Review Film Dua Garis Biru








Anisa AE - Siapa nih yang suka nonton film di bioskop? Hayo angkat tangannya yang tinggi dong hehe. Buat kalian yang suka nonton film pastinya sudah tahu dong film apa saja yang tayang pada bulan Juli ini. Masa belum tahu sih film apa saja yang sedang tayang di bulan Juli ini? Apa masih bingung nih mau nonton film apa di bulan ini? Nah, kalian nggak perlu bingung mau nonton film apa. Karena di bulan Juli ada banyak sekali film Indonesia yang tayang di bioskop kesayangan kalian lho. 


Salah satu film yang bisa kalian tonton bersama dengan keluarga atau orang tersayang adalah Film Dua Garis Biru. Film ini merupakan salah satu film dengan genre romantis yang tayang pada bulan ini. Untuk tanggal tayangnya sendiri adalah  mulai tanggal 11 Juli 2019. Tahu tidak film ini awalnya dianggap merupakan salah satu film yang tidak baik untuk dipertontonkan lho. Pasti kalian bertanya-tanya kenapa? Tapi, sebelum kalian bertanya sebaiknya kalian membaca artikel ini sampai habis dulu deh hehe.


Film ini merupakan film garapan Gina S. Noer. Untuk kepiawaiannya sebagai penulis naskah dan juga sekaligus sutradara dari film Dua Garis Biru ini memang nggak perlu diragukan lagi. Gina sendiri sebenarnya sudah memiliki ide film ini mulai tahun 2008. Namun, ia masih ragu dengan ceritanya tersebut. Hingga pada tahun 2018 ia medapatkan tawaran untuk menjadikan ceritanya sebuah film. Tidak hanya tulisan ceritanya saja yang digunakan. 

Namun, ia juga diberi kesempatan untuk menjadi sutradara di dalam Film Dua Garis Biru. Hal ini juga sudah bisa dilihat dari beberapa film yang sukses berkatnya. Misalkan saja film Ayat-ayat Cinta yang tayang pada tahun 2008, Film Hari untuk Amanda yang tayang pada tahun 2010, Film Posesif yang tayang pada tahun 2017, kemudian juga ada Film Kulari ke Pantai yang tayang pada tahun 2018 serta juga ada Film Keluarga Cemara yang juga tayang pada tahun 2018. Melihat dari pencapainnya, Gina juga sering disebut salah satu penulis naskah terbaik yang ada di tanah air tercinta.

Mengenai film Dua Garis Biru sendiri awal mulanya banyak yang tidak ingin kalau film ini sampai lolos tayang. Hal ini dikarenakan Film Dua Garis Biru ini dianggap film yang menjerumuskan anak bangsa. Padahal film ini merupakan film yang bisa dibilang mengandung pesan yang disampaikan kepada kita semua baik remaja maupun orangtua bahwa pendidikan seks itu sangat penting. Sebaiknya pendidikan seks ini juga sudah diberikan sejak dini. Hal ini dikarenakan untuk menyelamatkan masa depan anak dan juga orangtuanya. Lalu apa yang merupakan problem atau masalahnya di dalam film ini? 






Sebenarnya masalahnya sendiri juga tak jauh berasal dari kehidupan nyata disekeliling kita. Apa sih masalah yang sering terjadi dan bahkan bisa dibilang sudah tidak asing lagi? Yups benar sekali, pernikahan dini. Film ini menceritakan tentang 2 remaja yang masih duduk di bangku SMA. Dara yang diperankan oleh Zara JKT 48 dan Bima yang diperankan oleh Angga Aldi Yunanda, mereka berdua saling jatuh cinta. Bahkan mereka berdua sekolah di sekolahan yang sama, di dalam kelas yang sama. Tak disangka Dara dan Angga yang sedang mabuk asmara saat siang hari bermain berdua di dalam kamar. 


Tanpa memikirkan bagaimana keadaan kedepannya mereka berdua melakukan hubungan yang tak senonoh dan merupakan perbuatan yang terlarang. Hingga ternyata Dara hamil. Dara sendiri tidak mau semua orang mengetahui bahwa dirinya hamil. Ia berusaha untuk menyembunyikan dari semua orang. Hingga suatu saat, saat Dara duduk di pinggir lapangan basket ada sebuah bola yang mengenai kepalanya. Dara langsung dilarikan ke ruang UKS atau Usaha Kesehatan Sekolah. 

Dari situlah semuanya dimulai, semua guru memergoki kehamilan Dara. Selain itu, peristiwa ini juga menggegerkan seluruh warga sekolah. Karena peristiwa ini, kedua orangtua Dara dan Bima dipanggil ke sekolah. Orangtua Dara, Rika (Lulu) dan juga David (Dwi) tak bisa menyembunyikan emosinya ketika mereka mengetahui bahwa Bima yang telah membuat Dara hamil. Berbeda dengan orangtua Bima, Yuni (Cut Mini) dan juga Rudy (Arswendy) meskipun sangat kecewa dengan apa yang telah dilakukan anaknya. Saat dipanggil ke sekolah Yuni hanya bisa tertunduk pasrah dan menangis. Namun, dia tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya yang kemudian dilampiaskan dengan tamparan yang cukup keras. 

Bayangkan saja jika kamu yang menjadi Ibu Bima, pasti juga akan merasakan hal yang sama kan, hal yang dirasakan Yuni?


Setelah mengetahui bahwa Dara dan Bima telah melakukan hal yang dilarang dan sudah melewati batas pacaran, mau tidak mau mereka berdua dinikahkan. Namun, dengan melakukan jalan pernikahan semua masalah masih tidak bisa terselesaikan. Rumah tangga yang baru dibangun oleh 2 remaja yang masih berusia belia ini mengalami berbagai persoalan. Mulai dari tetangga Bima yang mencerminkan seperti dikehidupan nyata yaitu hanya bisa mengomentari dan menyalahkan hidup orang lain tanpa melihat keadaan yang sebenarnya. 

Terlebih lagi ketika orangtua Dara mempunyai rencana untuk menyerahkan bayi yang ada di kandungan Dara kepada orang lain yang dianggap lebih siap untuk mengasuhnya. Meskipun film ini merupakan film drama yang serius. Namun, tidak semua jalan dari cerita ini mencerminkan keseriusan. Bahkan ada beberapa adegan yang bisa membuat cair keadaan di dalam film ini. Karena di dalam beberapa adegan memberikan unsur komedi. Misalkan saja adegan di mana Yuni meluapkan emosinya dengan mengulek sambel dan menyebutkan nama Adam. Selain itu, juga ada adegan kedatangan kakak Bima yang bernama Dewi (Rachel). 



Karena peristiwa yang dialami adiknya ini dia sempat kecewa dengan kebodohan yang adiknya lakukan. Namun, disisi lain dia juga kesal karena ulah adiknya, dia tidak jadi menikah dengan pasangannya. Lalu bagaimana dengan kelanjutan keadaan Dara yang sedang hamil? Apakah dia akan mempertahankan bayi yang ada di dalam kandungannya atau bahkan sebaliknya? Penasaran? Kalian bisa melihat kelanjutan ceritanya di bioskop. Apa sudah ada yang sudah menonton film ini. Share tanggapanmu tentang film ini di kolom komentar ya ^^    

Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Nanti akan langsung saya follback buat yang komentar langsung. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v