10 Tips Agar Balita Aman Bermain di Rumah








Anisa AE - Saat balita sudah mulai aktif melakukukan berbagai gerakan-gerakan yang lincah, kita sebagai orang tua pasti akan sangat senang. Apalagi jika balita sudah bisa merangkak, berbicara bahkan jika sudah mulai berdiri. Balita yang sudah bisa merangkak, keamanannya harus ditingkatkan lagi. Pasalnya, saat sudah bisa merangkak ia akan mengambil barang apa saja yang menurutnya menarik. Sebagian besar waktunya digunakan untuk bermain terutama di dalam rumah. Kita sebagai orang tua harus selalu mengawasinya dan jangan ditinggal sendirian.

Merangkak merupakan hal yang paling disukai balita sembari menjelahi setiap ruangan yang ada di rumah. Balita biasanya akan mengelilingi setiap bagian rumah sambil. Juga mulai menjilat, memegang bahkan memakan apa saja yang menurutnya menarik. Untuk itu pengawasan orang tua sangat penting dalam mengamati tumbuh kembang si kecil. Berikut ini 10 tips agar rumah aman untuk balita :

1. Jauhkan dari stop kontak
Daerah yang merupakan kawasan yang memiliki tegangan listrik harus dijauhi oleh balita karena sangat berbahaya. Jauhkan stop kontak dari jangkauan balita. Sembunyikan stop kontak di daerah yang jauh atau tidak bisa dijangkau olehnya. Tempat yang aman untuk menyembunyikan stop kontak yaitu dibelakang sofa, belakang lemari, dan juga tempat tidur. Ada juga cara lain untuk menyembunyikan stop kontak yaitu dengan memasangkan pembungkus stop kontak. Jadi dengan begini, walaupun balita menyentuhnya tidak akan berbahaya karena hanya menyentuh pembungkusnya saja. Namun, walaupun tidak berbahaya, kita harus tetap selalu mengawasinya.

Sumber Google


2. Bersihkan percikan air di lantai
Di daerah rumah terdapat beberapa area yang sering ada percikan air. Bersihkan secara berkala area tersebut jika kemungkinan balita akan merangkak ke daerah tersebut. Biasanya saat kita selesai dari kamar mandi, akan ada percikan air yang terbawa. Pastikan selalu menyediakan karpet di depan pintu kamar mandi, jadi setelah keluar dari kamar mandi kita dapat langsung mengelap kaki sampai kering. Dengan begitu kemungkinan menjadi kecil untuk balita terpeleset. Jika rumah kita memakai lantai keramik, sebaiknya lapisi juga dengan karpet anti selip untuk mencegah balita terpeleset saat sedang bermain.

Sumber Google


3. Halangi balita menuju dapur
Di dapur terdapat banyak alat-alat memasak yang dapat sangat berbahaya untuk balita. Letakkan pisau di daerah yang sulit dijangkau atau letakkan pada daerah yang tinggi. Jauhkan juga pada alat-alat seperti gelas dan piring yang terbuat dari kaca. Selain itu, yang terpenting ialah kompor. Kompor sangat berbahaya bagi keselamatan balita, baik itu menggunakan kompor dari minyak maupun gas. Apalagi gas dari kompor yang tidak ditutup dengan rapat lalu dihirup oleh balita bisa menyebabkan keracunan. 

Selain kompor, hindari balita dari bahan atau alat-alat yang masih dalam keadaan panas. Sudah banyak kejadian balita yang tanpa sengaja terkena air panas akibat kelalaian orang tuanya. Untuk mencegah hal-hal yang tidak memungkinkan sebaiknya buat pagar agar balita tidak dapat menuju dapur.

Sumber Google


4. Sembunyikan barang yang mudah pecah
Nah, ini yang bikin kita was-was. Apalagi jika sudah bunyi barang pecah saat anak kita sedang asyik merangkak. Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya kita harus menjauhkan barang-barang yang mudah pecah. Barang-barang yang mudah pecah seperti vas bunga, kaca, foto, guci, dan pajangan sebaiknya diamankan terlebih dahulu sebelum balita melakukan aktivitasnya. 

Selain itu juga ada piring dan gelas yang biasanya mudah dijangkau balita kita. Letakkan barang-barang yang mudah pecah pada area yang sulit dijaungkau atau di tempat yang tinggi. Jika memungkinkan letakkan barang-barang tersebut di dalam suatu ruangan yang sudah tidak terpakai seperti gudang.


 
5. Pagari area tertentu
Bagi orang tua yang mempunyai rumah tingkat, sebaiknya memagari tangga. Pagari tangga agar balita tidak dapat merangkak ke lantai atas maupun turun ke lantai bawah. Mungkin cara yang satu ini terlihat berlebihan, tapi jika melakukan ini, kita akan merasa lebih tenang. Dengan begitu balita akan tetap berada di dalam rumah tanpa perlu khawatir terjatuh. Bahaya bukan jika balita jatuh dari tangga? Jadi, kita sebagai orang tua harus berhati-hati walaupun tindakan kita dianggap orang lain berlebihan. Tapi demi keselamatan anak kita, sudah pasti kita sebagai orang tua harus selalu waspada.



6. Jauhkan balita dari produk kebersihan
Tips yang keenam ini juga tidak kalah penting dari beberapa tips di atas. Jauhkan balita dari berbagai produk permbersih seperti detergen, sampo, sabun, dan alat pembersih lainnya. Pada usia balita sudah mulai aktif, ia akan memakan apa saja yang dilihatnya tanpa tahu itu berbahaya atau tidak. Bahkan juga ada balita yang sering memakan hewan seperti semut ataupun kecoa. Nah, jika balita kita memakan detergen sudah pasti akan berbahaya sekali kan? Jadi jauhkan dari jangkauannya. Jauhkan juga produk pembersih yang berbentuk cairan, jika terkena matanya juga bisa bahaya. Apalagi jika balita meminumnya, tidak bisa bayangkan apa yang akan terjadi.



7. Selalu ganti pembuangan sampah
Gunakan tempat pembuangan sampah yang menggunakan penutup yang sulit untuk dibuka oleh anak kecil. Jika perlu selalu bersihkan tempat sampah serta jauhkan saat balita sudah mulai melakukan aktivitasnya. Pakailah tempat sampah yang menggunakan penutup yang aman agar tidak diaduk-aduk oleh si kecil. Horror bukan, jika balita kita memakan sampah. Jadi pastikan tempat sampah selalu bersih dan letakkan pada tempat yang aman.

Sumber Google


8. Jangan menggunakan taplak meja
Taplak meja membuat meja menjadi lebih cantik. Warna taplak meja juga beragam-ragam sehingga akan membuat meja kita terlihat lebih bersih. Tapi jika sudah memiliki balita yang aktif bergerak, sebaiknya jangan menggunakan taplak meja. Balita akan menarik taplak meja tersebut. Jika diatas meja tidak ada barang-barang maka kita tidak perlu khawatir, namun jika di atas meja ada vas bunga atau foto? Sudah pasti akan pecah dan melukai balita kita.






9. Letakkan televisi dengan pengamanan yang kokoh
Tidak hanya vas bunga maupun foto saja yang akan dijangkau oleh anak kita. Televisi juga bisa dijangkau lalu dijatuhkan oleh si kecil. Walaupun badannya yang kecil, kita tidak boleh meremehkan kekuatannya. Jika televisi kita jatuh dan pecah sudah pasti akan rusak bukan? Kita jadi harus membeli televisi baru. Tapi, di balik itu semua yang terpenting adalah balita kita yang pastinya akan terluka. Selain televisi yang bisa jatuh, balita juga bisa tersengat listriknya lho.


10. Amankan sudut meja yang tajam
Sudut siku yang ada pada meja, kursi, laci maupun barang lainnya yang memiliki sudut yang tajam perlu diamankan. Sudut siku yang tajam akan membahayakan kepala si kecil jika terbentur. Selain bisa membuat kepala balita berdarah yang tergores juga bisa membuat kepala si kecil menjadi lebam akibat menabrak sudut meja tersebut. Sekarang ini sudah banyak produk yang menjual berbagai safety corner, jadi dengan begitu balita akan lebih aman dan kita orang tua tidak perlu khawatir jika si kecil terbentur.



Salah satu produk yang bisa digunakan untuk megantisipasi agar balita tidak sampai terbentur meja ataupun sudut meja yang tajam adalah dengan menggunakan Mombella Safety Edge Corner Cushion Guard. Merupakan produk pengaman tepi meja dan sudut meja dari Mooimom.

Mombella Safety Edge Corner Cushion Guard berbahan dasar cushion yang elastis, lembut, tahan api dan yang terpenting tidak beracun sehingga aman untuk balita di rumah. Produk ini diklaim tidak beracun seperti produk lain yang biasanya berbahan dasar plastik, dikarenakan Mombella Safety Edge Corner Cushion Guard tidak mengandung BPA, Phatalate, logam berat, Lateks ataupun bahan kimia lain yang berbahaya.



Ukuran dari Mombella Safety Edge Corner Cushion Guard juga panjang, bisa disesuaikan dengan ukuran meja di rumah. Apalagi pemasangannya juga mudah, cukup menggunakan double tip. Dilengkapi juga dengan safety corner untuk melindungi ujung meja yang tajam. Satu lagi yang sangat saya suka dari produk ini adalah bisa dicuci jika sudah tidak dibutuhkan, lho.

Untuk varian warna Mombella Safety Edge Corner Cushion Guard ada 4 varian warna yang bisa disesuaikan dengan warna meja di rumah. Kebetulan di rumah saya semua furniturenya punya warna coklat, jadi saya pilih yang warna coklat biar serasi, hehe.

Untuk produk Mooimom yang lain, bisa dicek di FB Mooimom, Instagram Mooimom, dan juga youtube dari Mooimom.

Semoga tips di atas bisa membantu para orang tua agar tidak khawatir lagi saat si kecil aktif bermain di sekitar rumah. Karena bisa saja anak terjatuh atau terbentur saat sedang bermain, dengan menggunakan pelindung pinggiran meja dan ujungnya, maka anak tidak sampai terluka ketika terbentur. ^^

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v



18 comments:

  1. nomer 1 dan 4 itu penting banget
    kadang mereka suka banget klo mainan stop kontak dan barang pecah belah

    ReplyDelete
  2. Dulu ponakan saya suka narik taplak meja, heheheh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak saya waktu kecil juga kayak gitu mba :)) hehe

      Delete
  3. Aku belum pakai taplak meja nih mbaa .. gatel sih mau taplakin meja hihi. Tapi adik masih rusuh

    ReplyDelete
  4. selain 10 tips di atas, kalau merawat balita emang ga gampang yaa mba.. butuh kesabaran ekstra wkk, dulu pernah pengalaman pas ngrawat adek yg masih balita

    ReplyDelete
  5. sebagai orang yang rumahnya tetep dibaby proof sampe gede karena hobi kejedot (yha, malu kaaan) tips tips dan rekomendasi cushion guardnya bermanfaat banget mbakkk... thank youuu hehehhe

    kadang ponakanku tak bentengin pake bantal segede2 gaban sih kalo lagi main. Ya ngga apa-apa deh makan bantal yang penting aman buat dia hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi. Pasti berasa banget pas kejedot, apalagi sering.

      Delete
  6. Anak kecil itu semakin dilarang dia semakin penasaran ya, Mbak. Hihihi... Ponakan saya lagi senang-senangnya narik tipi. Suka kaget saya waktu jaga dia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sudah didekat TV harus selalu dipantau ya mbak:))

      Delete
  7. memang punya balita itu kudu ekstra hati-hati ya mbak. Tapi seruuuu.. hehe.

    ReplyDelete
  8. no 10 tu penting banget kak.. aku sendiri waktu kecil pernah ke jedot sudut kursi dan lukanya sampek sekarang masih membekas, lari-lari karena di suruh tidur siang, eh malah kejedot.. kualat paling ya.. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha saya juga kayak gitu waktu kecil. Sekarang sudah besar jadi menyesal karena dulu jarang tidur siang, sekarang mau tidur siang tapi tugas menumpuk :) heheh

      Delete
  9. Wah, makasih banget tipsnya Mbak. Sebagai calon ibu yg LG nunggu waktu Dede lahir, aku blm berpengalaman nih soalnya

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.