah, setelah sampai di rumah dilanjutkan oleh sang ibu yang bertanya seputar kegiatan yang akan diikuti oleh ke-2 anaknya ketika di sekolah dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

Fajar antusias bercerita pada sang ibu jika dia akan ikut pertandingan bola, lusa. Berbeda dengan sang adik, Cahaya yang terlihat murung. Cahaya juga bercerita pada ibunya, jika akan mengikuti lomba ballerina di sekolahnya. Akan tetapi Cahaya minder, karena tidak pernah tampil di depan umum.

Ibu Mentari menjelaskan pada Cahaya agar tidak minder saat tampil di depan umum. Ibu mentari juga memberikan trik khusus agar Cahaya tidak grogi saat bertatapan dengan banyak orang. Caranya cukup mebuat saya tertawa, akan tetapi boleh juga lah dicoba. 

Ibu Mentari memberikan saran kepada Cahaya, saat tampil di atas panggung, anggaplah para penonton sebagai bubur ayam. Bubur sayam merupakan makanan favorit dari Cahaya, Ibu Mentari pikir, anak itu tidak akan grogi jika yang ada di depannya adalah makanan favoritnya.

Ibu Mentari sendiri adalah seorang blogger, sama seperti saya, hehe. Jadi saya suka banget gambaran dari sosok ibu yang juga seorang blogger tetapi masih bisa membagi pekerjaan nge-blog dan mengurusi keluarga dengan baik. Kalau Pak Surya sendiri seorang pegawai kantoran, entahlah lebih spesifiknya tidak dijelaskaan.


Ketika malam harinya, di episode kali ini, tiba-tiba saja anak pertama Pak Surya, si Fajar sakit perut. Harus bolak-balik ke kamar mandi karena diare. Nah, si ibu dan bapak tentu saja khawatir, apalagi sang anak harus mengikuti pertandingan sepak bola, lusanya.

Sang ibu dan ayah menduga jika Fajar pasti memakan jajanan sembarangan di sekolahnya. Kita tahu sendiri jika jajan sembarangan itu nggak baik, apalagi mengingat kebersihan dan kandungan dari makanan itu. Bisa saja dalam jajajan yang dimakan sudah tercemar oleh bakteri yang bisa menimbulkan penyakit diare.




Pada khasus yang lebih berat, jajanan yang tidak sehat bisa menimbulkan keracunan dan bisa berakibat kematian, lho. Untuk itu, saya juga selalu menerapkan prinsip kepada anak saya, agar tidak jajan sembarangan. Lebih baik bawa bekal dari rumah, karena lebih sehat. Fajar akhirnya diberikan nasihat oleh orangtuanya agar tidak jajan sembarangan, karena tidak baik bagi kesehatan.

Di scene selanjutnya ada adegan yang menunjukkan Cahaya sedang menari ballet dengan tersenyum percaya diri. Ada apa ini? Padahal kan tadi Cahaya sedang murung karena takut dan minder. Ternyata, Pak Surya sudah melakukan trik yang diusulkan oleh sang istri, yaitu meletakkan beberapa mangkuk berisi bubur ayam di depan Cahaya, ketika anak itu latihan ballet. Jadilah Cahaya tersenyum senang dengan lincah menari sambil menatap beberapa mangkuk bubur ayam sebagai penontonnya. Hahaha.

Dari sini kita bisa melihat bagaimana cara Keluagra Surya mendidik anaknya dengan baik, meskipun harus menggunakan cara yang unik. Hehe.

Boleh-boleh saja sih, anak mau jajan di sekolahan. Tapi jangan yang mengandung bayak pengawet dan bahan kimia lainnya. Tapi kalau dipikir juga, anak mana tahu jajanan yang sehat dan yang bernahaya. Asalkan enak, pasti langsung dibeli. Anak saya juga nih, kadang saya suka kecolongan, dia jajan ciki dan minuman berwarna-warni yang menurut saya gak sehat banget.


Untungnya saya selalu siap sedia dalam urusan menjaga kesehatan anak. Salah satunya dengan ikut asuransi kesehatan. Jika bunda sering mantengin Keluarga Surya, pasti sudah tidak asing dong dengan asuransi kesehatan Sun Life. Apalagi di episode yang lalu ada yang bercerita tentang orang yang wakaf dari asuransi kesehatan, wah benar-benar menginspirasi.

Dengan ikut asuransi kesehatan bukan berarti kita berdoa agar sakit lho, ya. Banyak yang berpikiran ciut menganggap jika mengikuti asuransi kesehatan sama halnya berdoa supaya sakit. Padahal kita sedang mempersiapkan, jika saja sewaktu-waktu ada anggota keluarga yang sakit, sedangkan kita dalam keadaan mendesak dan tidak mempunyai dana cukup untuk ke rumah sakit, asuransi kesehatan adalah jalan yang bisa diandalkan.

Salah satu asuransi kesehatan yang terpercaya adalah Sun Life. Di web series Keluarga Surya, kita sudah bisa mengenal apa itu Sun Life. Karena, di sitkom web series ini telah dijelaskan tentang Sun Life yang mengajari pentingnya literasi keuangan. Selain terhibur, para orangtua juga dibuat sadar akan pentingnya sejak dini mengatur keuangan secara bijak.

Sun Life sendiri adalah perusahaan asuransi internasional dari Canada yang sudah terkemuka. Perusahaan yang menyediakan layanan jasa asuransi dan juga pengelolaan aset kekayaan. Perusahaan Sun Life sudah memiliki 102 kantor pemasaraan konvensional, 58 kantor pemasaran syariah dan telah tersebar di 72 kota. Sehingga memudahkan para nasabah yang akan berkonsultasi langsung. Sun Life mempunyai visi yang bertujuan membantu masyarakat memiliki kehidupan Finansial yang mapan dan hidp sehat.

Setelah menonton keseluruhan sitkom ini, pastinya kita semua akan sadar betapa pentingnya ikut asuransi. Bukan hanya asuransi kesehatan, untuk pendidikan anak juga tak kalah pentingnya ikut diasuransikan, untuk menjamin masa depan anak agar bisa bersekolah sampai jenjang perguruan tinggi.


Untuk para orangtua yang belum menonton sitkom web series Keluarga Surya by Sun Life buruan tonton sekarang yuk. Eh, untuk yang masih single juga bisa nonton lho, karena sama-sama bisa memberikan pelajaran berharga tentang arti memenajemen keuangan. ^^

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v