6 Tips Penting Memilih dan Merawat Botol Susu Bayi












Anisa AE - Botol susu dan dot adalah suatu barang yang wajib bagi ibu yang memounya bayi. Meskipun bayi masih dalam fase full asi, tetap saja perlu menyiapkan dot dan botol untuk digunakan saat bayi sudah tidak minum asi.

Nah, kebanyakan ibu menyepelekan hal penting sebelum membeli botol dan dot untuk bayi. Padahal ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum ibu membeli. Karena ini diperuntukkan untuk seorang bayi yang nyatanya memiliki immune yang masih sangat rentan.

Semua hal benda yang bersentuhan dengan bayi harus dipastikan kemanannya. Apalagi botol dan dot yang digunakan bayi untuk minum. Jangan sampai karena keteledoran ibu, bayi Anda yang akan terkena dampaknya.

Nah, berikut ini saya akan berbagi beberapa tips penting dalam memilih botol dan dot untuk bayi.

1. Pilih Botol Susu yang Aman
Nah, salah satu hal penting yang wajib diperhatikan sebelum membeli botol susu adalah bahan yang digunakan. Ada beberapa bahan yang digunakan untuk membuat botol bayi. Ada yang terbuat dari plastik, kaca, silicon, stainless steel.

Biasanya yang banyak dijual di toko peralatan baby adalah botol yang berbahan plastik bening. Disamping harganya yang terjangkau, sepertinya banyak yang belum tahu jika bahan botol bayi itu ada banyak. Tapi karena seringnya lihat di toko baby itu botol plastik, jadi banyak orang tua yang memilih botol plastik secara umum.





Termasuk saya nih, saya tuh baru tahu juga kalau ada botol susu untuk bayi yang menggunakan silikon, akan tetapi harganya tentu lebih mahal dari botol susu plastik. Ya, hal ini dikarenakan botol bahan silikon jarang dijual, karena kualitasnya yang premium.

Kalau beli botol dari bahan plastik juga harus teliti untuk menghindari plastik berbahaya. Pilihlah botol susu dengan bahan plastik yang sudah berlabel BPA free. Hindari juga membeli botol bahan plastik dengan nomor 7 karena sudah diklaim banyak mengandung BPA. Pilih botol plastik dengan nomor 2 atau 5 yang sudah diklaim bebas BPA.

Sedikit tips untuk orang tua yang hendak membeli botol bayi. Apabila botol tersebut menggunakan bahan plastik, pilihlan plastik yang agak buram. Biasanya botol plastik yang agak buram terbuat dari bahan yang terbebas dari BPA.








2. Pilih Bentuk yang Sesuai
Selain menentukan bahan yang digunakan botol bayi. Para orang tua juga harus memperhatikan bentuk botol yang sesuai untuk si bayi. Ada berbagai bentuk dan macam botol bayi. Ada yang panjang seperti biasa, ada juga yang berbentuk lengkung dan ada pegangannya.

Untuk ukuran juga ada yang kecil dan ada yang besar. Kalau untuk balita, saya sarankan untuk membeli yang ukuran kecil. Hal ini untuk memudahkan bayi dalam memegangnya. Kalau ukuran melebihi kemampuan bayi dalam memegang, hal itu akan menyulitkan si bayi nantinya.

Baca Juga : 20 Bawaan Bayi yang Normal Dialami Ibu Hamil

Kalau saya sih suka bentuk yang simple gitu, gak neko-neko, karena anak saya Michan juga lebih suka botol yang biasa saja, asal dia gampang megangnya. Biasanya malah anak saya lebih suka minum susu dari gelasnya langsung, daripada dari botol. Nggak tahu gimana anak ketiga saya nanti, namanya anak kan beda-beda, hehe. Yang penting harus dipersiapkan sejak dini kebutuhannya, termasuk botol susu nih.





3. Lebih Baik Botol Bayi Polos
Nah ini juga patut dipertimbangkan. Sekarang banyak yang jual botol bayi berbahan plastik dengan banyak motif. Ada yang bunga-bunga gitu atau gambar karakter yang lucu-lucu. Tapi di sini yang terpenting bukan kelucuan dari si botol.

Yang diutamakan adalah kemanan dari botol tersebut saat digunakan bayi. Biasanya gambar motif pada botol bayi, lama kelamaan akan memudar, nah hal ini yang cukup saya khawatirkan. Jika gambar tersebut pudar dan menempel pada susu si bayi, kan itu cukup merisaukan. Takutnya bahaya untuk kesehatan si bayi. Lebih baik pilih botol susu yang polos, tapi aman bagi bayi.

4. Botol Bayi Dengan Regulator
Mungkin ini bisa jadi pertimbangan juga buat yang mau beli botol bayi. Zaman mulai berkembang, inovasi juga semakin canggih. Sekarang botol bayi sudah ada yang dilengkai dengan regulator lho. Hal ini bisa membantu agar si bayi tidak mudah tersedak saat meminum susu dari botol.

Buat para orang tua yang suka ninggalin anaknya minum susu sendiri, boleh dicoba beli botol susu yang ada regulatornya. Jadi tetap aman dan tidak khawatir bayi tersedak susu saat ditinggal. Apalagi para ibu yang tidak hanya mengurus bayi, tetapi juga harus mengurus pekerjaan rumah lainnya.

5. Beli Botol Sesuai Usia
Nah, ini adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam membeli botol bayi. Semua keperluan bayi, biasanya memang sudah dilabeli dengan anjuran usianya. Termasuk juga untuk botol bayi, semua sudah ada anjuran usianya.





Jika orang tua bingung menentukan ukuran botol bayi yang pas, bisa lihat label di kemasan botol. Bisanya sudah tertera, botol untuk baby new born sampai balita. Jika sudah sesuai usia, maka tak perlu khawatir dengan ukurannya, pastilah sudah sesuai. Jadi kalau beli botol harus perhatikan label kemasan bayi yaa, supaya tahu anjuran yang sesuai.

6. Merk Botol
Ini sih option terserah dari para orang tua, atau sesukannya lah mau beli merk apa. Karena soal merk botol bayi, di pasaran ada banyak banget pilihannya. Dan satu orang tua dengan orang tua lainnya, pasti punya merk pilihan masing-masing. Namnya hati, siapa yang bisa maksian, hehe.

Tapi saya menyarankan, pilihlah merk botol yang memang sudah terpercaya. Pilih merk botol yang sudah terbukti kualitasnya. Bukan hanya dari segi ketenaran merk, tapi kualitas dan keawetan dari botol tersebut. Ini sih namanya orang tua yang ngirit, eits lebih tepatnya hemat. Kan gak mungkin baru beli botol satu minggu yang lali, gak taunya sudah pecah. Apalagi harga botol bayi nggak bisa dibilang murah juga.

Baca Juga : 10 Tips Memilih Baju Hamil yang Nyaman dan Modis

Kalau perlu pilih botol yang harganya memang mahal, tetapi awet saat dipakai. Keluar uangnya jadi nggak banyak-banyak amat kan. Karena kebutuhan bayi nggak hanya botol, masih harus sedia clody atau diapers, MPASI, peralatan mandi dan banyak lagi lainnya.





Terlepas dari semua tips yang telah saya bagikan di atas, saya percaya jika para orang tua pasti tahu yang terbaik untuk anaknya. Buat anak jangan macam-macam hehe. Namun, bagi sebagian orang tua yang belum paham kriteria memilih botol bayi yang bagus, saya harap artikel ini bisa membantu.

Baca Juga : 5 Tips Agar Suksus Menjadi Pejuang ASI

Nah, salah satu hal yang terakhir yang ingin saya sampaikan kepada para orangtua. Mungkin banyak yang salah kaprah tentang hal ini, sama dengan saya. Yaitu perihal merawat dan membersihkan botol bayi.

Dulunya saya beranggapan jika botol bayi yang telah dicuci, harus direbus atau direndam dengan air mendidih agar kuman dan bakteri ikut mati terkena air panas. Tapi hal ini ternyata SALAH. Malah merebus botol bayi bisa menyebabkan penguraian BPA (perhatikan botol yang dibeli) atau bahan kimia berbahaya dari botol, jika botol tersebut terbuat dari plastik yang kebanyakan mengandung Polikarbonat.

Penguraian BPA botol ini nantinya bisa berbahaya jika bercampur dengan susu yang diminum oleh bayi. Nah, cara yang benar dalam membersihkan botol bayi adalah dengan mencucinya menggunakan air hangat, bukan panas. Lalu gunakan cairan pencuci botol khusus bayi dan gunakan sikat botol bayi agar lebih bersih. Air hangatnya pun dianjurkan dengan air mineral, karena keadaan berbeda pada tiap air keran.



Michan sekarang punya mainan baru. Ups. Bukan mainan sih, itu botol susu bayi buat calon debay. Eh ndilalah Michan antusias banget sama dot ini. Gimana gak antusias coba, desainnya itu lembut banget. Terbuat dari silicon food grade yang bebas racun dan menyesuaikan dengan umur bayi. Saya pilih untuk di atas 3 bulan, karena yakin di bawah umur itu masih bisa menyusui dengan baik. Perbedaannya ada pada lubang di dot. Dotnya dibuat mirip dengan puting susu, ada dua lubang udara pada dot dengan sistem anti kolik. Michan gak mau melepas botolnya, setelah saya lihat sih, emang teksturnya lembut yang bikin mudah dipegang. Bisa dimasukkan ke mesin steril juga, kecuali tutup botolnya. Nyucinya juga gampang karena ruang botolnya luas. Wah, sepertinya harus disimpan dulu deh sampai debay lahir, biar gak dimainin kakaknya terus. Hihihi. Nah produk ini dari @mooimom.id lho. Yakin gak pingin juga? #olababy #mooimom #mooimomindonesia #mymooimom #botolbayi #botolsusubayi #anisae #dotbayi #dotbayiaman
A post shared by Me and family (@anisa.ae) on

Sedangkan untuk proses steril botol, kita bisa menggunakan panci kukus yang ada sarangannya buat menanak nasi. Jadi, botolnya dikukus, bukan dimasukkan dalam air menidih (jika belum punya alat khusus). Saat mengeringkannya pun secara alami.

Ternyata selama ini saya salah kaprah, mungkin beberapa orang tua lainnya juga mengalami hal seperti saya. Semoga adanya artikel ini bisa menambah wawasan berguna bagi semua para orang tua. ^^

Michan sekarang punya mainan baru. Ups. Bukan mainan sih, itu botol susu bayi buat calon debay. Eh ndilalah Michan antusias banget sama dot ini. Gimana gak antusias coba, desainnya itu lembut banget. Terbuat dari silicon food grade yang bebas racun dan menyesuaikan dengan umur bayi. 

Saya pilih untuk di atas 3 bulan, karena yakin di bawah umur itu masih bisa menyusui dengan baik. Perbedaannya ada pada lubang di dot. Dotnya dibuat mirip dengan puting susu, ada dua lubang udara pada dot dengan sistem anti kolik. 

Michan gak mau melepas botolnya, setelah saya lihat sih, emang teksturnya lembut yang bikin mudah dipegang. Bisa dimasukkan ke mesin steril juga, kecuali tutup botolnya. Nyucinya juga gampang karena ruang botolnya luas. 


Wah, sepertinya harus disimpan dulu deh sampai debay lahir, biar gak dimainin kakaknya terus. Hihihi. Nah produk ini dari Mooimom lho dengan merk Ola Baby. Untuk produk yang lain bisa kepoin IG Mooimom, FP Mooimom, dan juga Youtubenya. Yakin gak pingin juga? 

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v





12 comments:

  1. Botol bayinya lucu, anakku udah 4 tahun... sebenarnya masih ngedot sih... tapi ini tahap menyapih ngedot

    ReplyDelete
  2. memilih botol susu buat sebagian busui bisa jadi drama, karena gak cocok sama anaknya.. wl gak ngalamin tapi suka kasian sama temen yang harus berkali-kali beli botol susu bayi dr yang murce sampe yang mahal dan gak ada yang cocok juga..

    thanks mbak nisa, jadi catatan tar kalo punya bayi lagi,,, hihihi

    ReplyDelete
  3. botol polos saja ya mbak yang terekomendasi
    benar memang motif aneh2 di botol membuat bahaya klo terkelupas

    ReplyDelete
  4. Nah iya kalau pilih botol susu bayi sebaiknya yg polos ya Mba? Baru teinspirasi dari tulisan ini, bisa saya bagikan ilmunya ke saudara atau teman.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, bagikan agar semua orang jadi lebih tahu dan paham juga :))

      Delete
  5. thanks for info..salam perkenalan

    ReplyDelete
  6. cuci botol bayi biasanya aku baca di kertas dalam kemasannya dulu, karna kadang beda merk beda cara pencuciannya yah.

    ReplyDelete

Harap tidak meningglkan link hidup. :) Terima kasih.