Zombie Deer Virus










Anisa AE - Sudah tahu belum berita baru mengenai zombie deer virus di Amerika Serikat? Virus ini sangat berbahaya. Karena, virus ini menyerang otak, bisa membuat mayat hidup kembali seperti di film-film barat yang pernah ditayangkan. Namun, virus ini juga ditemukan di tubuh rusa atau daging rusa. Virus ini juga disebut penyakit wasting kronis. Saat ini telah menyebar di kawasan Amerika Serikat. Kemungkinan juga bisa menyebar ke berbagai negara lainnya. Namun, semoga saja tidak, semoga segera teratasi, dan segera mendapat solusi. Kan sangat berbahaya jika sampai menyerang ke manusia.


Penyakit ini pertama kali ditemukan di Colorado pada tahun 1967, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan sejauh waktu itu tidak ada kasus pada manusia yang pernah dilaporkan.

Kata  Mark Zabel, associate director Prion Research Center di Colorado State University memang, protein menular dapat menyebabkan penyakit wasting kronis yang disebut prion tidak mudah berpindah antar spesies. Namun, kata Zabel telah diketahui bahwa protein ini dapat berevolusi untuk menginfeksi spesies lain. Sebagai contohnya, jenis prion yang menyebabkan dengan namanya disebut bovine spongiform encephalopathy atau penyakit gila ditularkan kepada orang-orang karena memakan daging yang terinfeksi. Di Inggris kebanyakan pada tahun 1980-an dan 1990-an menghasilkan beratus-ratus manusia terinfeksi.

Baca juga: VIRAL ! PENGENDARA MOTOR MENGAMUK SAAT DITILANG POLISI

Zabel mengatakan kepada Live Science bahwa, mereka punya banyak alasan untuk mencurigai bahwa penyakit wasting kronis dapat menular ke manusia. Penyakit mungkin masih berevolusi dan mungkin hanya masalah waktu sebelum prion berevolusi menjadi rusa atau rusa yang mampu menginfeksi manusia, lanjutnya.


Namun, baru-baru ini juga para peneliti Kanada mengatakan kekhawatirannya tentang kemungkinan penyakit itu dapat merambah ke manusia. Karena, setelah sebuah penelitian menunjukkan bahwa penyakit itu bisa menyerang Monyet sebab makan daging yang terinfeksi. Menurut The Tyee, sebuah outlet berita Kanada, dari lima Monyet yang diberi makan daging rusa putih yang terinfeksi. Tiga di antaranya dinyatakan positif mengidap penyakit wasting kronis. Menurut Associated Press, ini adalah pertama kalinya penyakit itu ditemukan menyebar ke primata melalui konsumsi daging yang terinfeksi.




Penyakit yang disebabkan Prion Infeksius yaitu ketika mereka mulai melipat secara tidak normal dan memicu salah satu lipatan protein lain yang serupa. Penelitian oleh lab Zabel dan lainnya menunjukkan bahwa protein prion yang menyebabkan penyakit wasting kronis adalah fleksibel yang berarti mereka dapat mengadopsi berbagai bentuk yang relatif mudah, itu keterangan dari Zabel.

Selain itu, menurut Zabel. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa para peneliti dapat secara artifisial/ tidak alami atau buatan guna mengembangkan prion yang menyebabkan penyakit wasting kronis baik dalam tabung percobaan atau model hewan. Sehingga, protein prion yang diubah bisa menyebabkan protein pada manusia mengalami kesalahan lipatan. Kata Zabel, ini menunjukkan bahwa jika prion penyakit wasting kronis berevolusi di alam. Mereka berpotensi melintasi penghalang spesies.

Baca juga: RESOLUSI 2019 UNTUK AE PUBLISHING




Menurut keterangan dari CDC, sekitar 2/3 (dua per tiga) penduduk Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka telah mengonsumsi daging rusa. Namun, haruskah mereka khawatir dan waspada mengenai kemungkinan penyakit wasting kronis yang menyebar ke manusia?

CDC sangat merekomendasikan untuk pemburu bahwa, mereka harus mempertimbangkan agar menguji hasil buruan mereka sebelum memakannya terutama pada rusa. Karena, di daerah di mana penyakit wasting kronis telah ditemukan pada hewan.

Zabel juga sangat setuju dengan rekomendasi CDC. Karena, Zabel juga mencatat bahwa ia makan daging rusa ketika disajikan di restoran.


Zabel mengatakan bahwa, jika dia seorang pemburu maka, pasti dia akan menguji rusa atau hasil buruannya. CDC juga sangat merekomendasikan agar para pemburu tidak menembak ataupun menangani daging rusa dan rusa yang terlihat sakit atau bertingkah  aneh. Namun, sangat penting juga untuk dicatat bahwa, bahkan rusa yang terlihat sehat dapat memiliki penyakit berbahaya ini. Karena, itu dapat memakan waktu bertahun-tahun untuk menunggu gejala muncul.

Saat ini, pemerintah Amerika Serikat tengah memperingatkan warganya akan adanya serangan mayat yang hidup kembali atau zombie. Zombie adalah pemakan otak manusia ini diduga dapat menyerang negeri Paman Sam setiap saat. Karena itu, setiap warga harus bersiap mengahadapi segala kemungkinan buruk yang bisa terjadi.

Menurut Department of Homeland Security yang artinya Departemen Keamanan Amerika Serikat, tindakan pencegahan yang seolah-olah akan menghadapi serangan zombie sangat penting untuk menghadapi kemungkinan adanya bencana nasional. Dalam rangka menyambut National Preparedness Month atau Bulan Kesiapan National, setiap warganya diminta mempersiapkan segala hal yang mungkin terjadi ketika ada bencana.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, kampanye serangan zombie ini diluncurkan agar masyarakat merasa terlibat dengan kampanye pemerintah. Hasilnya, isu zombie ini sudah terbukti cukup efektif.

Dr Ali Khan, direktur Office of Public Health Preparedness and Response di Amerika Serikat juga mengatakan, “Jika Anda secara umum sudah mempersiapkan menghadapi serangan zombie maka, Anda akan siap menghadapi pandemi, gempa bumi, badai, atau serangan teroris.”


Apabila terjadi serangan zombie atau serangan lainnya yang umum seperti halnya bencana alam, CDC menjabarkan beberapa barang yang perlu disiapkan guna bertahan hidup sampai menemukan pengungsian/ tempat berlindung yang aman yaitu meliputi:


1. Satu galon air per orang per hari.
2. Persediaan makanan yang tahan lama untuk dimakan secara teratur.
3. Obat-obatan juga harus ada yang resep maupun nonresep.
4. Peralatan dan perlengkapan seperti pisau, radio bertenaga baterai, lakban, dan lain-lain.
5. Sanitasi dan pembersih yang berupa sabun, tisu, handuk, sanitizer.
6. Pakaian dan perlengkapan tidur seperti pakaian ganti untuk setiap anggota keluarga serta selimut.
7. Dokumen penting seperti salinan SIM, paspor, KTP, akte kelahiran anggota keluarga, kartu                  keluarga, sertifikat rumah, laporan dokumentasi hasil sekolah, dan lain sebagainya.
8. Perlengkapan Pertolongan Pertama (P3K).





CDC juga menyarankan warganya di Amerika Serikat untuk membuat rencana tanggap darurat bersama keluarga, teman, dan orang yang dicintai. Data rencana ini berisi ke mana keluarga akan pergi jika terjadi bencana dan siapa yang akan dihubungi jika ada zombie muncul di depan rumahnya. Atau jika terjadi gempa, banjir, kebakaran, badai, dan keadaan darurat lainnya.

Mengingat Indonesia juga merupakan negara rawan bencana karena berada dalam zona Ring of Fire/ cincin api, tidak ada salahnya ide serupa diterapkan dalam rangka kampanye tanggap bencana di negara ini. Karena, bisa saja virus zombie di Amerika Serikat menyebar ke sini. Bisa juga teror-teror lainnya berupa kuntilanak atau pocong yang notabene merupakan produk lokal.

Tetapi, juga jangan sampai itu semua terjadi di negara Indonesia tercinta ini ya. Semoga Indonesia aman sentosa, sejahtera, dan makmur. Negara dan juga rakyatnya, amin.

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v